Rabu, 22 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Warta 
Dubes AS Kunjungi Pesantren Tokoh NU Bogor
Senin, 01/06/2009 09:07
Bogor, NU Online
Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Republik Indonesia (RI) Cameron R Hume mengunjungi Pondok Pesantren Ummul Quro al-Islami (UQI) Bogor, Ahad (31/5).

Pesantren UQI terletak di sebuah dusun yang berjarak sekitar 20 KM dari pusat Kota Bogor, yakni di Kampung Banyusuci, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pesantren ini didirikan oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bogor KH Helmi Abdul Mubin, Lc, pada tahun 1993. Saat ini Pesantren UQI memiliki santri putra-putri sekitar 2.500 orang dan merupakan salah satu pesantren di Bogor yang mengalami pertumbuhan cukup pesat.

Pesantren UQI memadukan kurikulum pesantren modern ala Gontor Ponorogo yang menekankan pada penguasaan dwibahasa internasional Inggris dan Arab serta penguasaan kitab kuning (kitab klasik) ala pesantren salafiyyah, dengan masa pendidikan selama 6 tahun.

Kunjungan Dubes AS ke Pesantren UQI, untuk melihat dari dekat kehidupan santri. Selain itu hal tersebut sebagai bentuk dukungan Kedubes AS atas lembaga pendidikan lokal yang memiliki akar kuat di Indonesia itu.

Kedatangan Dubes AS ke pesantren yang terletak di barat Kabupaten Bogor itu, dikemas dalam kegiatan Wisuda Santri Angkatan X, yang dipusatkan di Gedung Britama, komplek Pesantren UQI.

Pengasuh Pesantren UQI KH Helmi Abdul Mubin mengatakan, dalam kesempatan tersebut, pihaknya mewisuda sebanyak 200 santri. Sejak berdiri hingga sekarang, pesantren yang dimpinnnya telah meluluskan ribuan alumni yang berkiprah dalam berbagai bidang.

“Kami terus berusaha mengembangkan kualitas lulusan. Karena itu berbagai kerjasama terus kami rintis, agar setelah menamatkan studi santri memiliki banyak pilihan,” papar pria yang juga adik dari Wakil Rais ‘Am PBNU Prof KH Tholhah Hasan ini.

Saat ini alumni pesantren ini setelah lulus umumnya memilih terjun langsung ke tengah masyarakat sebagai juru dakwah. Sebagian memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi maupun ke pesantren salafiyyah baik di dalam maupun luar negeri.

Rangkaian kunjungan Dubes AS dan wisuda Angkatan X Pesantren UQI, dihadiri sejumlah tokoh. Antara lain Kasubdit Pendidikan Dasar dan Menengah Depag RI Drs Imam Syafi’i, M Pd, Guru Besar Agronomi Fakultas Pertanian (Faperta) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Surjono Hadi Sutjahjo, MS, dan Rektor UIKA Bogor Prof Hutabarat yang menyampaikan orasi ilmiah.

Rbuan wali santri yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air tampak  memadati aula pesantren. Sebagai informasi, para santri UQI berasal dari daerah beragam, mulai Sabang hingga Merauke. (hir)
Komentar(1 komentar)
Senin, 01/06/2009 10:05
Nama: Muhammad Blajar Politik
sejuk
INGAT pak dubes , semua pesantren itu sejuk lo, kecuali ada satu dua yg bukan aliran aswaja (milik NU).....
Pak dubes ke pesantren ini bukan sambil mencari teroris, khan ?
Klik namaku... ada sejarah pesantren
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::