Kamis, 28 Mei 2015
Language :
Find us on:
Terbaru
Selasa, 20/10/2009 10:13
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (APTINU) DR Noor Achmad MA menyatakan, salah satu garapan APTINU adalah mengembangkan perguruan tinggi NU terutama yang di daerah-daerah terpencil. Diharapkan semua elemen NU bisa mengenyam pendidikan tinggi.

APTINU sendiri telah dirintis sejak enam tahun yang lalu, pada 2003. Pertama kali APTINU diketuai oleh mantan Rektor Unisma Malang Prof Dr Ahmad Sodiki SH, kemudian digantikan DR Noor Achmad MA. Berikut petikan wawancara A. Khoirul Anam dari NU Online dengan Noor Achmad yang juga mantan rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APTINU di Hotel Treva Jakarta 15 – 17 Oktober 2009.
Rabu, 16/09/2009 13:09
Menjelang Muktamar ke-32 NU Januari 2010 mendatang, persoalan khittah atau kembalinya peran NU sebagai organisasi sosial kemasyarakatan kembali dibicang. Khittah selama ini masih multitafsir yang menyebabkan perdebatannya belum usai sampai sekarang.

Tak jarang, khittah digunakan oleh kelompok yang berseberangan atau fihak di luar NU untuk menuduh fihak lain yang tidak satu kepentingan politik telah melanggar khittah. Energi yang seharusnya untuk hal-hal yang lebih produktif akhirnya masih berkutat pada permasalahan yang sudah berlangsung selama 25 tahun ini.
Senin, 31/08/2009 19:13
Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar Muktamar ke-32, di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, pada 25-31 Januari 2009. Seperti biasanya, Muktamar selalu menjadi sorotan publik karena posisi NU sebagai organisasi terbesar di Indonesia. Bagaimana persiapan Muktamar tersebut dan masalah apa saja yang akan dibahas, berikut wawancara Wartawan NU Online, Arief Hidayat, dengan Ketua Umum Pengurus Besar NU, KH Hasyim Muzadi, beberapa waktu lalu.

Bagaimana persiapan Muktamar dan apa saja yang akan dibahas?
Tema Muktamar kali ini adalah Meningkatkan Khidmah Nahdliyah untuk Indonesia yang Bermartabat. Ada dua hal pokok dari tema tersebut. Pertama, peningkatan kualitas pelayanan terhadap umat. Kedua, mendorong bangsa ini agar mengangkat martabatnya. Untuk mencapai ke sana diperlukan perbaikan internal dan sumbangsih NU yang konkret terhadap bangsa dan negara secara konprehensif.&
Sabtu, 08/08/2009 19:34
Berita KH Hayim Muzadi untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai ketua umum PBNU untuk ketiga kalinya pada muktamar NU, Januari 2010 di Makassar mendapat banyak tanggapan, baik yang pro maupun yang kontra. Hasyim dinilai cukup berjasa dalam mengembangkan NU di berbagai bidang, tetapi disisi lain, sepuluh tahun kepemimpinannya selama ini juga diharapkan mampu melahirkan kader baru yang akan membawa nahkoda di NU. Berikut ini hasil wawancara Achmad Mukafi Niam dengan Ketua PBNU HM Rozy Munir yang saat ini juga menjabat sebagai duta besar RI untuk Qatar mengenai keputusan Hasyim Muzadi ini dan tantangan yang dihadapi NU ke depan.

Bagaimana pendapat bapak tentang keputusan KH Hasyim Muzadi untuk tidak maju lagi sebagai ketua umum PBNU dalam muktamar mendatang?
Jumat, 17/07/2009 11:00
KERUSUHAN XINJIANG
Bagi pemerintah Cina, benarkah provinsi Xinjiang merupakan duri dalam daging? Sejak dianeksasi tahun 1930 dari Lembah Fergana, Asia Tengah, hingga resmi menjadi daerah otonomi Republik Rakyat Cina pada 1949, Xinjiang tak pernah reda dari pegolakan. Baru-baru ini konflik kembali terjadi di provinsi ini, sebenarnya apa dan bagaimana konflik itu bisa terjadi? Berikut wawancara NU Online dengan Direktur Eksekutif Global Future Institute (GFI) Jakarta Hendrajit yang juga peneliti lepas di LP3ES.
Kamis, 02/07/2009 15:39
Banyak diantara kita umat Islam Indonesia sudah mengamalkan berbagai tradisi keagamaan yang indentik dengan jamaah Nahdliyin (warga NU). Sejak kecil, bahkan sejak dalam kandungan ibu kita aktif menjalankan tahlilan, solawatan, dan sebagainya; sampai ketika dikuburkan dengan talqin. Apakah ini masih kurang NU? Kenapa kita masih butuh berjamiyyah atau aktif dalam organisasi NU?

