Selasa, 02 September 2014
Language :
Find us on:
Ubudiyah 
Dzikir dan Syair sebelum Shalat Berjama’ah
Selasa, 08/04/2008 06:01
Membaca dzikir dan syair sebelum pelaksanaan shalat berjama'ah, adalah perbuatan yang baik dan dianjurkan. Anjuran ini bisa ditinjau dari beberapa sisi.

Pertama, dari sisi dalil, membaca syair di dalam masjid bukan merupakan sesuatu yang dilarang oleh agama. Pada masa Rasulullah SAW, para sahabat juga membaca syair di masjid. Dalam sebuah hadits:

عَنْ سَعِيْدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ قَالَ مَرَّ عُمَرُ بِحَسَّانِ بْنِ ثاَبِتٍ وَهُوَ يُنْشِدُ فِيْ الْمَسْجِدِ فَلَحَظَ إلَيْهِ فَقَالَ قَدْ أنْشَدْتُ وَفِيْهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْكَ ثُمَّ الْتَفَتَ إلَى أبِي هُرَيْرَةَ فَقَالَ أسَمِعْتَ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ أجِبْ عَنِّيْ اَللّهُمَّ أيَّدْهُ بِرُوْحِ اْلقُدُسِ قَالَ اَللّهُمَّ نَعَمْ
t;

Dari Sa'id bin Musayyab, ia berkata, “Suatu ketika Umar berjalan kemudian bertemu dengan Hassan bin Tsabit yang sedang melantunkan syair di masjid. Umar menegur Hassan, namun Hassan menjawab, ‘aku telah melantunkan syair di masjid yang di dalamnya ada seorang yang lebih mulia darimu.’ Kemudian ia menoleh kepada Abu Hurairah. Hassan melanjutkan perkataannya. ‘Bukankah engkau telah mendengarkan sabda Rasulullah SAW, jawablah pertanyaanku, ya Allah mudah-mudahan Engkau menguatkannya dengan Ruh al-Qudus.’ Abu Hurairah lalu menjawab, ‘Ya Allah, benar (aku telah medengarnya).’ ”
(HR. Abu Dawud [4360] an-Nasa'i [709] dan Ahmad [20928]).

Meogomentari hadits ini, Syaikh Isma’il az-Zain menjelaskan adanya kebolehan melantunkan syair yang berisi puji-pujian, nasihat, pelajaran tata krama dan ilmu yang bermanfaat di dalam masjid. (Irsyadul Mu'minin ila Fadha'ili Dzikri Rabbil 'Alamin, hlm. 16).

Kedua, dari sisi syiar dan penanaman akidah umat. Selain menambah syiar agama, amaliah ini merupakan strategi yang sangat jitu untuk menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat. Karena di dalamnya terkandung beberapa pujian kepada Allah SWT, dzikir dan nasihat.

Ketiga, dari aspek psikologis, lantunan syair yang indah itu dapat menambah semangat dan mengkondisikan suasana. Dalam hal ini, tradisi yang telah berjalan di masyarakat tersebut dapat menjadi semacam warming up (persiapan) sebelum masuk ke tujuan inti, yakni shalat lima waktu.

Manfaat lain adalah, untuk mengobati rasa jemu sembari menunggu waktu shalat jama'ah dilaksanakan. Juga agar para jama'ah tidak membicarakan hal-hal yang tidak perlu ketika menunggu shalat jama'ah dilaksanakan.

Dengan beberapa alasan inilah maka membaca dzikir, nasehat, puji-pujian secara bersama-sama sebelum melaksanakan shalat jama'ah di masjid atau di mushalla adalah amaliah yang baik dan dianjurkan. Namun dengan satu catatan, tidak mengganggu orang yang sedang melaksanakan shalat. Tentu hal tersebut disesuaikan deogan situasi dan kondisi masing-masing masjid dan mushalla masing-masing.

KH Muhyiddin Abdusshomad
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Ketua PCNU Jember
Komentar(10 komentar)
Senin, 31/08/2009 19:20
Nama: ristanto
khusu' apa gak?
ass.
menurut saya syair2 tu untuk mengundang umat muslim berbondong-bondong ke masjid untuk sholat jama'ah,,,itu fakta kehidupan lho,kalau anda konsisten nolak paling anda jarang jama'ah,,,
Syair2 tu gak ganggu orang sholat,,,kalau ganggu kita harus pertanyakan ke khusu'an dia????
emang ada ta orang sholat khusu'??bid'ah dikit gak masalah,skrg zaman akhir gak usah neko2 lah,,(sing penting qt mempunyai guru dan guru yang menuntun kita sampai kita masuk surga)).
Ulama adalah pewaris nabi,,kenapa harus takut,,,
wallohu a'lam
was
Rabu, 12/08/2009 09:44
Nama: Imam Ardhi
hey...
wahai muslimin..
segera lah kalian bertobat jika anda membid'ah kan semua khdupan di zaman skrg ini....

