Jumat, 24 Mei 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
10 Anggota MTA Tobat Beri Testimoni
Selasa, 12/06/2012 15:38

Tags:

Space Iklan
300 x 80 Pixel

Nganjuk, NU Online
Untuk membentengi NU dari serbuan kelompok-kelompok yang semakin gencar menyerang aqidah ahlussunnah wal jama’ah, PCNU Nganjuk menggelar “Gemblengan Aswaja” di pesantren Al-Hidayah, Termas, Baron, Nganjuk (Ahad/10/6/2012).  

Salah satu sesi diantaranya adalah kehadiran sepuluh orang mantan anggota MTA dari Jawa Tengah yang telah bertobat dan kini mendalami ajaran Islam yang benar ‘ala Ahsussunnah wal Jama’ah di pondok pesantren NU. 

Dalam testimoninya, mereka mengakui bahwa mereka dulu mengikuti MTA karena mereka dan warga desa di mana mereka tinggal memang minus pengetahuan agama sehingga siapa yang terlebih dahulu mengajak dan mengajarkan agama, dialah yang diikuti. 

“Lha wong Pak A. Sukino itu sendiri ternyata bacaan Al-Qur’annya tidak fasih kok, panjang-pendeknya bacaan huruf banyak yang keliru. Saya menyadarinya setelah mondok sekarang ini,” ujar Bagus, salah satu pemberi mantan anggota MTA tersebut sambil memberi contoh cara Sukino membaca ayat ketika mengimami sholat di masjid desa tempat tinggalnya di Karanganyar, yang sampai saat ini masih secara rutin didatangi Sukino untuk berdakwah.

Di sela-sela Gemblengan Aswaja ini disisipkan pula Pelantikan Pengurus Aswaja Center PCNU Nganjuk oleh Direktur Aswaja Center PWNU Jawa Timur, KH Abdurrahman Navis. Susunan Pengurus Aswaja Center NU Nganjuk masa khidmah 2012-2017 tersebut  terdiri dari Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Dewan Pelaksana. Sebagai Direktur Dewan Pelaksana, Ditunjuk Moh Zuhal Ma’ruf


