::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Hoaks dan Kepribadian Kaum Beriman

Hoaks dan Kepribadian Kaum Beriman

Sesungguhnya iman dan kebohongan ibarat air dan minyak yang tidak akan pernah menyatu dalam pribadi seorang Muslim. Orang yang membuat kebohongan tidak dapat disebut sebagai seorang yang beriman. Dan sebaliknya orang yang beriman bukanlah orang yang suka membuat kebohongan. 
Hoaks dan Kepribadian Kaum Beriman
Jumat, 15/12/2017 05:11Khutbah

Hoaks dan Kepribadian Kaum Beriman

Sesungguhnya iman dan kebohongan ibarat air dan minyak yang tidak akan pernah menyatu dalam pribadi seorang Muslim. Orang yang membuat kebohongan tidak dapat disebut sebagai seorang yang beriman. Dan sebaliknya orang yang beriman bukanlah orang yang suka membuat kebohongan. 
Berpotensi Masalah, Kiai di Subang Dorong Revisi UU Wakaf
Kamis, 14/12/2017 13:01Daerah

Berpotensi Masalah, Kiai di Subang Dorong Revisi UU Wakaf

Karena walaupun regulasi tentang wakaf sudah disahkan oleh DPR namun praktik di lapangan masih banyak terjadi kasus gugatan wakaf dan gugatan tersebut dimenangkan oleh ahli waris wakif.
Pemimpin Muslim Dunia Serukan Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina
Kamis, 14/12/2017 10:45Internasional

Pemimpin Muslim Dunia Serukan Akui Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Turut berpartisipasi dalam forum internasional tersebut antara lain Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Presiden Iran Hassan Rouhani, dan Raja Yordania Abdullah, sekutu dekat AS. Mereka semua mengkritik sikap yang diambil Trump. 
Terkini
Kepiawaian Gus Dur Menulis Obituari Tokoh

Kepiawaian Gus Dur Menulis Obituari Tokoh

"Kalau dalam istilah santri, ibaratnya Gus Dur itu memunculkan wali. Ia mampu mengenalkan seorang tokoh yang tadinya tidak banyak dikenal, menjadi lebih terkenal," kata Ketua PBNU KH Imam Aziz.