Sabtu, 20 September 2014
Language :
Find us on:
Nasional 
Habib Luthfi Minta Setiap Kajian Aswaja Disertai Dalil
Rabu, 23/05/2012 06:31

Pekalongan, NU Online
Dalam setiap kajian ajaran Ahlussunnah wal jama'ah, narasumber hendaknya jangan membuat rujukan hanya kepada para ulama salafus sholihin saja, seperti Imam Syafi'i, Hambali, Maliki dan Hanafi. Akan tetapi hendaknya disertai dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadits, sehingga peserta kajian menjadi paham apa yang diamalkan oleh warga NU bukan merupakan perbuatan bid'ah.

Demikian disampaikan Rais Aam Idaroh Aliyah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya saat memberikan tausiyah di hadapan ratusan peserta kajian rutin Aswaja di Masjid Al Jami' Kauman, Kota Pekalongan, Sabtu (19/5) malam.

Dikatakan, peserta harus kita yakinkan bahwa amaliyah NU adalah benar sesuai yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dan bukan karangan para ulama yang menurut mereka dianggap bid'ah.

Menurut Habib Luthfi, majelis ini sangat penting untuk mengkaji secara mendalam tentang aswaja, agar para generasi penerus NU tidak buta tentang sejarah dan dasar amaliyah NU. Pasalnya, saat ini banyak anak anak NU yang tidak paham apa itu aswaja, sehingga mudah goyah jika ada kelompok lain yang dengan mudahnya merongrong akidah anak-anak muda NU.

Habib Luthfy berharap kepada yang hadir untuk selalu membawa catatan dan mencatat apa yang telah disampaikan narasumber.

"Hal itu penting dilakukan agar putra putri kita tidak kehilangan tulisan yang sangat penting, karena belum tentu anak-anak kita bisa seperti bapaknya," kata Habib.

"Jika yang hadir hanya menjadi peserta pasif, maka akan ada banyak hal yang tidak diketahui, sehingga ini menjadi tantangan bagi narasumber untuk menjelaskan secara detail setiap hal dengan merujuk pada Al-Qur'an dan Hadits," tambahnya.

"Kajian Aswaja ini digelar secara rutin oleh Syuriyah PCNU Kota Pekalongan ini."

 


Redaktur : Sudarto Murtaufiq
Kontributor : Abdul Muiz

Komentar(1 komentar)
Rabu, 23/05/2012 14:13
Nama: nurim
di Kota-kota besar
Acara spt ini seharusnya diselenggarakan dengan serius di kota-kota besar yang banyak perguruan tingginya. Krn kritik thd amaliyah NU banyak bersumber dari aktifis dakwah Islam di perguruan-perguruan tinggi.
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::