Berikut ini adalah wawancara Yusuf Suharto dari NU Online dengan KH Masdar Farid Mas’udi, salah seorang ketua PBNU yang gencar memompa semangat kita untuk menguatkan basis keorganisasian NU. Wawancara berlangsung di Pondok
Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta, Kamis 2 April 2009 di sela acara Halaqah Nasional Alim Ulama NU bertema ”Etika Politik dan Visi Kebangsaan Khittah NU”.
Rabu, 17/06/2009 14:18
Pada pemilu 2009 ini, total suara yang diperoleh partai-partai Islam semakin menurun dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Para pengamat sebelumnya juga telah memprediksi, dan penurunan ini diperkirakan akan terus berlanjut di masa yang akan datang.

Para pemenang pemilu juga silih berganti, meskipun masih didominasi oleh beberapa partai besar. Apakah dinamika politik di Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar di dunia ini menunjukkan telah berakhirnya politik aliran yang eksis selama ini. Berikut wawancara Achmad Mukafi Niam dari NU Online dengan Sekjen PBNU Endang Turmudi baru-baru ini.
Selasa, 12/05/2009 09:01
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dideklarasikan pada 17 April 1960, dimotori oleh kalangan muda NU yang tergabung dalam Ikatan pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU). Waktu itu mahasiswa NU sudah tidak nyaman di IPNU. Mungkin karena mereka sudah tidak berstatus pelajar lagi. Sementara organisasi kemahasiswaan yang ada  tidak cukup bisa menjadi saluran aspirasi mahasiswa NU. Maka melalui proses yang berliku, terbentuklah PMII.

Namun pada 14 Juli 1971 melalui Deklarasi Murnajati PMII mencanangkan independensi, terlepas dari organisasi manapun, termasuk NU. Kemudian pada kongres tahun 1973 di Ciloto Jawa Barat, diwujudkanlah Manifest Independensi PMII. Inilah fase baru keterkaitan PMII dengan NU. PMII sudah bukan kepanjangan tangan NU; sudah tidak berkantor di PBNU. Hubungan PMII dan NU hanya sebatas kultural saja. Ada banyak sebab waktu itu, termasuk ketidakjelasan NU apakah sebagai ormas, atau partai politik. PMII tidak betah dengan itu. Sementara Orde Baru juga mulai melokalisir gerakan kemahasiswaan di dalam kampus masing-masing.

Masih dalam suasana peringatan hari lahir ke-49 PMII kemarin, A. Khoirul Anam dari NU Online sempat berbincang dengan salah seorang pendiri PMII M. Said Budairy di rumahnya Jl Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5). Said Budairy (73) adalah salah satu dari 13 tokoh mahasiswa dalam IPNU yang merintis pendirian PMII. Ia juga salah satu dari 3 orang perwakilan yang menghadap Ketua Umum PBNU KH Idham Kholid melaporkan rencana pendirian organisasi mahasiswa NU ini. Pada saat PMII dideklarasikan, Said Budairy menjabat sebagai sekretaris umumnya.
Jumat, 13/03/2009 09:26
Ketua PBNU KH. Masdar Farid Mas’udi meyakini bahwa kebangkitan Islam itu hanya bisa dimulai dari Indonesia, dan kuncinya di NU. Demikian katanya dalam acara Kajian Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Kiswah) yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim di Ruang Salsabila Kantor PWNU Jatim, Sabtu (7/2). Berikut wawancara Yusuf Suharto ( Yus ) dari NU Online dengan KH. Masdar Farid Masudi (MFM), Ketua PBNU:

Yus : Benarkah kebangkitan dunia Islam musti bermula dari Indonesia ?

MFM: Saya meyakini itu. Sadar atau tidak kita ini sedang ditunggu. Sejauh ini, dari berbagai negara Islam di dunia, yang secara lengkap memenuhi persyaratan untuk menjadi pemimpinnya, ya Indonesia.
Senin, 26/01/2009 22:24
Fatwa dilarang merokok yang dikeluarkan oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) mendapatkan tanggapan sangat beragam di masyarakat. Pro dan kontra merebak, bahkan sejak fatwa tersebut baru diwacanakan.

