Jumat, 28 November 2014
Language :
Find us on:
Warta 
Istighosah Internasional Gaya NU
Kamis, 11/03/2004 00:54

Jakarta, NU Online
Masih banyak yang tersisa dari perhelatan akbar the International Conference Of Islamic Scholars (ICIS) beberapa waktu lalu. Sebuah pemandangan unik dan menarik mengakhiri penutupan acara. Ketika itu, tiga tokoh utama dunia Islam yang sangat dikagumi berjajar membacakan doa. Mereka adalah Prof. Dr.A.Taskhiri (Iran), Dr. Hisyam Kabbani (USA) dan Prof. Dr. Wahbah Zuhaili (Syria).

Peristiwa langka tersebut sontak membuat wartawan bertanya-tanya. “Kami sengaja mengumpulkan tiga tokoh besar yang al-Hamdulillah dapat hadir di forum ICIS. Ini kesempatan emas menyatukan beliau-beliau. Dr. Taskhiri adalah tokoh syiah paling berpengaruh di dunia, di Indonesia juga sangat terkenal, terutama di kalangan habaib. Sedangkan Dr. Kabbani, tokoh sufi terkenal dari Amerika Serikat yang juga banyak penggemarnya baik dari kalangan ulama, profesional serta pengusaha. Sedangkan Dr. Wahbah Zuhaili adalah pemikir dan akademisi yang kitab-kitabnya banyak dibaca para kiai dunia,”demikian dijelaskan Ketua Panitia ICIS HM Rozy Munir, M.Si kepada wartawan.

Ketiga tokoh tersebut adalah pakar di bidangnya masing-masing. Wahbah misalnya, karya fikihnya berjudul Fiqhu al-Islam wa Adillatuhu, sebanyak 12 jilid, saat ini menjadi rujukan utama di pesantren-pesantren Indonesia, bahkan di kampus al-Azhar. Demikian juga Taskhiri dan Kabbani.

“Ketiganya disatukan dalam forum yang terhormat ini untuk membacakan doa bersama secara bergantian. Doa bersama atau istighastah internasional karena diikuti oleh banyak warga bangsa. Hanya saja karena keterbatasan waktu, masing masing hanya berkesempatan tiga menit,”lanjut dosen Fakultas Ekonomi UI itu.

Ditambahkan, ketika ide menyatukan tiga tokoh itu muncul, panitia langsung meminta Sekretaris Panitia Iqbal Sullam, untuk melakukan pendekatan. Kejadian tersebut memang menarik perhatian. Tak luput Wakil Presiden Hamzah Haz menanyakan hal tersebut. Rozy Munir menjawab dengan kalem, “Doa bersama oleh berbagai kiai adalah hal yang lumrah dalam istighosah yang digelar NU tapi kali ini lain, ICIS menampilkan istighosah internasional ala NU dimana yang berdoa adalah kiai-kiai luar negeri. Terlebih Kabbani saat itu membaca doa qunut yang sudah menjadi merek NU,”(RM)

Komentar(2 komentar)
Kamis, 18/03/2004 10:43
Nama: Alfi
Konferensi CSIS
Konferensi CSIS kurang bisa mewlakili dunia islam sebenarnya. Lihat Artikel Jawa Pos Minggu 15 Maret 2004
Kamis, 11/03/2004 02:02
Nama: Mangku Bikri
Yang namanya
Yang namanya NU, ya istighastah, meski sedang konferensi. Benar gak kiai...?
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 269 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefNovember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::