lebih baik hdup mnjadi org gila dari pada org sesat....karna sesungguhnya orang gila belum tentu sesat..sedangkan orang sesat lebih dari gila...
Senin, 20/07/2009 00:58
Nama: ahsan karim
komentar ilmiyah
maaf nimbrung dari yang awam. Ilmu tertinggi yaitu ilmu agama Islam, dan yang disebut ilmu dalam islam adalah perkataan Allah, Perkataan Rasul dan perkataan Sahabat (maaf ini saya kutip dari perkataan ulama, tapi saya lupa siapa, kalau tidak salah Imam Ahmad). Karena itu hendaknya Komentar2 disini didasarkan dalil Yang sahih dari Allah dan Rasulnya. Karena itu pula kalau ada pernyataan atau komentar yang mengemukakan Hadits/Ayat, kalau hendak menanggapi, kritisilah dari segi dalilnya apa sahih atau nggak, apa ada dalil lain yang berkata lain dan bagaimana derajat kesahihannya. Kami sangat membutuhkan ilmu dan tidak butuh dengan pernyatan2 emosional yang tidak didasari ilmu. Kalau tidak bisa membantah atau berkomentar yang bermuatan ilmu yang benar, sebagai tholabul ilmi, marilah kita sama-sama sebagai pendengar dulu sambil mencari ilmu yang lebih benar. Kalau hanya mengikuti emosi, jangan-jangan kita selama ini salah jalan. kan menyesal nanti. Semoga Allah memberi hidayah pada kita.
Sabtu, 04/07/2009 06:44
Nama: Haya Bella
assalamu'alaikum
Hidup itu dinamis, mengalir mengikuti perjalanan waktu. Prilaku seseorang harus disikapi secara proporsional. Apa yang dilakukan kang ahmad itu baik dan mungkin cocok dengan kepribadiannya. semoga amal ibadahnya diterima.
melantunkan syair pujian bukanlah hal yang wajib dan tak ada keharusan melakukannya, itu hanyalah salah satu seni dalam menyampaikan pesan agama yang tentunya hukum yang melekat tergantung pada banyak sisi yang mempengaruhinya.
apa yang disampaikan pak kyai adalah sandaran hukum bagi yang membutuhkannya. Matur suwun pak Yai....



Kamis, 25/06/2009 12:21
Nama: aHMAD
sYAIR
bEGITU datang ke masjid kita trus tahiyatul masjid, sambil menunggu iqomah, kita dzikir yang pelan aja (agar tidak ngganggu yang lain baik sedang sholat ataupun sedang dzikir sirr), saya kira itu lebih utama. Tidak ngganggu orang, terhindar dari riya, dan kita mengamalkan yang jelas-jelas SUNNAH. Yang sunnah aja kita belum tahu diterima apa tidak khan?
Jumat, 19/06/2009 00:17
Nama: Ali hakim
Kita harus brsyukur ya sohib!
Wahai sohib2 q NU kita hrs bnyk nglegowo, blslah smua umpatan dg do'a. Shrsnya kita malah brsyukur, krn saudara kita yg tdk spndapat dg NU sbnrnya ingin skli dn trtarik utk ngaji pd NU tp mrk gk ad ksmpatn. nytanya Mrk mau bk NU ONLINE sbnr mrk trtarik kok? Mrk tngl tunggu wkt aj kok buat mngakui klo NU it bnr.
Senin, 16/03/2009 17:49
Nama: Daldiri
Hobby
Assalamualaikum.

Yang pasti-pasti aja deh dalam beribadah. yang nyata-nyata disunnahkan aja banyak kok nyari yang gak jelas hukumnya.

Buat yang suka teologi ato mantiq ada baiknya untuk mengetahui bagaimana pendapat 4 imam madzhab dalam masalah ilmu kalam.

Kamis, 05/03/2009 10:29
Nama: agus
zikir dan syair sebelum sholat
Kita cari kebenaran jangan saling menyalahkan, kita kembalikan ke Kitabullah dan Sunah Rasulullah. Marilah kita beribadah sesuai dengan tutunanNya. Kalau saya bukannya tidak setuju, tapi kalau ada syair sebelum sholat apakah tidak mengganggu yang sedang sholat sunah atau lingkungan apabila kita pekai pengeras suara, apakah tidak lebih baik kalau kita dzikir sendiri2 dengan tidak mengeluarkan suara ?.
Kamis, 05/02/2009 09:10
Nama: said yogya
intinya ngaku bener sendiri
sebaiknya semua masjid pinggir jalan dipindah ke kampung agar tdk dengar klakson, dan para calo bus krn pujian saja ganggu apalagi suara sirine, klakson, calo penumpang bis. kalo di GKidul Jogja ada solat ied di salah satu jalur jalan didekatnya tempat mangkal angkot dr bbge tujuan, tmasuk ojek, kok solatnya ya nekat disitu sementara terdengar suara calo: Yogya2 .......lo kok ya gak terganggu, kenapa ya kalo dengan Pujian kok terganggu. Memang aneh ya. sy juga nanya ke yg gak suka pujian. takbiran ied itu lagu atau bukan? alunan yg sesuai Rosul itu kayak apa. Muslim Indnesia makin kentara pecahnya ketika takbiran 3 kali takbir diubah 2. Apa krn dalilnya baru ketemu atau memang agar muslim itu bubrah. istilah jawa kenapa WTS waton suloyo. Astagfirulloh
Senin, 02/02/2009 23:26
Nama: Mohammad Arief Rahman wahid
setuju
Masya Allah,,sulit dibayangkan jika setelah adzan kita hanya berdiam diri. alih-alih berdzikir yang ada malah melamun dan teridur. syiar islam sangat terasa dengan adanya puji-pujian sebelum shalat. terutama shalawat nabi. Allahu Akbar, mantapkan niat, mari kita bershalawat
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::