|
|
 |
Sikap PBNU tentang Ahmadiyah
09/05/2008
Berikut ini merupakan sikap resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tentang aliran Ahmadiyah pada tanggal 9-11 September 2005 di Bogor Jawa Barat
1. Ahmadiyah adalah aliran sesat dan keluar dari Islam karena tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir sebagaimana dinyatakan secara tegas dalam Al Quran, As-Sunnah dan ijma’ ulama. Sungguh pun demikian, masyarakat tidak boleh bertindak anarkis terhadap aktivitas yang dilakukan oleh kelompok Ahmadiyah. Pelarangan terhadap paham dan aktivitas Ahmadiyah sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah atau penegak hukum dan bukan wewenang seseorang atau kelompok.
2. Dalam menyampaikan keberatan keberadaan aktivitas jamaah Ahmadiyah di lingkungannya, masyarakat diminta hendaknya mengedepankan cara-cara damai dan santun.
3. Kepada umat Islam, diharapkan dapat mempelajari Islam secara komprehensif agar tidak terjadi kekeliruan dan kesalahan dalam penafsiran-penafsiran keagamaan.
4. Pemerintah diharapkan memiliki sikap yang tegas dan konsisten dalam menyikapi keberadaan aliran Ahmadiyah di Indonesia.
Pimpinan Sidang
KH Ma’ruf Amin
KH Said Agil Siradj
KH Masdar F Mas’udi
HM Rozy Munir
« Kembali ke arsip
Taushiyah | Print|
Share
Komentar:
sus menulis:
terhadap sesama umat beragama yang dan berenegara yang paling baik ialah adanya sikap saling menghargai dan mentolerir segala bentuk yang berkaitan dengan perbedaan yang ada. bukankah dalam ajaran islam itu sendiri terdapat mekanisme tentang kehidupan yang heterigen, dan bukankah di negara Indonesia itu sendiri adalah negara yang plural, yang tidak terdiri dari satu suku dan agama saja. untuk itu, marilah kita sebagai orang yang beriman kepada Allah dan tinggal di wilayah Indonesia ini tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan insaniyyah agar hidup yang kita jalani tetap damai dan tenang berdasar pada tuntunan Allah dan ulil amri. tidak ada kebenaran yang mutlak di dunia ini yang ada hanyalah kebenaran Tuhan. Salam Ukhuwah.
Thenny Abbas menulis:
Sikap NU sangat bagus !! Ahmadiyah memang sesat.
Arif menulis:
Islam sangat menghormati dan menghargai orang beragama, tapi bukan melecehkan agama lain. Masalah Ahmadiyah bukan masalah khilafiah yang sering kita jumpai di Negara kita Indonesia. Masalah JAI adalah masalah keyakinan yang tidak dapat di otak-atik lagi. Tidak akan ketemu hukum Alloh SWT dengan HAM. Kita bicara syariat sangat beda dengan HAM dan juga kebasan yang dikampanyekan oleh kaum Liberal. Jadi paling bijak menurut saya kalau ingin tetep ada di NKRI JAI harus keluar dari Islam. Buat PBNU harus kritis dengan mantan Ketua PBNU Abdurrahman Wahid yang menjadi salah satu tokoh liberal itu terbukti dengan pemikiran2nya sekarang ini. Terima kasih salam buat saudara-saudaraku seaqidah
Muchlis menulis:
menanggapi apa yg dikatakan sdr sus, saya sangat setuju sekali dg anda yg mengatakan kita harus saling menghargai dan mentolerir segala bentuk yang berkaitan dengan perbedaan yang ada trmasuk agama, bahkan Islam telah mengaturnya dalam alqur'an salah satunya dalam surat al-kafirun, tetapi anda lupa bahwa saat ini Ahmadiyah tidak mengaku sebagai agama sendiri yg terlepas dari Islam,anda mengatakan tidak ada kebenaran yang mutlak di dunia ini yang ada hanyalah kebenaran Tuhan sedang semua tahu (atau anda tidak tahu)mereka sudah mengingkari Al-Quran sebagai bentuk aturan dan perintah langsung dari Tuhan. sehingga ajaran sesat mereka sangat jelas mengingkari Hukum Allah dan ini wajib diluruskan, sebagai umat Islam kita akan hidup berdampingan dg mereka tentu saja setelah mereka tinggalkan kesesatannya ataupun memilih mendirikan agama sendiri... Allahu Akbar...3x
front penyelamat NU menulis:
buat sus...anda jgn mengalihkan kesalahan ahmadiyah dgn berlindung atas nama kebebasan beragama.Islam itu tegas dan jelas artinya tegas thd ajaran2 yg sesat sebagaimana rasulullah SAW saat fathul makkah menghancurkan semua berhala yg ada di Ka'bah sbg simbol2 kesesatan dan menyesatkan manusia namun beliau tdk melakukan kekerasan thd penduduk Makkah.Anda harus ambil pelajaran dari sini kalo anda merasa muslim.tapi kalo anda nonmuslim jgn campur tangan dlm penyelesaian ajaran Ahmadiyah yg merusak Aqidah Islam.Kebenaran hakiki mmg ada di tangan Allah SWT tp akan bisa dipahami oleh manusia melalui Rasul dan Ulama (sbg pewaris Rasul).NU sbg kumpulan Ulama (pewaris Rasul) paham betul arti kebenaran hakiki di sisi Allah SWT.Tulisan2 anda ini mencerminkan pemikiran Liberalisme yg sesat dan menyesatkan pula sebagaimana ahmadiyah.Dan Islam sdh tegas thd pemikiran anda pula yg liberal tdk ada kata kompromi.Front Penyelamat NU akan mjd garda terdepan NU dan Umat Islam utk melindungi aqidah umat
abuustad menulis:
NU, kan Percaya juga akan ada NABI YANG DATANG SETELAH nabi Muhamad saw.