Fatwa “Dilarang” dengan tingkatan-tingkatan penjabaran merupakan bukti tersendiri dari adanya ketidaksepakatan dalam tubuh MUI sebagai pembuat fatwa. Berikut ini adalah wawancara NU Online dengan K. Arwani Faishal, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (Kajian Hukum Islam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama seputar status hukum rokok dalam Islam.
Kamis, 18/12/2008 13:44
Perbincangan politik mulai memanas menjelang tahun 2009. Berbagai fihak terus berupaya menggalang koalisi guna mendapatkan dukungan guna meraih kekuasaan. NU sebagai kekuatan riil dalam masyarakat juga diperhitungkan, termasuk ajakan untuk menggalang koalisi Poros Tengah Jilid II, dengan harapan mendulang kesuksesan Poros Tengah I yang berhasil menggolkan Gus Dur sebagai presiden.

Lalu, bagaimana PBNU mensikapi perkembangan politik akhir-akhir ini, berikut wawancara NU Online dengan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi pada pertengahan Desember lalu di kantornya, Gedung PBNU, Lt 3.
Selasa, 18/11/2008 15:00
Masalah perubahan iklim dunia dan rusaknya lingkungan kini menjadi keprihatinan dunia. Upaya penyelamatan lingkungan telah menjadi agenda bersama yang dikoordinasikan secara global.

Meskipun luput dari hiruk pikuk membicarakan masalah ini, Pesantren Walisongo di Tuban Jawa Timur telah menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya agar tetap kondusif bagi kehidupan sejak lama. Apa saja yang telah dilakukan oleh pesantren yang diasuh oleh KH Nur Nasroh, berikut ini wawancaranya dengan Mukafi Niam disela-sela Konferensi Agama-Agama untuk Perubahan Iklim yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Kehutanan dan Lingkungan pada 3-5 Novermber lalu di Jakarta.
Kamis, 04/09/2008 15:39
Dalam waktu singkat, kepemimpinan di tubuh PWNU Jawa Timur berganti setelah KH Ali Maschan Moesa mencalonkan diri sebagai wakil gubernur sehingga dilakukan pemilihan ulang yang akhirnya menempatkan KH Mutawakkil Alallah, pengasuh pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo sebagai ketua tanfidziyah PWNU Jatim. Akan diarahkan ke mana warga NU yang merupakan mayoritas di Jawa Timur dan bagaimana ia menjaga keseimbangan dinamika politik yang memanas dalam Pilkada dan pemilu 2009, yang memperebutkan suara nahdliyyin? Berikut ini wawancaranya dengan Mukafi Niam saat ia berkunjung ke PBNU baru-baru ini.

Apa langkah-langkah yang akan Bapak lakukan untuk pengembangan PWNU Jatim ke depan?
Sabtu, 02/08/2008 11:06
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar konferensi cendikiawan dan ulama se-dunia atau International Conference of Islamic Scholar III pada 30 Juli sampai 1 Agustus 2009 di Hotel Borobudur Jakarta Pusat. Kegiatan ini mengambil tema Islam as Rahmatan Lil 'Alamin: Peace Building and Conflict Prevention in The Muslim World. Seperti apa konsep kegiatan tersebut? Berikut Wawancara dengan Ketua Panitia ICIS III Prof. Dr. Masykuri Abdillah.

PBNU kembali menggelar konferensi ICIS. Kira-kira fokus kegiatan kali ini apa?


Ini kan konferensi ICIS ketiga. ICIS pertama dulu dilaksanakan untuk menyamakan wacana tentang Islam Rahmatan Lil Alamin. Jadi masih pada tataran konseptual. ICIS kedua tahun lalu, sudah mulai membahas pada wilayah implementasi dan mengurai problem ummat Islam, tetapi sifatnya masih konseptual juga. Nah yang sekarang, kita upayakan lebih implementatif. Kita tidak hanya sebatas berwacana, tapi ada upaya-upaya lebih riil dalam menyelesaikan persoalan ummat Islam, terutama mencari resolusi konflik di berbagai belahan dunia Islam.
Rabu, 09/07/2008 12:15
Semakin hari, kehidupan terasa semakin sulit, setiap orang harus bersaing untuk bias bertahan dalam menjalani kehidupan. Banyak diantara orang yang gagal menjadi stress atau putus asa. Disinilah tasawwuf berperan untuk menjaga keseimbangan hati dan ssebagai upaya agar tidak selalu ingat kepada Allah yang telah menentukan segalanya. Berikut ini wawancara Mukafi Niam dengan Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Habib Lutfi bin Ali bin Yahya tentang peranan tasawwuf bagi masyarakat disela-sela Munas Jatman yang diselenggarakan pada 28-31 Juni 2008 lalu di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Apa manfaat tasawwuf untuk masa modern sekarang ini?

