Sabtu, 25 Mei 2013
Language :
Find us on:
Buku 
Seandainya Gus Dur...
Rabu, 28/12/2011 06:55

Tags:

Space Iklan
300 x 80 Pixel

Judul       : Islamku, Islam Anda, Islam Kita
Penulis    : Abdurrahman Wahid
Penerbit  : Wahid Institute, Jakarta
Cetakan   : I, 2006

Saya sudah tidak ingat lagi, kapan nama Gus Dur terinternalisasi dalam diri saya. Sejak di pesantren dulu, nama beliau tiba-tiba saja melekat dalam ingatan saya sebagai sosok “dewa” yang dengan lihai menggelitik sosok-sosok lain yang mengaku sebagai dewa.

Saya pernah membayangkan, “Bagaimana jika sosok Gus Dur hadir dalam majlis sidang Wali Songo ketika membahas soal kesesatan ajaran Syekh Siti Jenar?”

Ya, seandainya saja Gus Dur hadir dalam majlis tersebut sambil membawa buku Islamku, Islam Anda, Islam Kita, Agama Masyarakat Negara Demokrasi, sangat mungkin cerita mengenai Syekh Lemah Abang tidak akan berakhir seperti yang banyak ditulis banyak buku. Bagaimana tidak, buku ini mengajak pembacanya untuk merenungi kembali soal Islam dengan prespektif yang sangat “membumi”.

Dengan bahasa yang sederhana, dalam buku “Islamku..”, Gus Dur menolak formalisasi agama untuk mencegah diskriminasi dan penindasan dalam kelas-kelas sosial.
Dan tentu saja sidang para wali tersebut akan mendengarkan tiap ucapan Gus Dur dengan saksama, kemudian merenungkannya dengan kejernihan jiwa.

Terlepas dari setuju atau tidaknya para wali dengan pemikiran Gus Dur, Kanjeng Sunan Kalijaga dan wali-wali lainnya pasti menghargai pemikiran beliau dengan bijaksana.

Tapi sayang, itu hanya andai-andai saya belaka. Sebab, bagaimanapun Gus Dur telah meyelesaikan darma-nya di kehidupan saat ini. Di tengah orang-orang yang enggan untuk mendengarkan ucapan yang hadir dari kedalaman jiwa sang Bapak Pluralisme Indonesia.

Selamat jalan, Gus… Selamat jalan, Sang Guru Bangsa…(Pekik Nursasongko, alumni Pesantren Krapyak Yogyakarta, sekarang bekerja sebagai staf editorial PT Intan Pariwara)

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. Innalillahi wa inna ilahi raajiuun, telah wafat Anregurutta HM Harisan AS (65) pukul 17.00 WITA di Makassar. Ia merupakan wakil rais PWNU Sulsel yang juga ayahada ketua umum IPNU Khairul Anam HS. Mohon doa dari seluruh warga NU.>>>