::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PBNU Tetapkan 1 Syawwal 1437 H

AL, NU Online | Edit By AL | Senin, 04 Juli 2016 21:43

Bagikan

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) malam ini menentukan penetapan 1 Syawwal 1437 H. Dalam rangka penentuan awal bulan Syawal, Pengurus Besar NU telah melakukan rukyatul hilal bil fi'li di beberapa lokasi yang telah ditentukan.

"Dari ke 42 titik dari berbagai perwakilan wilayah, hanya 19 titik yang melaporkan hasil penelitian tidak berhasil melihat Hilal," kata Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Shohibul Faroji kepada wartawan saat konferesi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin, 04 Juli 2016.

Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj mengatakan penetapan jatuhnya 1 syawwal 1437 Hijriah pada Rabu (6/7) berdasarkan pantauan objektif ilmiah yang dipegang PBNU yakni melalui sistem rukyat. "Kesamaan ini bukan hal yang dipaksakan tapi berdasarkan objektikf ilmiah yang dipegang oleh NU yakni rukyat. Kebetulan tahun ini (perhitungan) rukyat dengan (perhitungan) hisab baik Ramadhan maupun Syawwal ini sama," ujar Kiai Said dalam keterangannya di Auditorium Gedung PBNU.

Ia pun menolak jika kesamaan jatuhnya 1 Syawwal sengaja dilakukan untuk keseragaman perayaan Lebaran semata. Menurutnya, penetapan jatuhnya 1 Syawwal memang berdasarkan argumentasi masing-masing pihak. "Jadi bukan semata-mata hanya ingin mewujudkan keseragaman, tidak,"

Ia pun menyontohkan penetapan 1 Syawwal sebelumnya yang diketahui ada perbedaan terkait jatuhnya Hari Raya Idul Fitri. Namun, hal itu tidak masalah jika masing-masing pihak memegang argumentasinya. "Bila perlu, kalau tidak sama ya enggak apa-apa tidak sama. Karena dasar argumentasinya beda, akan tetapi yang tahun ini sama kebetulan sama," ujar Kiai Said yang juga didampingi Sekretaris Jenderal PBNU H. A. Helmy Faishal Zaini, Bendahara Umum PBNU H. Bina Suhendra, Ketua PBNU KH. Mannan A. Ghani dan Wakil Ketua Lembaga Falakiyyah PBNU KH. Shohibul Faroji. (Ahmad Labieb)

Facebook Comment