Kamis, 24 April 2014
Language :
Find us on:
Daerah 
SARASEHAN PESANTREN
KH Abdul Ghofur: Masjid, Institusi Pendidikan Pertama Islam
Senin, 10/06/2013 11:08

Yogyakarta, NU Online
Sejarah mencatat, institusi pendidikan pertama dalam Islam adalah masjid. Dahulu, masjid tidak saja berfungsi sebagai tempat beribadah, akan tetapi juga tempat belajar-mengajar, ruang bersosial, dan majlis pertemuan para tokoh dan ulama.

Demikian disampaikan KH Abdul Ghofur Maemoen saat menjadi pemateri sarasehan dalam rangkan pembukaan Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah (PPLQ), Yogyakarta, Jum’at malam (7/6) lalu.

“Karena itulah, di sejumlah wilayah Islam lahir masjid-masjid yang kesohor sebagai institusi pendidikan. Diantaranya yaitu Al-Azhar di Mesir, Al-Qurawiyyin di Fas, Maroko, dan Az-Zaituniyah di Tunis,” terang KH. Abdul Ghofur yang merupakan pengasuh PP. Ali Maksum Krapyak Yogyakarta sekaligus dosen Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Kalijaga.

Acara sarasehan yang mengangkat tema ‘Potret Pesantren Ideal; Menjaga Tradisi Keilmuan dalam Bingkai Dinamisasi Khazanah Keislaman’ tersebut merupakan acara rutin yang diselenggarakan sebagai pembuka serangkaian acara Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV yang merupakan agenda rutinan setiap akhir tahun pembelajaran di PPLQ. 

Masykur Hamba Roohimi, ketua panitia Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ menjelaskan bahwa Haflah merupakan wujud realisasi rasa syukur santri selama satu tahun proses pembelajaran di pondok pesantren. 

“Dengan Haflah, diharapkan dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah, melatih santri bermasyarakat serta berdoa agar kedepannya proses pembelajaran di pesantren semakin baik,” jelas Masykur.

Berbagai acara pun telah disusun untuk memeriahkan acara Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ yang berlangsung dari tanggal 7-18 Juni 2013. 

Muhammad Farid, koordinator seksi acara menerangkan bahwa untuk acara pra Haflah dimeriahkan berbagai kegiatan meliputi sarasehan dan juga berbagai lomba seperti lomba Musabaqah Fahmil Kitab, Opera Van Santri, Futsal, Kreasi Kamar, Muslimah Al-Luqmaniyyah, serta lomba Video Kisah Santri. 

“Sedangkan untuk acara puncak Haflah At Tasyakkur Lil Ikhtitam XIV PPLQ terdiri dari Semaan Al-Qur’an, Pengajian Semaan Al-Qur’an, Muhafadhoh, Temu Alumni, Temu Wali Santri, hingga acara puncaknya pengajian yang menghadirkan pembicara KH. Izzudin Abdurrohman dari Pesantren API Tegalrejo Magelang dan KH Ahmad Syadid Jauhari dari Pesantren As-Sunniyyah Jember serta Qori Ustadz Sholihul Hadi dari Kudus,” terang Muhammad Farid.


Redaktur    : A. Khoirul Anam
Kontributor: Nur Romdlon Maslahul Adi

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefApril 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930   
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 ::: Maaf transaksi pembelian via web toko.nu.or.id belum bisa beroperasi karena ada sistem yang perlu disempurnakan ::::