Sabtu, 25 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Warta 
NU Brebes Dukung SKB Ahmadiyah
Rabu, 11/06/2008 06:28
Brebes, NU Online
Rais Suriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, KH Mas Mansur Tarsudi, mendukung diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang penghentian segala aktivitas keagamaan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI).  Menurutnya, langkah pemerintah menerbitkan SKB itu sudah tepat.

Namun, upaya penghentian aktivitas keagamaan JAI itu harus dilakukan bertahap. Sehingga, pada akhirnya, Ahmadiyah benar-benar dapat dibubarkan. SKB itu, katanya, adalah tenggat waktu bagi para pengikutnya untuk kembali ke jalan yang benar.

“Sangat tepat langkah pemerintah menerbitkan SKB yang tidak langsung membubarkan Ahmadiyah,” ungkap Kiai Mas Mansyur di kediamannya di kawasan Pondok Pesantren Al-Falah, Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Selasa (10/6). Demikian dilaporkan Kontributor NU Online, Wasdiun.

Menurutnya, dalam NU prinsip tenggang rasa. Sehingga, warga NU tetaplah harus menghormati kelompok lain meski berbeda pandangan. “Di NU, meskipun orang tersebut dalam kesehariannya tidak salat, misalnya, tapi, saat mati, kita (bacakan) tahlil dan talkin sebagai pengingat dan penghormatan sesama muslim,” jelasnya.

Terkait tuntutan sebagaian kalangan yang meminta Front Pembela Islam (FPI) juga turut dibubarkan, menurutnya, hal itu tidak akan menyelesaikan masalah. Tindakan kekerasan FPI selama ini, tak dapat dihentikan dengan sekedar pembubaran organisasinya.

Ia berpendapat, oknum-oknum FPI yang kerap bertindak anarkis sebaiknya diberi hukuman setimpal sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Ia pun mengimbau kepada semua pihak, terutama kalangan Nahdliyin, agar tidak saling mencemooh.

“Saatnya kini, kita berada pada posisinya masing-masing untuk memajukan NU dan tidak melangkah dengan kehendaknya sendiri. Kalau jalan sendiri-sendiri, citra NU yang dikorban,” harapnya. (rif)
Komentar(3 komentar)
Rabu, 11/06/2008 16:17
Nama: santri pertanian
KOMEN
yang penting para petinggi NU bisa satu kata dan satu tujuan. Kami rakyat yang di bawah (grass-root) suka bingung...
Rabu, 11/06/2008 09:40
Nama: orang susah
skb dan nasib rakyat
jgn heran di jaman serba susah spt sekarang, banyak orang menjual jargon2 untk mencari uang, mulai dari isu pluralisme, nasionalisme, wawasan kebangsaan, kebebasan dll. Maklum cari kerja jaman sekarang sulit...
Rabu, 11/06/2008 09:19
Nama: matius
skb solusi terbaik
pluralisme, adalah kewajiban menjaga bukan sarana untuk merusak, apalagi merusak kesucian suatu agama.....
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::