Ahad, 26 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Buku 
Mendedah 3 Dimensi Aswaja
Senin, 18/03/2013 10:03
Mendedah 3 Dimensi Aswaja


Ada tiga pilar utama peyangga agama ini. Sebagaimana dalam hadits riwayat Sayyidina Umar RA tentang pertanyaan Malaikat Jibril pada Rasulullah SAW. Tiga pilar yang dimaksud adalah Islam, Iman dan Ihsan. Ketiga hal ini ibarat kesatuan utuh yang tak bisa dipisahkan.

Benar, semula ketiganya memang merupakan satu kesatuan yang tidak terbagi-bagi. Namun dalam perkembangan selanjutnya bagian-bagian itu dielaborasi oleh para ulama sehingga menjadi bagian ilmu yang berbeda. Perhatian terhadap Iman memunculkan ilmu tauhid atau akidah. Perhatian khusus terhadap aspek Islam (dalam arti sempit) melahirkan ilmu fikih atau syariah. Sedangkan perhatian terhadap aspek Islam melahirkan ilmu tasawuf atau akhlak. (Pemikiran KH Achmad Siddiq, 1-2).


Pertanyaan yang muncul berikutnya, seperti apakah gambaran yang benar dari ketiga dimensi: akidah, syariah dan tasawuf ini ? Sedangkan seperti diketahui, hari ini ada begitu banyak pendapat berbeda tentang definisi ketiga dimensi tersebut. Satu hal yang jamak difahami, bahwa pemahaman yang lurus tentang ketiga dimensi ini adalah pemahaman Ahlusunnah wal Jama’ah.

Hal ini bersumber dari keterangan sebuah hadist bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda “Umat Yahudi terpecah menjadi 71 golongan. Umat Nasrani menjadi 72 golongan. Sedangkan umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Yang selamat dari 73 golongan itu hanya satu, sedangkan yang lainnya celaka“ lalu ditanyakan (pada Nabi Saw) “Siapakah golongan yang selamat itu?” Beliau bersabda, “Ahlusunnah wal Jamaah” ditanyakan lagi (kepada beliau) “Siapakah Ahlusunnah wal Jamaah itu?” Beliau menjawab,”Apa yang dipegang olehku dan para sahabatku”

Hadist ini disebukan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam al-Qaul al-Musaddah, Imam asy Syahrastani dalam al Milal wan Nihal, serta disebut oleh Imam al Ghalai dalam Ihya’ Ulumiddin. Menariknya, dalam kitab-kitab-kitab tersebut, hadist ini tidak disebutkan bersama  sanadnya, sehingga sulit untuk menentukan sejauh mana kapasitas hadist tersebut untuk bisa dijadikan pijakan (halaman 3).

Sementara itu, ada banyak hadist bersanad yang cukup mirip dengan hadis di atas, tapi hanya menggunakan redaksi “al Jama’ah”, bukan Ahlusunnah wal Jama’ah. Jadi sebenarnya kapan awal mula munculnya istilah Ahlusunnah wal Jama’ah ini? Oleh sebab tidak ditemukan riwayat sahih yang secara langsung menyebutkan istlah Ahlusunnah wal Jama’ah, banyak ulama menilai bahwa istilah ini baru muncul setelah masa Rasulullah Saw.

Sebagaimana tafsiran Sayyidina Ibnu Abbbas RA, pada surat Ali Imran ayat 106-107. Ibnu Abbas menafsiri firman Allah “Muka yang putih berseri” ini dengan menyebut Ahlusunnah wal Jama’ah sedangkan orang yang “hitam wajahnya” di hari kiamat adalah orang yang ahli bid’ah dan kesesatan. (Lihat Tafsir Ibni Katsir Juz 1).

Lepas dari asal-usul istilah Ahlusunnah, satu hal penting yang harus dicatat bahwa satu golongan yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw akan selamat di hari akhir nanti, adalah golongan pengikut Rasulullah dan para sahabatnya.

Maka sudah semestinya pendedahan pada makna 3 dimensi : Akidah, Syariah dan  Tasawuf pun disandarkan pada pengajaran Rasulullah pada para sahabatnya. Menarik membaca habis buku Trilogi Ahlusunnah, karena di buku inilah satu persatu dimensi agama itu dikaji secara detail dan lengkap berdasarkan pemahaman Ahlusunnah wal Jama’ah.

 

 

Judul Buku : Trilogi Ahlusunnah: Akidah, Syariah dan Tasawuf
Penulis : Tim Penulis Batartama Pesantren Sidogiri
Tebal : xv, 318 
Penerbit : Pustaka Sidogiri Pondok Pesantren Sidogiri
Cetakan : pertama, Agustus 2012
Peresensi : In’am Al Fajar (Pustakawan di Pesantren Al Hikmah 2 Brebes)

Komentar(2 komentar)
Senin, 22/04/2013 13:56
Nama: Hendi Ardianto
Cara Pemesanan Buku
Saya tertarik dgn bukunya, bagaimana cara memesannya. sy tinggal di Bintaro jaya. Tepatnya Jalan Ceger raya no 1A Jurang Mangu Timur kec. Pondok Aren Tangerang selatan. Mohon infonya kirim ke email saya. Terima kasih :)
Rabu, 03/04/2013 19:38
Nama: adhi
Pesan Buku
Assalamualaikum.mf mau tanya gmn cr pesan buku itu?sy posisi di sulawesi barat
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::