Rabu, 03 September 2014
Language :
Find us on:
Syariah 
Cara dan Do'a Shalat Istikharah
Kamis, 12/01/2012 17:52

Istikharah menurut Imam Nawawi dalam kitab al-adzkar sangat dianjurkan (sunnah) pada semua perkara yang memiliki beberapa alternatif. Rasulullah dalam sebuah hadits riwayat Jabir Ibn Abdillah ra bersabda:

اذا هم أحد كم بالأمر فليركع ركعتين ثم ليقل: أللهم... (رواه البخاري)  

Jika diantara kalian hendak melakukan perkara/urusan, maka rukuklah (shalatlah) dua rakaat : kemudian berdoa…(HR. Bukhori)

Redaksi dalam hadits tersebut menggunakan kata ‘al-amr’  yang berarti perkara atau urusan yang mengandung makna umum. Meski demikian berbagai perkara wajib tidak perlu di-istikharahi. Sebab kita tidak punya pilihan lain. Yakni yang wajib harus dilakukan dan yang haram harus ditinggalkan. Tidak perlu istikharah apakah akan mengerjakan shalat atau tidak misalnya. Demikian juga dengan mencuri, berzina dan sejenisnya.

Istikharah adalah upaya memohon kepada Allah swt agar memberikan pilihan terbaik kepada kita akan hal-hal yang memang kita punya hak untuk memilih antara mengerjakan dan meninggalkan. Seperti pekerjaan misalnya, kita diperbolehkan bekerja sebagai pedagang, petani, pengusaha dan sebagainya.
Shalat istikharah sangat mudah, yaitu shalat dua rakaat dengan niat istikharah:

أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى

Aku berniat shalat istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala

Rakaat pertama setelah membaca surat al-Fatihah memabaca surat al-Kafirun. Dan rakaat kedua setelah al-Fatihah membaca surat al-Ikhlas. Kemudian setelah salam membaca do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

Setelah shalat istikharah, biasanya di dalam hati timbul rasa tenang dan mantap terhadap salah satu alternative yang ada. Bisa juga hasil istikharah diketahui lewat mimpi, dengan isyarat dan simbol-simbol tertentu. Kalau masih ragu, istikharah dapat diulang dua atau tiga kali. 

Sumber: KH.MA. Sahal Mahfudh. Dialaog Problematika Umat. Surabaya: Khalista & LTN PBNU

Komentar(8 komentar)
Sabtu, 10/11/2012 09:47
Nama: momon
Perawinya siapa
Mohon dijelaskan perawi dari doa tersebut. Jazakumullah
Kamis, 01/11/2012 00:58
Nama: herman
istiqoroh dengan qur'an
Assalamualaikum Dalam pandangan Aswaja, apakah shalat istqoroh menggunakan qur'an itu memang ada dan tidak melanggar syari'at? mohon penjelasanya.. wassalamualaikum
Jumat, 07/09/2012 19:15
Nama: Muhammad Yanuar Indra
Tentang Istikharah bil-Qur'an
Assalaamu'alaikum. Pertama2 sowan saya untuk silaturahim; yang kedua untuk mencatat do'anya; dan yang ketiga untuk bertanya. Saya pernah mendengar tentang istikharah bil-Qur'an. Caranya yaitu dengan sholat istikharah dua raka'at, dan dilanjutkan dengan membuka kitab Al-Qur'an secara acak. Lalu kita buka lagi 7 lembar berikutnya dan 7 ayat di lembar tersebut. Apakah istikharah dengan cara tersebut juga diperbolehkan? Terima kasih.
Rabu, 22/08/2012 20:44
Nama: Nsc Romeo
ucapan terimakasih
aslamualaikum... terimakasih atas penjelasannya... masalah yang saya hadapi luar biasa di luar kemampuan saya....
Sabtu, 23/06/2012 02:01
Nama: Vera silvia
Asslamu'alaikum wr.wb.
Sya pernah shlt istikhoroh b2rapa x ingin tau apakah org yg saya suka tu jdoh sya pa bukan.n hasilny muncul dya dlm mimpi sya,dya,n ibu sya..apakah dyakah jdoh sya?
Senin, 04/06/2012 12:29
Nama: Kartika
bentuk isyarat dan simbol
isyarat dan simbol seperti apa yg menjadi pertanda dan apakah setiap individu pasti menjumpai isyarat atau simbol yg sama ??
Selasa, 31/01/2012 00:13
Nama: Harto
Izin Share
Mohon Izin Share
Rabu, 18/01/2012 14:01
Nama: Mun imul Huda
Ikhtiar meraih yang terbaik
Terima kasih kepada redaksi http://www.nu.or.id/ terutama kepada KH.MA. Sahal Mahfudh penulis buku "Dialaog Problematika Umat" semoga artikel-artikelnya bermanfaat bagi umat
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::