Sabtu, 25 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Daerah 
Khofifah Hadiri Harlah Muslimat NU
Selasa, 14/05/2013 13:32
Khofifah Hadiri Harlah Muslimat NU

Probolinggo, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Ahad (12/5) pagi menggelar Hari Lahir (Harlah) ke- 67 di MI At-Tarbiyah Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih. 

Peringatan Harlah ke-67 Muslimat NU ini mengambil tema “Mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui Pendekatan Kesejahteraan, Persatuan dan Keadilan”.

Menariknya, Harlah Muslimat NU kali ini dihadiri oleh Ketua Umum PP Muslimat NU Hj. Khofifah Indar Parawansa. Selain itu hadir pula anggota DPR RI Malik Haramain dan Ketua PW Muslimat NU Jawa Timur Hj Masruro Wahid.

Kedatangan Khofifah disambut oleh Bupati Probolinggo yang juga Dewan Penasehat PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Moch. Syaiful Hadi, 

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Arifah Hasan serta penceramah Hj Ucik Nurul Hidayati dari Pasuruan.

Harlah Muslimat NU ini diikuti oleh seluruh jajaran MWC NU dan PCNU se-Kabupaten Probolinggo, pimpinan cabang, anak cabang dan ranting Muslimat NU se-Kabupaten Probolinggo.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Arifah Hasan dalam sambutannya mengatakan dari keseluruhan tujuan dan harapan yang hendak dicapai dan yang masih butuh perjuangan panjang, NKRI mutlak dan wajib hukumnya untuk dipertahankan sebagai bentuk negara. Hal itu telah digadang-gadang oleh para ulama pendiri NU sejak tahun 1916 M dan terus akan dipertahankan sampai kapan pun.

“Untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita tersebut, Muslimat NU Kabupaten Probolinggo memiliki semangat dan harapan mampu mencetak kader-kader muslimah yang tangguh, cerdas dan mandiri serta berdaya saing tinggi demi mempertahankan NKRI dan mengisi kemerdekaan yang telah diraih dengan mengorbankan darah, harta dan nyawa para pahlawan bangsa,” ungkap Ny Arifah Hasan.

Sementara Bupati Probolinggo yang juga Dewan Penasehat PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari dalam sambutannya mengaku merasa prihatin atas beberapa kejadian yang menimpa para generasi muda sebagai tombak penerus perjuangan dimasa yang akan datang. 

Hal tersebut diakibatkan oleh perkembangan zaman yang tidak diikuti dengan pendidikan akhlak dari para generasi muda.

“Perkembangan teknologi banyak merusak akhlak generasi penerus bangsa. Maka sudah menjadi tugas kita sebagai orang tua untuk selalu mengawasi pergaulan putra-putri kita sehingga tidak terbawa arus perubahan zaman,” ujar Tantri.

Menurut Tantri, pengurus Muslimat NU berkewajiban untuk selalu menjaga lingkungan masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang sehat dan mampu memberikan contoh yang baik bagi generasi muda. 

“Muslimat NU wajib hukumnya memberikan uswatun hasanah kepada seluruh masyarakat terutama generasi penerus bangsa yang akan mengambil alih posisi kita dimasa depan,” jelas Tantri.

Lebih lanjut Tantri meminta supaya masyarakat, terutama Muslimat NU untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh organisasi kemasyarakatan kewanitaan. Sehingga program yang dibuat bisa berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. 

“Usaha apapun jika dilakukan bersama-sama maka akan menghasilkan sesuatu yang maksimal dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tegas Tantri.

Tidak lupa Tantri juga menegaskan bahwa manusia sekarang dituntut tidak hanya pintar tetapi juga cerdas. Oleh karena itu Muslimat NU diminta untuk pandai-pandai memanfaatkan setiap peluang yang ada dalam upaya membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga. “Manfaatkan setiap pekarangan untuk ditanami sayur-sayuran sehingga hasilnya bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkas Tantri.

Sedangkan Ketua Umum PP Muslimat NU Hj. Khofifah Indar Parawansa berharap agar PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo ke depan bisa lebih maju dan berkembang melalui program-program yang dapat dirasakan oleh segenap warga Nahdliyin, terutama kaum perempuan di Kabupaten Probolinggo.

“Semoga momentum peringatan Harlah ke-67 Muslimat NU ini mampu memberikan motivasi kepada seluruh pengurus Muslimat NU Kabupaten Probolinggo agar bisa lebih berdaya untuk membina kaum perempuan dalam mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya,” ungkap Khofifah. 

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan hadiah kepada pemenang lomba Pemilihan Da’i Muslimat (Pildamus) dan lomba merias wajah oleh Hj Anisa Sakur. Dimana untuk lomba Pildamus, juara pertama diraih oleh Kecamatan Sumberasih, juara kedua Kecamatan Bantaran dan juara ketiga Kecamatan Leces. Sementara lomba merias wajah, juara pertama diraih Kecamatan Bantaran, juara kedua Kecamatan Dringu dan juara ketiga Kecamatan Leces.


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor : Syamsul Akbar

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::