Persisnya: "Kita wajib berkeyakinan Bahwa Nabi Isa a.s. itu akan turun kembali pada akhir zaman SEBAGAI NABI dan RASUL YANG MELAKSANAKAN SYARIAT NABI MUHAMMAD SAW. dan hal itu tidak berarti menghalangi Nabi Muhammad saw. sebagai Nabi terakhir sebab Nabi Isa a.s. hanya akan melaksanakan syariat Nabi Muhammad saw. (Kumpulan masalah-masalah diniyah dari Muktamar NU ke-1 sampai ke-7 yang diterbitkan oleh Pengurus Besar NU tanggal 21 September 1960, dalam Muktamar yang ke-3 di Surabaya tanggal 27 September 1928, halaman 34-35)
nöurish äs menulis:
ahmadiyah memang sesat tp apakah gak lebih sesat örang2 yg menyerang & menghancurkn aset2 milk kaum ahmadyh?.saya pikir tidak tpat apabila kita merespon ahmadyn dgn cr2 kkrasn sprti yg sudh2.buknkh lebih baik diadakan forum diskusi dgn tokoh2 ahmadyh shngga pkirn2 mrk bs trbuka?cz mereka sudh brkyakinan bhw ajrn mreka adlh ajrn yg pling bnr.so,diskusikan dan adu argumentasi dgn mrk mungkn adlh slh satu solusi yg tpt untk mnggeser n mrubh kykinan mrk. Dan pd akhrny kita ttp memohon inayahNYA agr mrk lks mndptkn hidayah.Amien.
wijoyo menulis:
tidak perlu memperkarakan apakah ahmadiyah sesat atau tidak.. bukankan mereka tidak mengajarkan kekerasan.. kalo masalahnya adalah persepsi perbedaan keyakinan,bukankan lebih baik memperkarakan keyakinan yang sangat sesat seperti seperti ajaran kristen..budha..atau yang lain? keyakinan adalah mutlak bagi masing2 individu.. asal tidak mengajarkan kekerasan...tidak perlu diputuskan benar atau salah oleh sudut pandang manusia.. selebihnya itu adalah urusan antara individu dan yang atas...
andi menulis:
Abuustad........anda lucu sekali. makasih sudah menghibur.
mas kus menulis:
sikap sama saya kira telah dilakukan NU sejak dahulu,jelasnya ketegasan berpikir merupakan panduan jelas,jika sesat diluruskan tegas dan tepat,bukan dengan penengahan yang meragukan,bengkok sulit lurus patahkan saja,wallohualam.
khaf menulis:
mas frot penyelemat NU, anda jangan lupa kebebasan agama jg di jamin oleh Islam(Al-Kafirun),Jadi anda tdk berhak melarang/mengancam orang yang berbeda paham dg U,Kl U dah yakin dg iman dan keyakinan yang telah U miliki,jalankanlah dan dakwahkanlah, tapi jangan anda memaksa orang lain(tiada pemaksaan dalam agama islam), Allah SWT Sang Pencipta sj masih mengijinkan setan/iblis utk hidup.Jadi jangan merasa paling benar/suci.
