::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ini Tanggapan Habib Luthfy atas Insiden Pembakaran Bendera HTI di Hari Santri

Ini Tanggapan Habib Luthfy atas Insiden Pembakaran Bendera HTI di Hari Santri

"Lho jangan dipermasalahkan Bansernya, mestinya diusut kenapa bendera ormas terlarang itu bisa masuk ke arena upacara Hari Santri yang telah disahkan oleh Pemerintah," kata Habib Luthfy bin Yahya.

Ini Tanggapan Habib Luthfy atas Insiden Pembakaran Bendera HTI di Hari Santri
Rabu, 24/10/2018 02:00Nasional

Ini Tanggapan Habib Luthfy atas Insiden Pembakaran Bendera HTI di Hari Santri

"Lho jangan dipermasalahkan Bansernya, mestinya diusut kenapa bendera ormas terlarang itu bisa masuk ke arena upacara Hari Santri yang telah disahkan oleh Pemerintah," kata Habib Luthfy bin Yahya.

Turki: Pembunuhan Jamal Khashoggi Direncanakan dengan Matang
Rabu, 24/10/2018 01:30Internasional

Turki: Pembunuhan Jamal Khashoggi Direncanakan dengan Matang

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan, pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa 2 Oktober lalu sudah direncanakan dengan matang. Erdogan menolak pernyataan otoritas Arab Saudi yang mengatakan kalau Jamal Khashoggi tewas usai terlibat perkelahian di dalam gedung.
B. Hasbulloh, Banser Berusia 74 Tahun dan Tak Mau Pensiun
Rabu, 24/10/2018 00:40Daerah

B. Hasbulloh, Banser Berusia 74 Tahun dan Tak Mau Pensiun

Pikeun si Buloh, pensiun mah engke pas dikurebkeun, (Bagi si Buloh pensiun dari kegiatan-kegiatan NU dan Banser, nanti ketika ia sudah dikuburkan,” tegas Abah Buloh ketika ditanya kapan pensiun dari Banser. 
Terkini
Ini Tanggapan Habib Luthfy atas Insiden Pembakaran Bendera HTI di Hari Santri

Ini Tanggapan Habib Luthfy atas Insiden Pembakaran Bendera HTI di Hari Santri

"Lho jangan dipermasalahkan Bansernya, mestinya diusut kenapa bendera ormas terlarang itu bisa masuk ke arena upacara Hari Santri yang telah disahkan oleh Pemerintah," kata Habib Luthfy bin Yahya.