Jumat, 24 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Daerah 
BMT SM NU Pekalongan Berangkatkan 14 Bis Wisata Religi
Rabu, 16/01/2013 06:02
BMT SM NU Pekalongan Berangkatkan 14 Bis Wisata Religi

Pekalongan, NU Online
Baitul Maal Wat Tamwil Syirkah Muawanah Nahdlatul Ulama (BMT SM NU) Pekalongan Sabtu (12/1) memberangkatkan 14 bis peserta ziarah wisata religi dengan makam Habib Ahmad Alatas Pekalongan, Sunan Gunungjati Cirebon, Syech Panjalu Ciamis dan makam Syech Haji Abdul Muhyi Tasikmalaya. 

Keempatbelas bis peserta wisata religi merupakan anggota dan calon anggota yang mengikuti program simpanan religi dengan bonus ziarah gratis berfasilitas bis AC.

Wakil Sekretaris BMT SM NU Pekalongan Chofif Yahya mengatakan, program wisata religi merupakan salah satu produk simpanan yang banyak peminatnya dari tahun ke tahun. Pasalnya, dalam program ini peserta tidak perlu lagi mengeluarkan biasa untuk ongkos perjalanan. Hanya dengan menyimpan dana rutin tiap bulan dalam jumlah tertentu dalam waktu dua tahun simpanannya dikembalikan secara utuh peserta bisa menikmati paket ziarah ke tempat tempat yang ditentukan.

"Wisata religi salah satu paket program simpanan yang pesertanya dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan," ujar Chofif.

Salah satu tujuan wisata ziarah paket wisata religi keempat ialah mengunjungi Pondok Pesantren Inabah Suryalaya Tasikmalaya asuhan Abah Anom yang cukup terkenal dengan model penyembuhan kecanduan narkoba dengan model dzikir.

Sesepuh Ponpes Suryalaya dan juga cucu dari Kiai Haji Abdullah Mubarok (Abah Anom), KH Zainal Abidin, menjelaskan bahwa penyembuhan narkoba di Suryalaya adalah upaya pembetulan pikiran dengan cara-cara Islam. Yang dibetulkan di sini, kata dia,  adalah cipta melalui akidah, rasa melalui akhlak dan perbuatan melalui syariat.

"Salah satu metode yang dilakukan adalah dengan pensucian melalui mandi. Mandi adalah pencuci hadas besar yang paling manjur," kata Zainal. Begitu ketagihan langsung dimandikan lalu menjalankan ibadah shalat dan zikir

Metode yang diterapkan di pusat rehabilitas narkoba Suryalaya dijalankan minimal selama tiga bulan dan melalui tiga tahap. Yaitu penyembuhan, rehabilitasi, dan bina lanjut. Sebelum menjalani rangkaian penyembuhan, si pecandu dimandikan pada pukul 02.00 WIB. Setelah mandi, metode yang dilakukan adalah pelaksanaan ibadah terus menerus sampai pukul 21.00 WIB.

Tahapan yang dilakukan diantaranya menjalankan seluruh shalat wajib, shalat sunat sebelum dan sesudah shalat wajib, shalat sunnat khusus seperti taubat, awabin, birrulwalidaini dan lihifdhil iman. 


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz PKL

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::