Jumat, 01 Agustus 2014
Language :
Find us on:
Nasional 
Kajian Aswaja, Soal Bid'ah sampai Lady Gaga
Selasa, 22/05/2012 21:45

Pekalongan, NU Online
Banyaknya hujatan yang dilontarkan oleh kelompok aliran garis keras terhadap amaliyah warga nahdliyyin seperti tahlil, ziarah kubur, manakiban hingga do'a qunut yang dianggap bid'ah dan haram menjad bahan perbincangan kelompok pengajian di Kota Pekalongan. Kelompok ini tergabung dalam Kajian Aswaja (ahlus sunnah wal jama'ah) yang diadakan rutin setiap malam Ahad Wage.

Kajian yang digelar di Masjid Al Jami' Kauman Kota Pekalongan, Sabtu (19/5) malam kemarin dihadiri tidak kurang dari 500 jama'ah putra putri yang datang dari berbagai daerah yang dengan menghadirkan nara sumber dari jajaran Syuriyah PCNU Kota Pekalongan.

Kajian Aswaja kali ini yang mengambil tema seputar gerakan Wahabi kontan menyedot banyak pertanyaan. Memang disediakan waktu khusus usai pemaparan dengan menerima 10 penanya antara lain masalah amaliyah NU yang dianggap bid'ah, seputar gerakan wahabi hingga sikap NU tentang konser Lady Gaga yang akhir akhir ini ramai dipermasalahkan.

Katib Syuriyah PCNU Kota Pekalongan KH. Zakaria Ansor selaku penanggung jawab kegiatan kepada NU Online mengatakan, kegiatan kajian Aswaja setiap malam Ahad Wage di Masjid Kauman ini akan dilakukan secara rutin dengan materi kajian seputar ajaran Aswaja. Sedangkan nara sumbernya akan dihadirkan dari para ahli baik kalangan pesantren maupun kampus yang paham betul tentang aswaja.

Dikatakan,  pesertanya memang dikhususkan untuk warga nahdliyyin di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya. Jika ada dari kelompok ormas lain seperti Muhammadiyah, kelompok khuruj dan sejenisnya mau hadir dan mendengarkan kajian ini, pihaknya tidak bisa melarang.

"Jika memang dari kelompok lain ada yang mau ikut mendengarkan kajian ini, silakan saja, siapa tahu dengan ikut kajian yang semula membid'ahkan malah ikut mengamalkan," ujar Kiyai Zakaria.

Ditanya sikap NU terhadap gerakan radikalisme yang selalu menganggap amaliyah NU bid’ah dan sesat, Kiyai Zakaria menjawab, sudah saatnya warga NU tidak dalam posisi selalu mengalah. Meski selama ini NU memposisikan untuk tetap dingin terhadap berbagai serangan, bukan berarti NU mau menerima atas sikap mereka.

Menurutnya, hal itu semata mata untuk menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga jangan sampai persoalan furu'iyah menjadikan bangsa itu tidak bersatu.

Pun demikian, ketika salah seorang peserta menanyakan sikap NU terhadap rencana konser Lady Gaga, NU menyerahkan soal itu kepada pemerintah, karena NU yakin pemerintah bisa mengambil keputusan yang terbaik.



Redaktur    : A. Khoirul Anam
Kontributor: Abdul Muiz


Komentar(1 komentar)
Rabu, 23/05/2012 12:28
Nama: A.SUGENG SETYAWAN
Kajian Aswaja
saat ini ditengah2 masyarakat khususnya di jawa tengah dan wilayah kami solo raya kelompok yg membid,ahkan amalan2 Nahdiyin semakin genjar dan memanaskan telinga gimana menghadapinya kami patuh terhadap komando PBNU agar sabar membiarkannya tp, jamaah ada yg sdh kuat dan msh setarap belajar membingungkan jamaah mestinya jajaran Pengurus dari Pusat sampai ranting sgr merapatkan barisan guna menangkal dan menghadapi serangan mereka, apa dengan diam ini nanti tidak akan merong rong kekuatan Nahdiyin mohon petunjuknya
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefAgustus 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
::::Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengajak masyarakat menyalurkan zakat, infaq dan shadaqah melalui LAZISNU. Rekening zakat: BCA 6340161473 MANDIRI 1230004838951. Infaq: BCA 6340161481 MANDIRI 1230004838977 :::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 ::: Transaksi pembelian di Toko NU Online untuk sementara ditutup per 24 Juli-13 Agustus 2014::::