::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sastra Pesantren Harus Sapa Kaum Milenial

Sastra Pesantren Harus Sapa Kaum Milenial

Dunia pesantren dan sastra tidak dapat dipisahkan. Jumlah kiai dan ulama pesantren yang memiliki karya sastra juga banyak. Tugas berikutnya adalah menyapa kalangan muda atau kaum milenial agar keberadaan sastra pesantren kian dikenal.

Sastra Pesantren Harus Sapa Kaum Milenial
Rabu, 19/12/2018 20:05Nasional

Sastra Pesantren Harus Sapa Kaum Milenial

Dunia pesantren dan sastra tidak dapat dipisahkan. Jumlah kiai dan ulama pesantren yang memiliki karya sastra juga banyak. Tugas berikutnya adalah menyapa kalangan muda atau kaum milenial agar keberadaan sastra pesantren kian dikenal.

Sa’ad bin Abi Waqqash, Sahabat Nabi yang Mendakwahkan Islam di China
Rabu, 19/12/2018 13:00Tokoh

Sa’ad bin Abi Waqqash, Sahabat Nabi yang Mendakwahkan Islam di China

Delegasi yang dipimpin Sa’ad ini diterima dengan baik oleh Kaisar Yong Hui dari Dinasti Tang. Kaisar China juga menunjukkan toleransinya. Dia memperbolehkan delegasi umat Islam tersebut tidak melakukan tradisi penyembahan di hadapan kaisar. Sang Kaisar paham bahwa umat Islam tidak melakukan penyembahan terhadap manusia.   
Kata Presiden Jokowi tentang Museum KH Hasyim Asy’ari
Rabu, 19/12/2018 10:02Nasional

Kata Presiden Jokowi tentang Museum KH Hasyim Asy’ari

ia menjelaskan, museum di atas lahan seluas lima hektare tersebut memajang koleksi benda bersejarah yang terkait dengan masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia serta karya-karya para ulama.
Terkini
KPAI Sarankan Pemberatan Hukum pada Kasus Habib Bahar

KPAI Sarankan Pemberatan Hukum pada Kasus Habib Bahar

Seorang ulama seharusnya memberi contoh yang baik, bukan menganiaya. Belum lagi penganiayaan dilakukan di pesantrean, yang dapat menyebabkan masyarakat kehilangan kepercayaan pada institusi yang menjunjung tinggi akhlaq mulia.