Jumat, 24 Mei 2013
Language :
Find us on:
Nasional 
MUNAS-KONBES NU 2012
Alumni NU Luar Negeri Jangan Malu Mengabdi
Senin, 17/09/2012 17:01

Tags:

Space Iklan
300 x 80 Pixel

Cirebon, NU Online
Alumni maupun para kader NU yang tengah studi di berbagai perguruan tinggi di luar negeri diimbau untuk tidak malu mengabdi, dengan mau terjun secara langsung ke tengah masyarakat. Manfaat keberadaan mereka harus dirasakan secara langsung oleh warga NU.

Demikian diutarakan oleh Gus Faisul Ishom, inisiator pertemuan alumni dan penggerak Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU luar negeri yang juga penggagas lahirnya PCI NU Jepang saat ditemui NU Online di Cirebon, Senin.

Pada Sabtu malam, para alumni dan penggerak PCI NU melakukan pertemuan dan diskusi, bertempat di kompleks Pesantren Kempek, yang menjadi lokasi Munas dan Konbes NU 2012. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 40 orang, mewakili belasan PCI NU di Luar Negeri.

Menurut Ishom, para alumni PCI NU merupakan aset dan potensi berharga yang dimiliki NU. Ishom berharap manfaat keberadaan mereka dapat dirasakan secara langsung oleh NU dan warga NU.

“Manfaat keberadaan PCI NU, terutama kawan-kawan alumni PCI yang kini telah kembali ke Tanah Air harus dirasakan oleh NU. PCI NU harus bisa memberikan warna dalam memperkuat khidmah NU di tengah umat dan bangsa,” ujarnya.

Ishom mengibaratkan keberadaan PCI NU layaknya gula yang bisa membut minuman menjadi manis. “Alumni PCI NU harus menjadi gula yang membuat minuman manis, dengan memberikan kontribusi nyata dan berkhidmah sepenuh hati ke NU,” paparnya.

Diutarakannya, dirinya mengapresiasi langkah para alumni PCI NU yang mau terjun secara langsung di tengah masyarakat. Bahkan sejumlah alumni PCI “tidak merasa malu” menjadi pengurus NU di tingkat ranting maupun MWC, dua kepengurusan terendah di lingkungan NU.

“Tugas besar khidmah NU tidak hanya di tingkat PB. Justru yang berada di ranting dan MWC maupun pesantren berhadapan secara langsung dalam menjawab kebutuhan warga NU,” paparnya.

Ishom melihat, keberadaan alumni dan kader PCI NU yang mau terjun langsung ke bawah justru akan semakin memperkokoh bangunan besar NU. Manfaatnya dirasakan langsung oleh warga NU.

Oleh karenanya, ia berharap apa yang telah ditunjukkan oleh para alumni PCI NU sejauh ini terus diperkuat. “PCI NU jangan membuat entitas sendiri, akan tetapi harus berbaur dengan komponen NU lainnya, agar dapat memberikan kontribusi optimal dalam memperkuat khidhmah bagi umat dan bangsa,” kata Ishom.

Dalam catatan NU Online, saat ini PCI NU telah berdiri di puluhan. Bahkan di negara-negara besar Eropa maupun Asia Timur kini telah berdiri sejumlah PCI NU. Begitu pula dengan kawasan Timur Tengah, Afrika dan Asia Tengah.

Kelahiran PCI NU diprakarsai oleh kader-kader NU yang tengah melanjutkan studi di berbagai universitas di luar negeri, baik jenjang S1, S2 maupun S3. Sebagian PCI dirintis oleh para TKI, TKW maupun warga Indonesia yang telah lama menetap sebagai warga negara setempat.


Redaktur   : Mukafi Niam
Kontributor: Ahmad Fahir 

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Android

Blackberry

iPhone
Buletin Jumat
Senin, 27/02/2012 13:00
Secara bahasa Dzikir dapat dimaknai dengan mengingat Allah swt. Makna ini terkesan sangat abstrak sekali, lalu bagaimanakah dzikir itu sebenarnya?...
Polling
NU harus mengembangkan sektor dunia usaha untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan. Menurut anda, siapa yang harus bergerak
NU sebagai organisasi yang membentuk badan usaha dan menjalankannya
Orang NU saja yang berbisnis, dan mendistribusikan sebagian keuntungannya untuk organisasi
Tidak tahu
Space Iklan
305 x 100 Pixel
Agenda
PrefMei 2013Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Space Iklan
305 x 120 Pixel
>>> Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: redaksi@nu.or.id. Innalillahi wa inna ilahi raajiuun, telah wafat Anregurutta HM Harisan AS (65) pukul 17.00 WITA di Makassar. Ia merupakan wakil rais PWNU Sulsel yang juga ayahada ketua umum IPNU Khairul Anam HS. Mohon doa dari seluruh warga NU.>>>