Tasawwuf itu tidak hanya bermanfaat untuk masa modern sekarang ini saja, sampai sepanjang masa diperlukan karena dunia tasawwuf mencerminkan pekerjaan hati, supaya bersih dari segala bentuk yang menyebabkan kesyirikan. Kesyirikan itu kan luas, contohnya kita makan, kalau tidak makan kita berkeyakinan akan mati, apa nasi bisa bikin hidup orang?. Keyakinan sehat adalah segalanya, penyakit tidak bisa bikin mati orang! Penyakit bukan tuhan, inilah diantara jenis kemusyrikan.
Selasa, 27/05/2008 17:38
REFLEKSI SATU ABAD KEBANGKITAN NASIONAL
Kebangkitan Nasional Indonesia sudah berumur satu abad, sejauh manakah perjalanan yang sudah dicapai dari cita-cita yang diimpikan oleh para pendahulu bangsa melalui Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 lalu, Berikut wawancara NU Online dengan KH Hasyim Muzadi baru-baru ini tentang pandangannya mengenai masalah kesiapan bangsa untuk bangkit.

Bagaimana kita memaknai satu abad Kebangkitan Nasional?
Ubudiyah
Ahad, 24/05/2015 15:02
Pada prinsipnya setiap orang diperintahkan untuk berbuat baik. Karena setiap perbuatan akan diminta pertanggungan jawab di akhirat kelak. Sebuah kebaikan...
Jumat, 08/05/2015 20:03
Berhubung bisa masuk ke rongga-rongga tubuh, maka kedudukan air mendapat perhatian cukup penuh dalam Islam. Air berurusan dengan mati dan hidup makhluk...
Syariah
Jumat, 01/05/2015 04:01
Ikan dalam keadaan hidup-hidup maupun bangkainya, dihukumkan halal. Bagi yang hobi, ikan bisa diolah dengan pelbagai macam cara dan aneka bumbu. Ikan bisa...
Senin, 20/04/2015 20:03
Pada prinsipnya puasa sunah dianjurkan untuk dilaksanakan sebanyak mungkin mengingat puasa sarat keutamaan lahir dan batin. Karenanya agama Islam tidak akan...
Hikmah
Jumat, 15/05/2015 09:07
Dunia hanya panggung sandiwara, kata banyak orang. Ia permainan belaka, betapapun indahnya kenikmatan alam yang pasti bakal rusak ini. Dunia sekadar jembatan...
Jumat, 17/04/2015 09:01
Jasad Syekh Abu Bakr Asy-Syibli memang terkubur dalam tanah sejak tahun 946 silam. Tapi nasihat santri Imam Junaid al-Baghdadi ini seakan terus mengalir...
Taushiyah
Rabu, 27/05/2015 10:01
Oleh KH Abdurrahman Wahid NU sering dianggap sebagai organisasi kolot, yang timbul dari pengamatan lahiriah atas gerakan itu. Dalam ungkapan Hadi Sabeno,...
Kamis, 14/05/2015 08:01
Oleh KH MA Sahal Mahfudh AIDS merupakan penyakit yang relatif baru dikenal oleh para ahlinya. Bahaya penyakit ini, seperti banyak dimuat media massa,...
Khotbah
Kamis, 09/04/2015 10:00
KHOTBAH JUMAT
Dalam membangun pola hidup sederhana ( إقامة المجتمع المقتصد - Iqamatul mujtama’ al-muqtashid) baik sederhana dalam pola berpikir, dalam tindakan dan tingkah laku. Sesungguhnya kehidupan yang sederhana diawali dari tindakan yang sederhana. Tindakan yang sederhana diawali dari ucapan yang sederhana, dan ucapan yang sederhana bersumber dari pola pikir yang sederhana. Dan pola pikir sederhana adalah memikirkan sesuatu yang bermanfaat, dan menjauhkan diri dari sesuatu yang dinilai tidak perlu.   
Kamis, 19/03/2015 11:00
KHOTBAH JUMAT
Bahkan dalam kitab Qomi’uth Thughyan diceritakan, Ada orang yang berlumur dosa, namun kemudian Allah melebur dosa-dosanya. Baginda Nabi bertanya kepada malaikat Jibril “sebab apa gerangan Allah mengampuni dosa-dosa orang itu?” Jibril menjawab karena ia menyenangkan putranya dengan ia memberikan buah tangan ketika pulang dari bepergian 
Space Iklan
225 x 180 Pixel
Space Iklan
625 x 100 Pixel

Menuju Muktamar

01 Agustus 2015

Hari Lagi
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefMei 2015Next
MngSenSelRabKamJumSab
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::