:::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pengakuan Mantan Pelajar Islam Garis Keras

Pengakuan Mantan Pelajar Islam Garis Keras

Akhirnya dia dengan mengajak salah satu temannya memutuskan sowan kepada KH. Maimun Zubair  Rembang untuk mengutarakan kebingungannya. Salah satu nasihat taktis yang sampai saat ini  tetap membekas di hati Yanto
Pengakuan Mantan Pelajar Islam Garis Keras
Ahad, 25/09/2016 15:47Hikmah

Pengakuan Mantan Pelajar Islam Garis Keras

Akhirnya dia dengan mengajak salah satu temannya memutuskan sowan kepada KH. Maimun Zubair  Rembang untuk mengutarakan kebingungannya. Salah satu nasihat taktis yang sampai saat ini  tetap membekas di hati Yanto
Hukum Menggunakan Uang Orang Lain yang Tertinggal Tanpa Izin
Sabtu, 24/09/2016 21:04Bahtsul Masail

Hukum Menggunakan Uang Orang Lain yang Tertinggal Tanpa Izin

Pada suatu hari ada pembeli pulsa membawa uang dan catatan nomor hp yang dituju lalu pergi. Setelah saya kirim, ternyata nomor tersebut sudah tidak aktif alias mati. Jadi pulsa tidak terkirim dan pembelinya tidak pernah terlihat lagi. Pertanyaannya, bagaimana cara mengembalikan uang tersebut, apakah boleh kita manfaatkan?
Doa saat Tertimpa Musibah
Sabtu, 24/09/2016 16:00Doa

Doa saat Tertimpa Musibah

Redaksi doa ini memberi pesan tentang hakikat kepemilikan yang seluruhnya dikembalikan kepada Allah sebagai Pemilik Sejati. Juga tentang ajaran bahwa segenap musibah tak ada yang sia-sia, bahkan bisa berpahala, bila penerima musibah menyikapinya secara tepat. Doa tersebut juga mengandung optimisme, ditandai dengan harapan kepada Tuhan akan karunia pengganti yang lebih baik.
Terkini
IPNU-IPPNU Gaya Baru III Rekrut Puluhan Kader Baru

IPNU-IPPNU Gaya Baru III Rekrut Puluhan Kader Baru

Tujuan dari jenjang pengkaderan Makesta ini adalah menciptakan kader IPNU-IPPNU ranting Gaya Baru III yang berpegang teguh terhadap ajaran Islam Ahlussunah wal Jama'ah, mempunyai kesadaran sosial yang tinggi, memiliki pengetahuan yang mendalam dan keterampilan yang memadai dalam berorganisasi.