Rabu, 22 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Nasional 
GUS DUR WALI (78)
Seandainya Mau, Gus Dur bisa Tetap jadi Presiden
Selasa, 05/06/2012 12:19

Jakarta, NU Online
Jika kita menonton TV, membaca koran, situs berita atau informasi berita lainnya, rasanya tiada hari tanpa pemberitaan pejabat yang sedang terkena kasus korupsi. Untuk meraih jabatan, seseorang harus mengeluarkan uang untuk membeli dukungan, ketika berkuasa sibuk mengumpulkan uang agar balik modal dan ketika terkena kasus pun harus habis-habisan mengeluarkan uangnya untuk mengamankan diri agar tidak masuk bui.

Demikianlah kondisi negeri tercinta ini, semuanya sudah silang sekarut, tak tahu mana ujung dan pangkal untuk menyelesaikan masalah ini. Siapa orang yang sebenarnya bersih dan siapa yang menggunakan topeng kepalsuan, susah sekali membedakan.

Gus Dur bisa menjadi teladan bagaimana ia tak mau takluk oleh bujukan untuk mempertahankan kekuasaannya sebagai presiden dengan segala cara. 

Masa bulan madu Gus Dur sebagai presiden tak berlangsung lama. Setelah itu, pelan tapi pasti, ia dirongrong dan dicari-cari kesalahannya, termasuk kelompok yang pada awalnya mendukung pencalonannya. Sampai pada titik tertentu, direncanakanlah sidang istimewa MPR untuk menjatuhkannya.

Disinilah awal mula cerita. Salah satu mantan anggota DPR RI yang tidak mau disebut namanya menuturkan, sebenarnya, Gus Dur bisa saja mempertahankan diri dari jabatannya sebagai presiden. Lalu bagaimana caranya.

Saat itu ada pihak yang menawarkan strategi agar sidang MPR tidak mengalami quorum, yaitu dengan memberi “stimulus” kepada sejumlah anggota MPR agar tidak datang ke persidangan. Dihitung-hitung, jumlahnya sudah cukup untuk membatalkan sidang istimewa tersebut. Stimulus yang diperlukan juga sudah ada yang menanggung dengan jumlah yang cukup.

Lalu, rencana tersebut disampaikan kepada Gus Dur, tetapi ia menolaknya.

“Gus Dur tidak mau kompromi dengan kelompok yang dianggap salah, kalau mau menerima berarti ada kompromi,” katanya sambil mewanti-wanti agar namanya tidak disebut. 

Akhirnya, pelaksanaan Sidang Istimewa MPR pun berlangsung mulus dan Gus Dur lengser dari jabatannya sebagai presiden dengan gagah karena baginya, jabatan adalah sebuah amanah.

Atau jangan-jangan ia sebenarnya sudah tahu bahwa dirinya hanya ditugaskan untuk mengantarkan Indonesia dari masa peralihan yang penuh risiko. Ketika mau jadi presiden, ia banyak bercerita tentang rencananya akan jadi presiden, tetapi ketika mau lengser, tak ada cerita apapun yang disampaikan. Tapi jika kita menengok fenomena Arab Spring di Timur Tengah yang bergejolak dan menimbulkan banyak korban, Indonesia patut bersyukur. Disana, untuk mempertahankan kekuasaan, seorang presiden rela mengorbankan ribuan nyawa. Satu kelompok juga tidak mau berkompromi dengan yang lain untuk kepentingan bersama dengan memaksamakn kehendaknya sehingga rakyat kebanyakan menderita.

 

Entah sampai kapan kondisi tersebut berakhir. Gus Dur telah menyelesaikan tugasnya mengawal masa transisi Indonesia yang sangat rawan dengan baik, wallahu a’lam.



Penulis: Mukafi Niam

Komentar(8 komentar)
Selasa, 15/01/2013 10:07
Nama: KH. Ahmad Surkati Ar
Untung Gus Dur Presiden
Indonesia Hebat, dan suatu saat nanti kebesaran bangsa ini akan mendunia. Karakter Gus Dur akan menjadi rujukan para pemimpin di negeri ini, karena dia telah berhasil mengkader anak negeri ini. Siapa tahu, yang jadi presiden nantinya anak buah Gus Dur. Semoga!
Sabtu, 05/01/2013 11:19
Nama: madi
salaut
mudaha-madahan akan lahir tokoh seperti Gus Dur. I Love u Gus
Jumat, 04/01/2013 13:43
Nama: am.lutfi
hebat
gusdur pemimpin yg hebat dan ga mau repot
Jumat, 08/06/2012 18:38
Nama: saliem
susah
sangat susah untuk mendapatkan seorang pemimpin seperti GUSDUR. Gusdur bukan hanya pemimpin untuk bangsa tapi pemimpin bagi seluruh DUNIA.
Kamis, 07/06/2012 06:27
Nama: nurkholim
pimpinan yang diharapkan
Kita sangat mendambakan pemilihan pimpinan baik nasional maupun daerah bahkan Pilkades persis apa yang dikatakan dan dilaksanakan GusDUr yaitu kepercayaan masyarakat. mudah-mudahan... bisa terwujud
Selasa, 05/06/2012 22:24
Nama: khasbi aziz
kangen fiur usdur
berapa tahun lagi kah? figur seperti beliau akan muncul kembali di bumi pertiwi kita ini ????????????????
Selasa, 05/06/2012 18:55
Nama: Imam Hambali
gusdur presiden rakyat
gusdur tokoh kaum minoritas dn sllu memperjuangkan nilai-nilai kemanusian
Selasa, 05/06/2012 13:00
Nama: hadi
Daarussalaam
Gus Dur selalu konsisten untuk memperjuangkan kedamaian di negeri ini.
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::