Ahmad Sudiono menulis:
Belajar dari catatan sejarah kelompok ahmadiyah termasuk kelompok di anak benua India yang bersekongkol dengan kolonialis Inggris ...ketika menaklukan Kesultanan Islam Delhi India...sehingga dengan berhasil memecahbelah kaum muslimin...akhirnya India jatuh dibawah cengkeraman penjajah Inggris..sekarang yg terjadi di negara kita...ada maksud apa lagi dibaklik semua itu....??? Di negara asalnya sana Pakistan telah sejak dulu melarang ahmadiyah hingga markasnya sekarang pindah ke London..di negara induk semangnya Inggris yang pernah bersama-sama menghancurkan Kesultanan Islam India...namun atas sikap FPI saya tidak setuju !!! Mungkin ada baiknya kita belajar dari sikap pemerintah dan mkat Pakistan...yg memperlakukan ahmadiyah sbg aliran minoritas non muslim yang dilindungi berdasarkan undang-undang.....hanya masalahnya ahmadiyah Indonesia kabarnya ingin tetap disebut Muslim.....?????Jadi bagaimana ????
Oong menulis:
Komentar saya cuma satu. Akhmadiyah dan gusdur sama sama sesat.gimana gusdur ga sesat lha wong setiap ada orang2 atau kelompok yg mau menyudutkan agama islam pasti deh di bela sama gusdur.kadang2 sy ga abis pikir, kenapa yah gusdur kho selalu membela yg salah.sebenernya gusdur agamanya apa sich ?. Saya bingung nih .tlng jawab siapa aja yg bisa kasih tau ke saya apa agama gusdur yg sebenernya.
Gus Pur menulis:
Kita ini harus tahu, bahwa negara kita adalah bukan negara Agama Islam, jadi pluralitas yg ada harus kita hargai, jadi kekerasan dalam bentuk apapun harus dicegah termasuk FPI, cuma NU jangan terpancing yg mengakibatkan negara kita bisa perang saudara, Tokoh NU juga jangan jadi Provokator. coba kita liat pemerintahan kita? Apa yg sudah dia lakukan terhadap kemaksiatan di negeri ini, Gitu aja koq reportttt
ahmadinejad menulis:
tentang kesesatan ahmadiyah...cukup jelas dan gamblang, kecuali orang yang dableg dan gak bisa baca...:)
gus yahya menulis:
Sebaiiknya pemerintah segera menerbitkan SKB. NU sebagai organisasi yang dikenal moderat, saya kira taushiyahnya bisa dijadikan pijakan dalam mengambil keputusan. Menunda-nunda waktu sama halnya akan terus memperkeruh suasana. Sampai kapanpun persoalan ahmadiyah akan terus disoal. Mau apa tidak ?
Rahmatillah menulis:
Sebagai media NU, seharusnya berlaku jujur. Konon, dari sumber yang bisa dipercaya, statmen di atas hanyalah draft, bukan keputasan. Ini juga dikuatkan oleh pernyataan anggota milis KMNU yang mengatakan hal serupa. Lalu, apakah begitu tugas orang yang bergelut di media? Menyebarkan asumsi sebagai fakta???? Aneh bin ajaib. Berarti ini media fitnah wal bid'ah
wong NU menulis:
UInruk saudara khof: Sebaiknya anda ngaji dulu. Mari kita bersama2 berdo'a untuk mas khof dan yg sejenisnya: Allohumma Yahdihim (Ya Alloh, berikanlah petunjuk kepada mereka) Amin. 3X. Ya Alloh, Aku bertawassul kepadamu melalui KH.Hasyim Asy'ari, pendiri jam'iyyah ini dan para awliya'mu, jagalah NU dari tpikiran2 kotor Liberal yang dapat merusak akidah anak cucu kami, Jadikanlah Nu selalu ada pada rel Islam Ahlussunnah wal jama'ah, sebagaimana yang dicita2kan oleh pendirinya. Amin3X
M.Ikhwan Maftuh menulis:
Ahmadiyah telah meg-klaim bahwa Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi Bilaasyari'atin.Menurut saya ahmadiyah adalah sesat,tidak kafir,dan tidak perlu merekaitu diserang hanya perlu diluruskan.(apakah kalau ada tikus di rumah kita lalu kita hancurkan rumah kita?)
asnun menulis:
kalau bentrok sekarang ini di manipulir dan di stimulir kalangan jemaah ilsam liberal, maka sudah pasti anak bangsa mendatang menjadi umat islam yang bodoh dan mau di ajak hidup sekuler yang sebenarnya jauh menyimpang dari Sunnah dan Al Qur'an. Naudubillah..........
[1 of 4]
1,
2,
3,
4 >|
|
kembali ke atas
 |

|