::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rasulullah tentang Musyawarah dalam Memilih Pemimpin

Rasulullah tentang Musyawarah dalam Memilih Pemimpin

Rasulullah meninggalkan wasiat agar kaum mukmin untuk tetap berpegang pada ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Nabi secara substansial. Di mana di dalam dua sumber utama umat Islam tersebut tradisi musyawarah (syura) diakui dan mendapat keutamaan tersendiri.
Rasulullah tentang Musyawarah dalam Memilih Pemimpin
Kamis, 18/04/2019 16:16Opini

Rasulullah tentang Musyawarah dalam Memilih Pemimpin

Rasulullah meninggalkan wasiat agar kaum mukmin untuk tetap berpegang pada ajaran Al-Qur’an dan Sunnah Nabi secara substansial. Di mana di dalam dua sumber utama umat Islam tersebut tradisi musyawarah (syura) diakui dan mendapat keutamaan tersendiri.
Mengapa Allah Tak Merahasiakan Malam Nisfu Sya’ban?
Kamis, 18/04/2019 15:30Ubudiyah

Mengapa Allah Tak Merahasiakan Malam Nisfu Sya’ban?

Malam nisfu Sya’ban memiliki keutamaan yang besar, ia termasuk waktu yang mustajabah dibuat berdoa. Perisitiwa-peristiwa besar terjadi di malam penuh berkah tersebut. Demikian pula dengan malam Lailatul Qadar, memiliki keistimewaan yang sangat agung. Ia adalah malam yang diharapkan oleh setiap Muslim di seluruh penjuru dunia. 
Kisah Imam Ahmad bin Hanbal Menolak Doakan Seseorang
Kamis, 18/04/2019 07:30Hikmah

Kisah Imam Ahmad bin Hanbal Menolak Doakan Seseorang

Kita sering mendengar atau membaca cerita tentang keampuhan doa orang-orang terdahulu. Sebagian orang tidak mempercayai kisah-kisah tersebut; sebagian lainnya sangat mempercayai. Ya, silahkan saja. Di sini kita tidak akan membahas soal “percaya” atau “tidak percaya”. Kita hanya akan membahas tentang “kenapa Imam Ahmad bin Hanbal bersikap seperti itu?”
Terkini
Alasan Nabi Muhammad Menghindari Makanan yang Berbau Menyengat

Alasan Nabi Muhammad Menghindari Makanan yang Berbau Menyengat

Suatu ketika giliran Abu Ayyub al-Anshari mengirim semangkuk makanan untuk Nabi Muhammad saw. Semula baik-baik saja. Nabi Muhammad saw. menerima makanan dari sahabatnya itu. Namun selang beberapa saat semangkuk makanan dari Abu Ayyub al-Anshari itu dikembalikan tanpa disentuh Nabi Muhammad saw. sedikit pun.