Kaum Muhajirin dari Indonesia
Bapak dan ibu jadi budak di negri yang katanya bersaudara seiman dan seagama
Terjebak dibawah kolong jembatan Jeddah
Tak ada bedanya dengan kolong jembatan di Jakarta
Mengapa harus jauh-jauh jika harus sengsara
Tak ada tempat tinggal yang layak bahkan hidup terlunta-lunta
Lihatlah disana kakak perempuanku
Badannya memar bekas disiksa
Keponakanku yang lahir tanpa seorang bapak
Lihat juga disana tetanggaku yang stress memikirkan nasib keluarganya di Indonesia
Sedang ia bekerja tak menerima hasil jerih payahnya
Lihatlah kehidupan di bawah kolong jembatan Jeddah itu
Mereka yang membuat koloni baru
Yaitu koloni kesengsaraan
Yang dibangun dari sisa puing-puing kedzaliman
dinaungi awan kesedihan
sudahlah cukup wahai saudaraku
keringkanlah air mata mu
tak usah kau bersedih
dan aku disini di negri ini
tak bisa berbuat apa-apa lagi
berdoalah wahai ayah-ibu
semoga kebaikan kaum anshor yang dahulu datang kembali
dan menerima kita sebagai kaum muhajirin dari Indonesia
bukan sebagai budak yang hina
Jerakah,25 Juli 2012
Obrolan di Serambi Mushola
Di sebuah serambi mushola
Terdengar obrolanmu tentang semua
Tentang nasib dan masa depanmu
Tentang cita-cita
Tentang cinta
Tentang agama
Tentang pendidikan
Tentang pergerakan
Tentang rencana-rencana besar
Tentang bentuk kepedulian
Tentang nasib sesama
Tentang keikhlasan
Dan Tuhan pun mendengarkannya
(Serambi Mushola Al-Azhar)
Bertafakur
Tafakur hatimu
Adakah satu ketakutan?
Tafakur akalmu
Adakah sebuah kebimbangan?
Tafakur dirimu
Adakah sebuah kesalahan?
Sadarilah dirimu hanya sebuah ciptaan
Renungan di Pagi Hari
Satu pagi aku sadari
Betapa kurangnya diri
Tak ada lagi yang bisa dibanggakan
Dan sungguh tak pantas ada kesombongan
Maka pantaslah kita harus selalu belajar
Mengoreksi diri
Selalu belajar setiap hari
Tanpa ada ruang untuk berhenti
MUHAMMAD RIYAN, bergiat di komunitas Waroeng Sastra, Farabi Institute, FLP Semarang, CSSMORA IAIN Walisongo dan Mahasiswa Walisongo Pecinta Alam (MAWAPALA), masih terdaaftar sebagai mahasiswa Fakultas Syariah Jurusan Konsentrasi Ilmu Falak Semester VI IAIN Walisongo Semarang, tinggal di Pondok Pesantren Daarun Najaah Jln. Stasiun Jerakah Tugu Semarang-Jawa Tengah. Bisa dihubungi melalui :ryanz63@yahoo.co.id
625 x 100 Pixel
305 x 100 Pixel
305 x 120 Pixel



Print
Download
Send






Pref

