::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Tentang ‘Jihad’ yang Jahat: Catatan Asia Interfaith Forum

Tentang ‘Jihad’ yang Jahat: Catatan Asia Interfaith Forum

Pembahasan terkait tema jihad tampak belum menunjukkan tanda akan segera berakhir, terutama dengan berkembangnya wacana yang menyebut bahwa jihad sama dengan aksi-aksi kekerasan. Bedanya, jihad adalah kekerasan yang dilakukan atas nama agama. Beberapa pengamat dan peneliti dunia bahkan menyebut bahwa konsepsi jihad adalah anti-thesis untuk perdamaian.
Tentang ‘Jihad’ yang Jahat: Catatan Asia Interfaith Forum
Selasa, 17/10/2017 15:00Nasional

Tentang ‘Jihad’ yang Jahat: Catatan Asia Interfaith Forum

Pembahasan terkait tema jihad tampak belum menunjukkan tanda akan segera berakhir, terutama dengan berkembangnya wacana yang menyebut bahwa jihad sama dengan aksi-aksi kekerasan. Bedanya, jihad adalah kekerasan yang dilakukan atas nama agama. Beberapa pengamat dan peneliti dunia bahkan menyebut bahwa konsepsi jihad adalah anti-thesis untuk perdamaian.
Meneguhkan Peran Santri untuk Bangsa dan Negara
Selasa, 17/10/2017 13:52Opini

Meneguhkan Peran Santri untuk Bangsa dan Negara

Cita-cita NU sendiri ialah santri mampu melanjutkan perjuangan para pendahulunya, tidak berhenti memberikan inspirasi dan inovasi, diharapkan mampu berkiprah disegala bidang dan di semua lini kehidupan. Dan NU merupakan wadah strategis sebagai jembatan/pijakan dalam membangun kualitas bangsa.
Sambut Hari Santri, Pesantren Inggris Tampilkan Kesenian 9 Negara
Selasa, 17/10/2017 12:02Nasional

Sambut Hari Santri, Pesantren Inggris Tampilkan Kesenian 9 Negara

“Kita menampilkan budaya Indonesia ke mata dunia. Kita mengenalkan Indonesia yang ramah dan santun. Kita memperkenalkan Indonesia yang sangat bisa menjaga keutuhan keragaman budaya. Poin pentingnya hal itu dilakukan para santri,” jelas kiai yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo yang saat ini diasuh KH Azzaim Ibrahimy. 
Terkini
Radikalisme Agama Muncul karena Kesalahan Memaknai Jihad

Radikalisme Agama Muncul karena Kesalahan Memaknai Jihad

“Kenapa konteks itu penting karena seolah-olah konteks itu sama terus, padahal berbeda. Konteks zaman Nabi, zaman peperangan dulu berbeda dengan konteks abad pertengahan,” terangnya dalam kegiatan bertajuk Religious Radicalism and Terrorism: Challenge, Respon, and Action.