Selasa, 02 September 2014
Language :
Find us on:
Ubudiyah 
MBAH WAHAB NGAJI AQOID (1)
Pengertian Ilmu Aqoid
Senin, 15/10/2012 18:00

Pada kesempatan ini rubrik ubudiyah bermaksud menghadirkan kembali tulisan KH. Abdul Wahab Chasbullah mengenai ilmu aqoid yang pernah dimuat secara bersambung pada majalah ‘Oetusan Nahdlatul Oelama’ pada awal tahun 1928.Hal ini dipandang perlu mengingat ilmu aqoid sebagai salah satu asas dalam memahami Islam secara sempurna –kaffah-, kini mulai jarang disentuh. Bahkan hampir mengalami ‘kepunahan’. Buktinya, jarang sekali kita mendengar istilah aqoid, apalagi ilmu aqoid. Telinga dan mata kita lebih familier dengan istilah aqidah islam, aqidah ahlussunnah atau malahan kalimat pertentangan aqidah. Semuanya kita fahami begitu saja tanpa pikir panjang.

Selanjutnya diterangkan bahwa ilmu aqoid sebagaimana diterangkan dalam kitab Bajuri dan Jam’ul Jawami’ sebagai:

ا„ع„… با„ع‚ائد ا„دŠ†Šة ا„اعت‚ادŠة ا„Š‚Š†Šة ا„…ƒتسب …† اد„ت‡ا ا„شرعŠة

Pengetahuan yang terikat dalam masalah keyakinan keagamaan yang diambil dari dalil-dalil syara’.

Adapun guna mempelajari ilmu aqoid adalah untuk membetulkan dan meneguhkan iman manusia kepada Tuhan Allah Ta’ala. Iman yang benar akan mengesahkan segala amal ibadah seperti shalat, puasa, zakat, haji dan lain-lannya. Dan surga  menjadi pahala balasan di akhirat nanti. Namun, jika iman seseorang tidak dalam posisi yang benar, maka semua amal itu akan sia-sia. Dan di akhirat nanti neraka sebagai ganjarannya.

Melihat posisi dan guna ilmu aqoid yang begitu pentingnya, maka belajar ilmu aqoid hukumnya fardhu ain. Artinya wajib bagi setiap orang yang berakal untuk mempelajarinya .

Ilmu aqoid dinamakan demikian Ilmu aqoid karena pengetahuan ini berisikan satu bundelan (ikatan) mengenai sahnya iman dan Islam yang jumlahnya 50, yang terkenal dengan istilah aqoid seket. Dengan perincian 20 sifat wajib bagi Allah, 20 sifat mustahil bagi Allah, 1 sifat jaiz bagi Allah, 4 sifat wajib bagi Rasul, 4 mustahil bagi Rasul dan 1 sifat jaiz bagi Allah. Semuanya itu terkandung di dalam kalimah La Ilaha Illallah.

Ilmu aqoid juga disebut ilmu ushuluddin, yaitu ilmu mengenai pokoknya agama. Karena itu barang siapapun orangnya beribadah siang malam, tetapi tidak memiliki pengetahuan ilmu ini, maka ibadah itu dianggap tidak sah.

Selain itu, ilmu ini juga disebut dengan ilmu kalam (ilmu bicara), karena siapapun tidak akan dapat memahami ilmu aqoid ini secara benar, apabila belum dibicarakan dengan panjang lebar dan penuh perhatian. Bahkan perlu digaris bawahi bahwa memahami ilmu aqoid ini tidak cukup dengan membaca buku saja tetapi harus melalui seorang guru (digurukan).

Demikian diterangkan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah dalam Majalah Oetusan Nahdlatul Oelama. Adapun mengenai medan pembahasan ilmu aqoid akan diterangkan menyusul. Penulisan kembal ini tentunya disertai perubahan edjaan dan gaya bahasa yang berlaku sekarang untuk mempermudah pemahaman.

 

Sumber: Oetusan Nahdlatul Oelama, No1. Tahun ke.1. (Redaktur: Ulil Hadrawy)

Komentar(10 komentar)
Rabu, 07/11/2012 12:17
Nama: Nugraha
Sudah sering dengar
Assalamualaikum Wr Wb Dulu memang saya pernah di ajari 20 sifat wajib bagi Allah, 20 sifat mustahil bagi Allah tapi menrut saya cuma sedikit saja. Dulu saya juga sering dengar setelah Adzan ada suara tukang Adzan bicara Wujud, Qidam, Baqo dst tapi sekarang tidak lagi. Kenapa bgt ? Dan bisakah anda tampilkan artikel yng lbh lengkap, mendetail sejelas jelasnya tentang Aqoid seket.Karena mnrt saya pribadi hal ini penting untuk di hafalkan, di pahami dan di terapkan. Apakah yang di maksud Ilmu shoting, di dalam Al-Qur'an & Hadis tidak ada kata shoting.Karena menurut saya ilmu shoting sering di salah gunakan untuk melihat untuk menggoyang keteguhan Iman seseorang, menjerumuskan orang lain, melihat aurat perempuan, mencuri nomor PIN bank, mencuri password dsb. Bisakah anda membahasnya lebih lanjut & mendalam ? Waalaikumsalam Wr. Wb
Senin, 05/11/2012 08:55
Nama: Ruswan
Aqaid
Artikel yang bagus. Ada baiknya, NU online bisa menerbitkan dalam buku saku untuk dapat dijadikan pedoman beraqidah kaum Nahdliyin.
Jumat, 02/11/2012 08:43
Nama: Arif Rohman
Terimakasih
Semoga pembahasan ini tidak putus di jalan dan berlangsung secara kafah, jadi pemahamannya juga kafah
Rabu, 31/10/2012 07:59
Nama: ida hidayah
butuh ilmu
saya pernah ngaji ilmu aqoid tapi belum selesai, karena harus melanjutkan pendidikan di luar kota. disini saya belum menemukan tempat ngaji yang pas dengan aqidah saya, NU. semoga melalui website ini saya bisa mendalami ilmu agama saya yg masih dangkal. selalu ditunggu update an nya. makasih :)
Selasa, 30/10/2012 19:16
Nama: arif
nadoman
ingat waktu nadoman di madrasah " ari aqoid na iman eta aya 50 perkara... "
Ahad, 21/10/2012 16:46
Nama: Khoirul
ilmu aqoid
sangat ditunggu dg segera utk di uplod...terima ksh
Sabtu, 20/10/2012 08:50
Nama: Qowi Asgaf
Pemberitahuan
Didaerahku Ada Majelis yg mengkususkan Ilmu Aqoid Ini Ayah saya pun Berguru pada Beliau.
Jumat, 19/10/2012 16:55
Nama: joko
NU & hukum-hukum islam
sangat menarik, saya ingin mengetahui lebih mendalam tentang NU & ajaran-ajaran islam(hukum-hukum islam).harapan saya semoga kedepannya ditampilkan rubrik tersebut. Karena saya baru membuka halaman ini.
Jumat, 19/10/2012 09:35
Nama: Abdullah
Semoga bisa diarsipkan dengan baik
Semoga pembahasan tentang aqoid isi bisa diarsipkan dengan baik secara beurutan sehingga kami orang awam dalam hal ibadha bisa lebih mudah dalam belajar. Saran : semoga bisa diterbitkan seminggu 2 kali hari senin dan kamis
Rabu, 17/10/2012 15:09
Nama: alie
sangat menarik sekali ,saya tunggu lanjutannya..
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::