::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Indeks

Puisi untuk Harlah Ke-57 PMII
Ahad, 23/04/2017 18:56

Puisi untuk Harlah Ke-57 PMII

Nampak lilin berjajar terhiaskan oleh sang apiSepertinya hari ini ada yang merayakan hari jadiSuasana kuning

Kartini,  Simbol Perjuangan Emansipasi
Jumat, 21/04/2017 13:31

Kartini, Simbol Perjuangan Emansipasi

Hari ini. Kita peringati. Hari Raden Ajeng Kartini. Mengingat kembali apa esensi. Perjuangan untuk wanita di negeri.Agar tetap bisa

Penyair Akhir Zaman
Ahad, 16/04/2017 15:43

Penyair Akhir Zaman

Konsep puisi sama halnya dengan demokrasi, katanyaDari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyatBahkan lebih luas,

Ahad, 09/04/2017 13:51

Istighosah Kubro

 Ahad pagi.Para Kiyai dan Santri.Sejuta anggota NU pergi.Ke GOR Sidoarjo berpakaian putih.Kesankan seperti para jama'ah

Ketika Aku Bertanya
Ahad, 12/03/2017 09:03

Ketika Aku Bertanya

Mengapa ketika aku bertanya tentang sastrawan yang menyerukan perlawanan terhadap warisan dan tradisi kolonial maupun

Puisi Gus Mus: Mulut
Ahad, 26/02/2017 13:31

Puisi Gus Mus: Mulut

Berikut ini adalah puisi karya KH A Mustofa Bisri yang dipublikasikan di akun Facebook pribadinya

Puisi: Untuk Kiaiku
Senin, 20/02/2017 11:00

Puisi: Untuk Kiaiku

Dosakah akuTak pernah sekalipun aku berdoaDisamping pusaramuPeristirahatan terakhirmu

Sajak Rintik Hujan
Ahad, 19/02/2017 13:01

Sajak Rintik Hujan

Duhai bulir butir rintik hujan malam iniBegitu indah kau turun menerpa sunyi, sepi, sendiriAduhai bulir

Melamarmu dalam Tahajud
Ahad, 05/02/2017 13:01

Melamarmu dalam Tahajud

Air mataku mengalir derasMelihat cadasnya hatikuMelihat karang tajamnya nuranikuAmpuni aku.

Puisi Gus Mus: Dzikir
Kamis, 26/01/2017 18:01

Puisi Gus Mus: Dzikir

Dzikir Setiap saat Setiap mengingatmu Aku menyebutmu

Mengenang Subchan ZE
Ahad, 22/01/2017 10:04

Mengenang Subchan ZE

terkenang orasi tak hentidi pangung politik bernyanyi di panggung dansa lenggok menaribersua kaum papa, sapa priyayi

Omelan Gunung Jangkung
Ahad, 15/01/2017 09:01

Omelan Gunung Jangkung

kematian tiba di dekat laut bering lantaran kompetisi dan dehidrasibarangkali hanyalah fantasi professor evolusi genetik

Jogetan Puspita Alam
Rabu, 11/01/2017 09:03

Jogetan Puspita Alam

Aku rasa burung, tanaman, awan Membutuhkan cahaya bukanBegitu selalu mencari kebenaranMendekati cahaya-cahaya

Puisi Gus Mus: Selamat Tahun Baru Kawan
Ahad, 01/01/2017 13:16

Puisi Gus Mus: Selamat Tahun Baru Kawan

Kawan, sudah tahun baru lagiBelum juga tibakah saatnya kita menunduk memandang diri sendiriBercermin firman Tuhan,

Sajak untuk Ibu
Ahad, 25/12/2016 09:16

Sajak untuk Ibu

Ibu …Jasa besarmu tak dapat kubayarDan tak mungkin bisa kubayarAku hanya mampu mendoakanmuMengharap ridho di

Pertemuan di Tengah Hujan
Ahad, 18/12/2016 09:01

Pertemuan di Tengah Hujan

lelaki yang diterangi cahaya cinta itusejenak terdiam, menyaksikan hujan.lalu, kembali dalam-dalam menatapmu,dengan lirih ia berucap:

Seuntai Selawat
Jumat, 16/12/2016 01:14

Seuntai Selawat

Bumi langit berselawatGunung laut berselawatBurung, semut, bunga, rumputBahkan malaikat dan TuhanPun berselawat

Ekspresi Cinta Nabi
Ahad, 11/12/2016 18:03

Ekspresi Cinta Nabi

Ya MuhammadBerabad-abad engkau telah meninggalkan kamiKami yang mencintaimuKami yang rindu berjumpa denganmuDenganmu yang menjadi suri

Rindu Maulid Nabi
Selasa, 06/12/2016 12:33

Rindu Maulid Nabi

Sang pembawa rahmat, Kepada seluruh jagad raya, Melembutkan tanpa mengkasari, Membersihkan tanpa menodai, Menyembuhkan tanpa

Jangan Sampai Suara Kerinduan Ini Lenyap dari Pertiwi
Ahad, 04/12/2016 09:02

Jangan Sampai Suara Kerinduan Ini Lenyap dari Pertiwi

Betapa seluruh hidup ini adalah perwujudan dari Kasih Sayang-Mu yang meliputi segala sesuatu. Terima kasih