Redaktur   : Mukafi Niam
Kotributor : M. Agus Rahman Hakim

Komentar(10 komentar)
Senin, 09/07/2012 12:57
Nama: dyno
ilmu
coba kita bercermin... setahu saya,, yang namanya orang jelek yaitu orang tersebut sukanya menjelek jelekkan orang lain..
Senin, 09/07/2012 11:58
Nama: Emka Shofa
cah nganjuk mantau ae
njeber kloso sinambi kebul kebul
Ahad, 08/07/2012 17:50
Nama: terlalu
mari kita bertobat
ya Allah ada apa dengan para alim ulama kita ini.pengajian yg seharusnya dijadikan media utk mengajarkan kebaikan ttpi sekarang ini banyak dijadikan ajang saling mengolok-olok,ajang balas dendam,menyebarkan kebencian pd umat untuk saling memusuhi,pdhl sama2 muslim. sbg sesama muslim(diluar NU dan MTA)saya merinding mendengarkan ceramah di acara pengajian yang sgt provokatif. nabi berkata kalau sesama muslim itu satu tubuh,tp kenapa para ulama,kyai dan ustadz yg katanya"PEWARIS NABI"justru sprti org yang gak paham agama sj.slg mengolok-olok,sindir menyindir,menebar kebencian itu seolah olah adlh hal yang kecil dan spele. budaya tabayyun sdh tdk ada,pdhl dlm islam itu adlh wajib ketika menerima berita dr org lain.Contohnya spele cari aja di internet ceramahnya Kyai marzuki mustamar,beliau mengatakan kl di sukoharjo banyak org berjilban jualan daging anjing.sbg org sukoharjo saya mngatakan itu FITNAH BESAR.sebaliknya ktka MTA menanggapi ceramah itu,sindiran sbg balasan jg dilontarkan
Ahad, 08/07/2012 14:57
Nama: Nur
Untuk saudara ku
Saya mau mengomentari mas nur cahyono, kalau seperti itu pemahaman Anda, berarti NU itu "Jalan yang benar",... Atau mungkin paling benar sendiri???! Padahal 'kan masih ada Muhammadiyah, HTI, Salafy.,.. Apa golongan mereka itu salah juga??? Atau perlu tobat, terus ikut NU, iya seperti itu?? Hebat ya Saudara sudah bisa merasa siapa yang benar dan siapa yang sesat,.. Bukankah seperti itu juga sudah termasuk menuduh, menganggap orang lain itu SESAT,!!!! Apakaj seperti itu g berdosa???
Sabtu, 07/07/2012 23:43
Nama: Husni
Alhamdulillah akhirnya tobat juga...
terlepas dari polemik apa itu tobat... yang jelas alhamdulillah mereka akhirnya ada yang kembali ke jalan yang benar... perkuat aswaja agar lebih banyak lagi yang bisa kita selamatkan...
Jumat, 06/07/2012 20:32
Nama: IWAN
Penegasan
Assalamu'alaikum Wr.Wb. Itu menjadi tugas kita bersama untuk menjaga diri kita keluarga kita dan masyarakat muslim umumnya dari orang-orang seperti itu, menyesatkan umat. Kalau orang belum paham ilmu-ilmu tafsir .yang dasar dulu lah seperti nahwu shorof.jangan coba-coba mentafsirkan al-Qur'an yang karim, apalagi hanya berdasarkan terjemahan,sangat berbahaya.bisa menyesatkan umat. kalo sesat sendiri saja.saya anjurkan anda Pak A. Sukino supaya Banyak belajar dulu ilmu Tafsir. kami memang menolak MTA karena itu.jadi kalian MTA harus sadar diri, harus tabayun silaturrahim kepada kami mengapa kami secara tegas menolak MTA."sedikit cerita ,saya pernah mendengar ceramah MTA di Radio di daerah Solo, bahkan beberapa kali.isinya MasyaAllah tidak sesuai dengan hati nurani saya.isinya cuma itu-itu saja selalu membicarakan keburukan kelompok lain.bahkan isinya cenderung menyalahkan bahkan mengkafirkan orang yang tidak sepaham dengan mereka. sekali lagi ini pesan kami kita harus waspada.Wss
Jumat, 06/07/2012 20:21
Nama: Hafid
Lelucon lagi ya?
maaf ya sodara sodara, kalau kita mendapat berita tentang saudara kita sesama muslim, silahkan tabayyun ke MTA pusat, alamatny sudah jelas kan? MTA tidak pernah mengkafir2kan orang lain. berita diatas hanya bohong belaka. kalau memang MTA ada salah dalam pemahaman alqur'an, kenapa anda yang mungkin lebih tau ilmunya tidak datang ke MTA pusat kemudian meluruskan kesalahan pada MTA, knp malah hanya menjelek2an? apa itu ciri seorang muslim? apa mungkin anda ingin membubarkan MTA dg cara menyebarkan berita bohong? tp maaf, anda termakan senjata anda sendiri, bukan Bubarnya MTA yang anda dapat, tetapi malah semakin pesatnya perkembangan MTA, ini karena pertolongan Allah seperti yang telah dijanjjikan dalam alqur'an bagi orang2 yang menolong agama Allah.
Rabu, 04/07/2012 23:56
Nama: nur cahyono
tobat
saya mau ngomentari situsnya mas wherys, mas, tobat itu ada banyak konotasinya, tergantung konteksnya, bahkan dikalangan orang jawa kalimat "tobat" sering digunakan apabila melakukan sesuatu yang dianggap keliru meskipun tidak dikategerokan keliruan karena syara, apabila dikatakan saudara kita yang mantan MTA itu tobat bukan berarti dia telah menyekutukan Allah, dia cuma merasa bahwa apa yang mereka pelajari dan ikuti itu ternyata keliru, kemudian dia kembali kejalan yang benar, lalu dia tobat.
Rabu, 04/07/2012 18:15
Nama: Ali
pesan untuk Sukino
ya saya sepakat dengang ardianz. Sukino itu disuruh ngaji dulu aja. kalo perlu mondok dulu yang lama biar gak gambang ngatain orang muslim sebagai kafir, padahal belum tentu islamnya paling benar...
Rabu, 04/07/2012 09:09
Nama: wherys
apa yg dimaksud Anggota MTA Taubat
Ada yg menggelitik dari kalimat Anggota MTA Taubat, kalau tidak salah pengertian taubat adalah kembali kepada Allah setelah melaksanakan taubat. Pertanyaannya apakah para Anggota MTA tersebut berbuat maksiat ? Setelah Taubat seharusnya kembali kepada Ajaran Al Qur'an dan As Sunnah...pertanyaannya apakah Anggota MTA tersebut tidak mempelajari Al Qur'an dan As Sunnah؟
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. Innalillahi wa inna ilahi raajiuun, telah wafat Anregurutta HM Harisan AS (65) pukul 17.00 WITA di Makassar. Ia merupakan wakil rais PWNU Sulsel yang juga ayahada ketua umum IPNU Khairul Anam HS. Mohon doa dari seluruh warga NU.>>>