Senin, 22 September 2014
Language :
Find us on:
Warta 
HAUL PENDIRI TAREKAT TIJANIYAH
Peringatan Haul Sesepuh sebagagi Solusi Ruhaniyah
Senin, 27/07/2009 12:01
Brebes, NU Online
Peringatan tahunan atau haul untuk para sesepuh yang telah berpulang ke rahmatullah dengan membaca doa shalawat dan tahlil, serta ditambah tausiyah dari para ulama bisa menjadi solusi rohaniyah. Kegiatan sangat diperlukan oleh masyarakat di zaman sekarang.

“Ulang tahun kematian atau haul, menjadi solusi ruhaniyah bagi kita yang masih hidup,” ujar pengasuh pondok pesantren Darussalam Jatibarang Syeh Sholeh Muhammad Basalamah yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Haul ke-31 Syeh Ali Basalamah di Pemakaman Jatibarang Kidul, Jatibarang Brebes, Jawa Tengah, Ahad (26/7).

Terkadang, lanjut Syeh Sholeh, seorangpun belum tahu siapa sebenarnya yang pandai menentukan pilihan hidup. Syeh Sholeh menyitir Hadits Nabi Muhammad SAW, yang menyatakan hanya ada dua orang yang tergolong pandai.

“Yakni orang yang mampu mengendalikan hawa nafsu dan orang yang selalu berbuat untuk kehidupan akherat,” ujar Syeh Sholeh yang pada tahun 2007 mendapat undangan raja Maroko Malik Muhamad Assades beserta 3000 ulama dari 62 negara itu.

Dalam keterangannya, Syeh Soleh menjelaskan, Haul Syeh Ali Basalamah di hadiri sekitar 20 ribu pengunjung. Terbukti, tenda dengan luas 4 ribu meter persegi tidak mencukupi. Bahkan pengunjung hingga memenuhi jalan dan menumpang di rumah-rumah penduduk.

Dia menjelaskan, Syeh Ali Basalamah meninggal dalam usia 77 tahun. Semasa hidupnya, Syeh Ali Basalamah hanya belajar dan mengajar. Sehingga sampai meninggal memiliki santri hingga ribuan. Beliau merupakan pendiri tarekat Tijaniyah di Brebes.

“Pengikut Atijaniyah se-Indonesia sekitar 1 juta orang. Brebes merupakan sentral Toriqoh Atijaniyah di Jawa Tengah,” paparnya.

Lebih lanjut Syeh Sholeh menjelaskan, sehari menjelang haul, digelar halaqoh tentang Toriqoh Atijaniyah di Ponpes Darussalam. Lebih kurang 400 kiai dan ustadz dari Cirebon, Brebes, Pemalang, Pekalongan dan Purwokerto ikut menghadiri halaqoh tersebut. “Halaqoh digelar sebagai penyegaran dan pemantapan Toriqoh Mutabaroh Atijaniyah,” lanjut Syeh Sholeh.

KH Faozan Adzima dari Probolinggo Jawa Timur saat menyampaikan tausiyahnya dalam peringatan haul ke-31 Syeh Ali Basalamah mengatakan, era modern membawa manusia pada satu titik kegalauan. Berbagai pilihan menghujami manusia di setiap waktu dan diberbagai tempat.

Aneka ragam pilihan itu menghadang siapa saja, termasuk manusia yang beriman. Untuk itu, kita perlu mengikuti jalan yang lurus agar terhindar dari jalan tersesat, sehingga mencapai ke Surga-Nya. “Dalam Kartu Tanda Penduduk Akherat, kita termasuk keturunan orang surga,” ujarnya.

Menurutnya, karena kita keturunan orang yang lahir dari surga, maka kita harus berusaha kembali ke surga. Jalan menuju surga, murah harganya, yakni dengan melakukan amalan sholiha. Tetapi amalan terus harus dijalankan dengan tulus ikhlas dan istiqomah. “Amal yang pasti diterima Allah SWT, diantaranya membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

Sementara Habib Sholeh Bin Ali Al Athos dari Tegal dalam tausiyahnya mengingatkan agar kita berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia. Sehingga kita selalu diberi rahmat oleh-Nya. Menurutnya, ada 3 orang yang tidak mendapatkan rahmat.

Pertama, orang yang durhaka kepada orang tua. Kedua, orang tua yang membiarkan istri dan anak perempuannya bergaul bebas. Ketiga, pemabuk. “Dengan berbagai kesibukan duniawi, kita kadang lalai. Untuk itu, berdzikirlah terus agar kita selalu diberi petunjuk-Nya,” pungkas Habib Sholeh. (was)
Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::