Innalillahi wainna ilaihi rajiun, Rais Syuriyah PBNU periode 2010-2015 KH Ali Mustafa Ya’qub, wafat pada Kamis (28/4), pukul 06.00, di RS Hermina Ciputat. Al-Fatihah... Semoga Khusnul Khotimah  ::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Serahkan Naskah Akademik, NU Minta Presiden Tetapkan Harlah Pancasila 1 Juni

Serahkan Naskah Akademik, NU Minta Presiden Tetapkan Harlah Pancasila 1 Juni

"Yayasan dan pesantren saja punya tanggal lahir, lah kok bisa Pancasila, puluhan tahun menjadi ideologi dan dasar negara kok tidak punya harlah. Inikan sebuah keniscayaan," terang Kiai Mutawakkil.
Baca Juga
Serahkan Naskah Akademik, NU Minta Presiden Tetapkan Harlah Pancasila 1 Juni
Ahad, 01/05/2016 16:12Nasional

Serahkan Naskah Akademik, NU Minta Presiden Tetapkan Harlah Pancasila 1 Juni

"Yayasan dan pesantren saja punya tanggal lahir, lah kok bisa Pancasila, puluhan tahun menjadi ideologi dan dasar negara kok tidak punya harlah. Inikan sebuah keniscayaan," terang Kiai Mutawakkil.
Berita Terkait
Sarbumusi, Dari Ulama untuk Kaum Buruh Indonesia
Ahad, 01/05/2016 13:00Opini

Sarbumusi, Dari Ulama untuk Kaum Buruh Indonesia

Sejak kelahirannya, Sarbumusi berhasil mendapatkan sambutan positif dari kalangan buruh. Sekalipun berafiliasi pada kelompok politik Islam, dalam perkembangannya Sarbumusi tidak saja memperjuangkan kepentingan buruh Islam.
Mencari Berkah dari Jubah Rasulullah
Ahad, 01/05/2016 12:24Hikmah

Mencari Berkah dari Jubah Rasulullah

Pemuda itu berkata, “Demi Allah, sesungguhnya aku tidaklah meminta jubah itu untuk aku pakai, tetapi aku minta itu untuk aku pakai sebagai kain kafanku.” Maka jubah itu pun menjadi kain kafan lelaki tersebut ketika ia meninggal dunia.
Terkini
Pesan Kiai Ali Mustafa Yaqub, Jangan Pernah Meminta Jabatan!

Pesan Kiai Ali Mustafa Yaqub, Jangan Pernah Meminta Jabatan!

Beliau mengingatkan bahwa meminta jabatan sangat dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. Bahkan bagi beliau, orang yang meminta jabatan akan mengarahkan kepada hal-hal yang dilarang. Mereka akan menghalalkan segala cara agar mendapatkan jabatan yang diinginkan. Bahkan bisa jadi hal-hal yang dilarang oleh Allah dan Rasulnya rela ditabrak demi sebuah jabatan.