Rabu, 19 Juni 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
PENENTUAL AWAL SYAWAL 1433 H
PBNU Sesalkan Muhammadiyah Tak Ikut Sidang Itsbat
Sabtu, 18/08/2012 03:52

Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan sikap Muhammadiyah tidak mengikuti Sidang Itsbat awal Ramadhan 1433 H kemarin di kantor Kementerian Agama Jakarta bersama elemen ormas-ormas Islam lainnya, serta MUI dan para pakar astronomi.

“Kita diundang untuk membicarakan persoalan umat. Mestinya Muhammadiyah juga hadir,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj kepada wartawan dalam acara buka bersama di kantor PBNU Jakarta, Sabtu (11/8) lalu.

“Soal beda pendapat itu hal biasa, silakan disampaikan pada saat sidang istbat,” tambahnya.

Seperti diwartakan, Muhammadiyah beberapa waktu lalu menyatakan tidak akan mengikuti sidang isbat untuk penentuan awal Ramadhan dan bulan-bulan lainnya, termasuk dalam penentuan awal Syawal 1433 H ini.

Menurut Kang Said, panggilan akrab KH Said Aqil Siroj, dalam penentuan awal bulan qamariyah, Muhammadiyah berpegang pada ketentuan umum yang digariskan dalam nash Al-Qur’an dan hadits Nabi.

“Sementara NU berpegang pada ketentuan khusus, atau semacam Juklak (petunjuk pelaksanaan) yang disebutkan dalam banyak sekali hadits Nabi, yakni dengan melaksanakan rukyatul hilal,” tambahnya.

Menurutnya, perbedaan dalam penetapan awal bulan masih bisa dicari titik temunya, antara lain melalui pelaksanaan sidang itsbat bersama pemerintah yang diwakili Kementerian Agama.



Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis   : Alhafiz Kurniawan

Komentar(10 komentar)
Senin, 10/09/2012 06:47
Nama: Batang Berubah
Menghindari
Saya menilai positif saja, justru ketidakhadiran Muhammadiyah bisa menghindari sikap saling "caci". Ke depan, masalah perbedaan semoga bisa disikapi dengan kebeningan hati. kebenaran sejati hanya datang dari Allah.
Jumat, 07/09/2012 09:34
Nama: Ali
Mari lebih baik lagi
Dear Sodara seiman
Rabu, 05/09/2012 19:15
Nama: Eko Budi Setiyadi
Akhirat = Surga & Neraka
Seharusnya sebagai warga ketimuran apalagi muslim contoh akhlaq yang karimah harus dikedepankan daripada sekedar fanatik golongan. bukankah di akhirat nanti tidak ada nu, muhammadiyah, dll. yg ada hanyalah surga dan neraka.
Rabu, 05/09/2012 09:26
Nama: faruk
jaga ukuwah islamiyah
perbedaan hal yg biasa,lagian nu juga pernah mengawali duluan.apalagi kita tdk tau nu,muhammadiyah,ataupun pemerintah yg benar.lebih baik kita juga memikirkan agama kita yg lebih komplek,ekonomi,moral,pendidikan,kesehatan,solidaritas saudara kita di dunia yg terjajah palestina,afganistan,myanmar.mana solidaritasmu? lini2 kehidupan kita byk tertinggal oleh agama lain.
Rabu, 05/09/2012 08:16
Nama: munaji
Biarkan
biarkan saja, itu hak dia... yg pnting N U gak ikut2an. Dah selesai. Go go go semangat N U
Senin, 03/09/2012 21:08
Nama: kuswanto
ya sudah
kita semua tak peduli dari yang mana hanya bisa berucap LANAA A'MALUNA WALAKUM A'MALUKUM. yA allah ampuni kami semua dari kesalahan kesalahan karena kesombongan kami.
Senin, 27/08/2012 08:13
Nama: saliem
Hebat
sayasalaut sama NU yg selalu terdepan dalam memecahkan permasalahan umat... seharusnya Muhammadiyah harus begitu.....
Kamis, 23/08/2012 10:21
Nama: nugroho
Sidang itsbat sebaiknya tertutup
Sidang itsbat sebaiknya dilakukan tertutup, cukup keputusannya saja yang disiarkan terbuka. Sehingga masyarakat seyogyanya tidak perlu dipertontonkan perdebatan ulama yang bersilat lidah beradu dalil yang semuanya merasa paling benar. Tidak ada pula pihak-pihak yang merasa tersinggung/dipermalukan/dipojokkan di muka umum.
Ahad, 19/08/2012 05:00
Nama: Moh Rozi
Kita adalah inklusif
Umat selalu care dan mengikuti jamaah dan jam'iyyah yang terbuka menjauhi ekslusivitas. Keterbukaan selalu dikedepankan dengan mendasarkan pada ilmu dan kebenaran.
Sabtu, 18/08/2012 22:47
Nama: Aan
Takut Berdebat
Kelihatan sekali mana ormas islam yang mumpuni dalam ilmu agama dan mana yang takut berdebat dimuka umum. Ini urusan umat jadi sebaiknya mengikuti pendapat yang dapat dipertanggungjawabkan.
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefJuni 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> PBNU turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ketua MPR RI H. Taufiq Keimas. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT >>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id >>>