::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bangsa Ini Hilang Selera Humor, Makanya Sering Berselisih

Bangsa Ini Hilang Selera Humor, Makanya Sering Berselisih

Padahal menurut penggagas Sampak GusUran tersebut orang yang suka humor adalah orang bijak yang bisa melihat dari luar realitas. Dengan begitu maka orang yang penuh humor selalu menyadari jika tidak ada orang yang sempurna.
Bangsa Ini Hilang Selera Humor, Makanya Sering Berselisih
Senin, 23/10/2017 07:30Nasional

Bangsa Ini Hilang Selera Humor, Makanya Sering Berselisih

Padahal menurut penggagas Sampak GusUran tersebut orang yang suka humor adalah orang bijak yang bisa melihat dari luar realitas. Dengan begitu maka orang yang penuh humor selalu menyadari jika tidak ada orang yang sempurna.
NU Temanggung Usul Kiai Subchi 'Bambu Runcing' Jadi Pahlawan Nasional
Senin, 23/10/2017 07:00Daerah

NU Temanggung Usul Kiai Subchi 'Bambu Runcing' Jadi Pahlawan Nasional

KH Yacub Mubarok menuturkan, dirinya bersama Bupati Temanggung Bambang Sukarno dalam waktu dekat ingin menghadap Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan dan mengusulkan KH Subchi Parakan Temanggung bisa menjadi pahlawan nasisional.
Ikan Milik Allah
Senin, 23/10/2017 06:21Humor

Ikan Milik Allah

Alih-alih lari tunggang langgang, Muhidin justru mendekati Kiai Nuri dan berkata, “Bukankah kiai sendiri yang mengajarkan ayat, lillahi ma fis samawati wa ma fil ardh, semua ini milik Allah. Jadi bukan milik kiai,” seloroh Muhidin.
Terkini
Bangsa Ini Hilang Selera Humor, Makanya Sering Berselisih

Bangsa Ini Hilang Selera Humor, Makanya Sering Berselisih

Padahal menurut penggagas Sampak GusUran tersebut orang yang suka humor adalah orang bijak yang bisa melihat dari luar realitas. Dengan begitu maka orang yang penuh humor selalu menyadari jika tidak ada orang yang sempurna.