::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Nobel Perdamaian untuk NU dan Muhammadiyah, Profesor Leiden: Semoga Terwujud

Nobel Perdamaian untuk NU dan Muhammadiyah, Profesor Leiden: Semoga Terwujud

Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah masuk dalam daftar nominasi peraih Nobel Perdamaian. Mendengar hal tersebut, Guru Besar (Profesor) Studi Islam Asia Tenggara di Universitas Leiden, Belanda, Nico JG Kaptein mendukungnya.
Nobel Perdamaian untuk NU dan Muhammadiyah, Profesor Leiden: Semoga Terwujud
Rabu, 26/06/2019 15:15Nasional

Nobel Perdamaian untuk NU dan Muhammadiyah, Profesor Leiden: Semoga Terwujud

Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah masuk dalam daftar nominasi peraih Nobel Perdamaian. Mendengar hal tersebut, Guru Besar (Profesor) Studi Islam Asia Tenggara di Universitas Leiden, Belanda, Nico JG Kaptein mendukungnya.
Anjuran dan Urgensi Memperbanyak Ingat Mati
Rabu, 26/06/2019 14:15Jenazah

Anjuran dan Urgensi Memperbanyak Ingat Mati

Kematian merupakan salah satu fase yang terjadi pada manusia. Dalam fase ini ruh yang tadinya menyatu dengan jasad berpisah sehingga jasad sudah tak lagi punya fungsi apa pun. Mata sudah tak bisa melihat, kaki sudah tak bisa berjalan, tangan sudah tak bisa memegang, demikian pula dengan anggota tubuh yang lain, tidak memiliki fungsi apa pun.

Saat Hizib Nashar KH Dalhar Watucongol Berhasil Usir Tentara Sekutu
Rabu, 26/06/2019 11:15Fragmen

Saat Hizib Nashar KH Dalhar Watucongol Berhasil Usir Tentara Sekutu

Ulama yang dipanggil sedianya hanya 70 orang, namun yang hadir melebih ekspektasi yaitu 200 orang ulama dalam pertemuan riyadhoh ruhaniyah itu. Para ulama menilai, gerakan batin atau gerakan rohani ini untuk menyikapi situasi genting yang terjadi di dalam Kota Magelang dan sekitarnya, terutama sepanjang garis Magelang-Ambarawa-Semarang.
Terkini
Mengenal KH Ahmad Muthohhar, Pengasuh Pesantren Futuhiyah

Mengenal KH Ahmad Muthohhar, Pengasuh Pesantren Futuhiyah

Selain dalam hal shalat jamaah, Mbah Mad juga seorang kiai yang disiplin dalam mengajar. Diungkapkan oleh Abah Had, sapaan akrab KH Abdul Hadi Muthohhar, bahwasanya keistikamahan mengajar santrinya sangat luar biasa, bahkan tak terpengaruh oleh adanya kabar duka.