Selasa, 21 Mei 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
Muslimat Tingkatkan Kecakapan Hidup Perempuan
Rabu, 01/08/2012 20:01

Jakarta, NU Online
Muslimat Nahdlatul Ulama terus berupaya meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia. Kali ini badan otonom NU yang beranggotakan ibu-ibu ini menggelar pelatihan dan pembelajaran kecakapan hidup untuk pemberdayaan perempuan, di gedung Pusdiklat Muslimat NU, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (31/7).

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Muslimat NU dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut dibuka oleh Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak semua peserta yang terdiri dari kalangan perempuan untuk terus meningkatkan kecakapan hidup dan tidak boleh menyerah dengan keadaan. “Percayalah bahwa roda ini berputar,” kata Khofifah memberikan sugesti.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah sempat memberikan contoh beberapa pengusaha nasional yang lahir dari keluarga tidak mampu, tapi kini termasuk orang terkaya di Indonesia.

Terkait itu, Khofifah meminta semua peserta pelatihan untuk tidak berhenti berharap dan terus berusaha menjadi orang yang sukses. “Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi semua peserta,” tutur Khofifah.

Sementara itu, Ketua PP Muslimat NU Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, Sri Mulyati mengatakan, pendidikan kecakapan hidup merupakan bentuk penyiapan perempuan peserta didik agar mampu, sanggup, dan terampil menjaga kelangsungan hidup pada masa mendatang.

“Pemberdayaan perempuan secara simultan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas hidupnya, keluarga dan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, melalui pemberdayaan perempuan juga diharapkan dapat meningkatkan produktifitas perempuan yang akhirnya bisa berdampak positif terhadap keluarga dan masyarakat luas.

Ketua Panitia Pelaksana, Ulha Soraya, mengatakan, kegiatan ini digelar selama tiga hari. “Peserta kegiatan ini ibu-ibu dari daerah Tangerang Selatan. Kegiatan serupa akan digelar di banyak daerah,” jelasnya.



Redaktur: A. Khoirul Anam

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. Innalillahi wa inna ilahi raajiuun, telah wafat Anregurutta HM Harisan AS (65) pukul 17.00 WITA di Makassar. Ia merupakan wakil rais PWNU Sulsel yang juga ayahada ketua umum IPNU Khairul Anam HS. Mohon doa dari seluruh warga NU.>>>