Ahad, 26 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Nasional 
GUS DUR WALI (61)
Firasat Gus Dur jelang Tsunami Aceh
Selasa, 03/04/2012 15:36

Jakarta, NU Online
26 Desember 2004 pagi yang cerah di Aceh tiba-tiba saja menjadi bencana mengerikan ketika gelombang besar dari laut atau tsunami meluluhlantakkan segala hal yang ada dibibir pantai. Ratusan ribu nyawa melayang dan nasib ratusan ribu rakyat lainnya mengenaskan akibat kehilangan harta benda dan keluarga yang menopang hidup.

Ditempat lain beberapa minggu sebelumnya, tepatnya di Masjid Agung Demak, H Sulaiman, asisten Gus Dur diperintahkan melalui telepon untuk membuka-buka Al Qur’an dan membaca ayat tepat di halaman yang dibuka tersebut.

Halaman yang terbuka waktu itu adalah surat Nuh, yang menceritakan tentang banjir besar yang melanda dan menghabiskan umat nabi Nuh yang ingkar terhadap Allah.

Sulaiman pun bertanya kepada Gus Dur tentang makna atas surat dalam Al Qur’an yang dibacanya tersebut. “Akan ada bencana besar yang menimpa Indonesia,” kata Gus Dur, tetapi tidak menyebutkan secara detail dimana dan kapan, serta bentuk bencananya seperti apa. Sulaiman pun terdiam mendengan penjelasan tersebut dan tidak banyak berkomentar.

Benar saja, tak berselang lama, tsunami yang diakibatkan oleh gempa berkekuatan 8.9 skala richter, yang berkolasi di Samudera Indonesia, 32 km di dekat Meulaboh Aceh menghebohkan dunia dan menimbulkan korban lebih dari 200 ribu jiwa.

Kesedihan pun melanda bangsa Indonesia, dan secara bersama-sama semuanya bahu-membahu memberikan bantuan yang diperlukan sesuai dengan kemampuannya masing-masing untuk mengurangi penderitaan para korban serta melakukan upaya pemulihan.

Setelah kejadian tersebut, Sulaiman kembali mendiskusikan masalah bacaan surat Nuh dan bencana tsunami Aceh dengan Gus Dur.

“Ini merupakan peringatan Allah bagi orang Aceh dan bangsa Indonesia,” katanya.

Konflik di Aceh berupa keinginan sebagian masyarakat untuk memisahkan diri dari NKRI telah menimbulkan ribuan korban nyawa selama puluhan tahun. Berbagai upaya penyelesaian telah dilakukan, tetapi tak membuahkan hasil dan rakyat terus menderita. Masing-masing pihak tidak mau berkompromi untuk kepentingan rakyat banyak.

Peringatan dari Allah ternyata manjur.  Upaya mediasi yang sebelumnya sulit dilakukan ternyata bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan perjanjian damai yang berlangsung sampai saat ini.



Penulis: Mukafi Niam

Komentar(10 komentar)
Jumat, 09/11/2012 21:23
Nama: aufa
GUS DUR WALIYULLOH
setelah beliau mngglkan ni ngara untuk selama lamanya,barutuh pada membicarakan gus dur,kemana waktu gus dur msih ada kalian,,?? saya percaya kalau beliau memang wali,pengin lebih jelasnya ,sowan marang pak sa'id "PBNU"
Jumat, 09/11/2012 21:15
Nama: aufa
GUS DUR WALIYULLOH
setelah beliau mngglkan ni ngara untuk selama lamanya,barutuh pada membicarakan gus dur,kemana waktu gus dur msih ada kalian,,?? saya percaya kalau beliau memang wali,pengin lebih jelasnya ,sowan marang pak sa'id "PBNU"
Selasa, 01/05/2012 12:21
Nama: inayah
benar juga gusdur
Ketika terjadi gempa jogja saya pernah langsung mendengarkan pidato Gusdur di suatu acara (saya lupa tempat dan acara apa)beliau bilang "gempa itu belum apa2 sebentar lagi akan ada kejadian yg lebih dahsyat di wilayah timur" waktu mendengar itu saya gak perhatian banget, eh.. tak lama terjadilah musibah LAPINDO. Ketika kejadian lapindo itu saya konfirmasi teman saya yg sama2 waktu itu mendengar pidato Gusdur, kami diam tertegun heran. Masyaallah. Gusdur benar.
Kamis, 26/04/2012 21:07
Nama: rujail
kenapa sih sampean?
saya termasuk orang yang mengagumi gus dur, juga salah satu pengurus NU daerah, tapi agak prihatin terhadap tulisan aneh2 seperti ini. ingat gus dur pun tak begitu senang dengan berita model ini. dia juga manusia biasa, jadi tak perlu mengkultuskannya
Kamis, 26/04/2012 01:14
Nama: agus al-ughoni
masalah wali atau bkn
la ya'ruful wali illa wali
Senin, 23/04/2012 22:49
Nama: aan
benarkah....?
benarkah gusdur seoarng wali...? hmmm......
Senin, 23/04/2012 11:34
Nama: yusuf
gus dur emang wali
ketika semua org petinggi aceh cuek pada rakyat yg telah menderita lama akibat konplik, masih ada Allah SWT yg menjewer kalian
Jumat, 20/04/2012 00:32
Nama: Fathul Aziz
Ingkar
Meski bencana bgitu dahsyat, hanya sedikit skali yg sadar dan mau tunduk pd Alloh SWT.
Rabu, 11/04/2012 08:43
Nama: Uswatuh
Subhanallah
Subhanallah, Sungguh manusia pilihan, we 'll be mising you.
Ahad, 08/04/2012 22:03
Nama: uki
pujian
bagusss,,, ceritanya..
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::