:::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

61 Tahun Sarbumusi Kukuh Berjalan Bersama Buruh

61 Tahun Sarbumusi Kukuh Berjalan Bersama Buruh

Pada 1971, Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) sebagai Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang menangani persoalan perburuhan menerima kenyataan pahit pascakemenangan Golkar. Saat itu ia harus mau dibekukan.
61 Tahun Sarbumusi Kukuh Berjalan Bersama Buruh
Rabu, 28/09/2016 06:30Nasional

61 Tahun Sarbumusi Kukuh Berjalan Bersama Buruh

Pada 1971, Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) sebagai Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang menangani persoalan perburuhan menerima kenyataan pahit pascakemenangan Golkar. Saat itu ia harus mau dibekukan.
Panglima TNI: Fatwa KH Hasyim Bangkitkan Semangat TNI Usir Penjajah
Rabu, 28/09/2016 05:07Nasional

Panglima TNI: Fatwa KH Hasyim Bangkitkan Semangat TNI Usir Penjajah

"Mendapat informasi akan ada serangan NICA, kemudian sejumlah petinggi negeri ini meminta fatwa kepada KH Hasyim Asyari di Tebuireng. Karena kekuatan TNI jelas tidak mumpuni menghadapi kekuatan penjajah," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmayanto
Berita Terkait
Miris, Hasil Riset Sebut 10 Juta Orang Indonesia Setuju Konsep Negara Islam
Selasa, 27/09/2016 18:00Nasional

Miris, Hasil Riset Sebut 10 Juta Orang Indonesia Setuju Konsep Negara Islam

Helmy Faishal mengungkapkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lee Kuan Yeuw School Singapura yang merilis data dari View Research Center. Hasil penelitian ini memngungkapkan bahwa 4 persen dari penduduk Indonesia atau tepatnya adalah 10 juta orang Indonesia setuju konsep negara Islam. Angka tersebut adalah para pemuda dan kaum urban.
Terkini
61 Tahun Sarbumusi Kukuh Berjalan Bersama Buruh

61 Tahun Sarbumusi Kukuh Berjalan Bersama Buruh

Pada 1971, Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) sebagai Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang menangani persoalan perburuhan menerima kenyataan pahit pascakemenangan Golkar. Saat itu ia harus mau dibekukan.