::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Beginilah Kodisi Makam Mbah Subchi “Kiai Bambu Runcing”

Beginilah Kodisi Makam Mbah Subchi “Kiai Bambu Runcing”

Meski berada di kawasan yang cukup strategis, peziarah yang belum pernah ke area makam tersebut akan kesulitan menemukan di mana letak persisnya makam kiai yang saat revolusi kemerdekaan sering didatangi Jendral Sudirman ini.
Beginilah Kodisi Makam Mbah Subchi “Kiai Bambu Runcing”
Senin, 30/05/2016 08:00Nasional

Beginilah Kodisi Makam Mbah Subchi “Kiai Bambu Runcing”

Meski berada di kawasan yang cukup strategis, peziarah yang belum pernah ke area makam tersebut akan kesulitan menemukan di mana letak persisnya makam kiai yang saat revolusi kemerdekaan sering didatangi Jendral Sudirman ini.
Sambut Ramadhan, LDNU Kirim 20 Kader Dai ke Berbagai Negara
Senin, 30/05/2016 02:00Nasional

Sambut Ramadhan, LDNU Kirim 20 Kader Dai ke Berbagai Negara

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) terus bergerak menyiapkan kader-kader dai muda yang siap terjun ke dunia internasional dan media. Setelah melalui proses seleksi cukup panjang, sebanyak 20 dai muda dari berbagai daerah di Indonesia terpilih sebagai Tim Inti Dai Internasional dan Media (Tidim) LDNU.
Tanam Pohon di Pesantren, Gusdurian Ajak Masyarakat Sedekah Oksigen
Ahad, 29/05/2016 18:04Daerah

Tanam Pohon di Pesantren, Gusdurian Ajak Masyarakat Sedekah Oksigen

Setiap hari manusia membutuhkan 2.000 liter oksigen. Jika dihitung-hitung, manusia harus mengeluarkan Rp7,2 milyar per tahun untuk bisa bernapas
Terkini
Pakar Pangan Filiphina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Way kanan

Pakar Pangan Filiphina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Way kanan

Prof Alexis C Del Rosario dari Filiphina didampingi Dirjen Ketahanan Pangan Sri Suhartini dan pemerhati UKM Dr Amarhansah meninjau kegiatan usaha pengelolaan hasil singkong menjadi tiwul di Way Kanan. Kunjungan ini digelar dalam rangka melihat produk hasil dari singkong selain dari tepung