::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Mengenal Uang Kertas dalam Perspektif Islam

Mengenal Uang Kertas dalam Perspektif Islam

Pada awalnya manusia tidak mengenal uang, sehingga melakukan pertukaran antar barang dan jasa secara barter samapai mereka mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk membuat uang. Kemudian Allah SWT menciptakan barang tambang emas dan perak sebagai nilai untuk setiap harta. Dinar dan Dirham berfungsi sebagai medium untuk mengukur harga komoditas, disamping juga berfungsi untuk alat tukar transaksi dan barang simpanan kekayaan.

Bangsa Yunani membuat ”uang komoditas” yang disebar antara mereka. Kemudian mereka membuat emas dan perak yang berupa batangan sampai masa dimulainya percetakan uang tahun 406 SM. Mata uang utama mereka adalah Drachma yang terbuat dari perak. Bangsa Romawi pada masa sebelum abad ke-3 SM. menggunakan mata uang yang terbuat dari perunggu yang disebut aes (Aes Signatum Aes Rude). Mereka juga menggunakan mata uang koin yang terbuat dari tembaga. Kemudian mereka mencetak Denarius dari emas yang kemudian menjadi mata uang utama imperium Romawi yang dicetak pada tahu 268 SM.
Mengenal Uang Kertas dalam Perspektif Islam
Rabu, 19/06/2019 21:30Ekonomi Syariah

Mengenal Uang Kertas dalam Perspektif Islam

Pada awalnya manusia tidak mengenal uang, sehingga melakukan pertukaran antar barang dan jasa secara barter samapai mereka mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk membuat uang. Kemudian Allah SWT menciptakan barang tambang emas dan perak sebagai nilai untuk setiap harta. Dinar dan Dirham berfungsi sebagai medium untuk mengukur harga komoditas, disamping juga berfungsi untuk alat tukar transaksi dan barang simpanan kekayaan.

Bangsa Yunani membuat ”uang komoditas” yang disebar antara mereka. Kemudian mereka membuat emas dan perak yang berupa batangan sampai masa dimulainya percetakan uang tahun 406 SM. Mata uang utama mereka adalah Drachma yang terbuat dari perak. Bangsa Romawi pada masa sebelum abad ke-3 SM. menggunakan mata uang yang terbuat dari perunggu yang disebut aes (Aes Signatum Aes Rude). Mereka juga menggunakan mata uang koin yang terbuat dari tembaga. Kemudian mereka mencetak Denarius dari emas yang kemudian menjadi mata uang utama imperium Romawi yang dicetak pada tahu 268 SM.
Kisah-kisah Doa yang Dikabulkan
Rabu, 19/06/2019 18:00Hikmah

Kisah-kisah Doa yang Dikabulkan

Dalam kitab al-Du’â al-Ma’tsûrât wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ittibâ’uhu wa Ijtinâbuhu, Imam Abu Bakr al-Thurthusyi mencatat beberapa riwayat tentang doa yang dikabulkan. Berikut beberapa riwayatnya untuk dijadikan pelajaran.

Mengenal Pasar Modal Konvensional
Rabu, 19/06/2019 16:00Ekonomi Syariah

Mengenal Pasar Modal Konvensional

Era digital merupakan sarat dengan cepatnya informasi dan akses. Seorang santri yang sudah ditempa dengan pendidikan kitab ala pesantren pun mesti mengikuti perkembangan yang terjadi. Salah satunya adalah perkembangan yang terjadi pada merchantMerchant saat ini sudah menjangkau pada wilayah kajian pasar modal.

Terkini
PC PMII Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati Bojonegoro ke Inggris

PC PMII Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati Bojonegoro ke Inggris

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mempertanyakan hasil kunjungan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah ke Inggris pada 11 Juni 2019 lalu.