Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Language :
Buku
23/01/2012 15:19
Momentum Mengevaluasi Perilaku

Judul: Membuka Pintu Langit
Penulis: A. Mustofa Bisri
Penerbit: Penerbit Buku Kompas
cetakan: Pertama, Agustus 2011
Tebal halaman: viii + 216
Peresensi: Yayan Rubiyanto
                  
Moral dan etika masyarakat tampaknya menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian. Berbagai kasus kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini mengindikasikan bahwa negara kita terjangkit penyakit degradasi moral. Banyak media mensoroti kasus-kasus kekerasan yang terus saja terjadi, sebut saja kasus ‘Mesuji’, kasus ‘Bima’, kasus freepot, dan lain sebagainya.

Terlepas dari sudut pandang hukum, ternyata ‘masyarakat atas’ seakan dengan seenaknya menerapkan kebijakan yang menimbulkan keresahan dikalangan ‘masyarakat bawah’ sehingga muncul protes dari pihak yang merasa dirugikan. Namun bukan hati nurani yang dikedepankan sebaliknya kekuatan ditunjukan disana, akibatnya bentrok tidak dapat dihindarkan. Masyarakat bawah mudah sekali marah. Begitu pula masyarakat atas telah mengabaikan peran mereka yang seharusnya mengayomi masyarkat yang dibawahnya.

Bukan hanya hal-hal tersebut, di negeri yang berpenduduk mayoritas muslim ini ternyata umat beragamanya masih dengan mudah mencela bahkan berbuat anarkis terhadap orang atau kelompok agama lain yang berbeda. Tidak berhenti sampai disitu, kekerasan antar kelompok dalam satu agama pun kerap terjadi di negeri ini. Seperti kasus kekerasan terhadap penganut Ahmadiyah yang terjadi berulang-ulang dan yang terkini yaitu kasus penyerangan terhadap penganut Syiah di Sampang.

Hanya karena beda interpretasi terhadap suatu pemahaman keagamaan, bukannya pendekatan dialog cerdas yang digunakan namun lagi-lagi kekerasan yang ditempuh. Kekerasan seakan-akan dianggap menjadi cara untuk menegakkan kebenaran. Mereka menggunakan bahasa kasar, mencela orang lain, menggunkan cara yang tidak sesuai dengan norma dan moral untuk menyampaikan suatu kema’rufan, kebaikan, dan kebenaran -menurut pandangan mereka-. Mereka tidak menyadari bahwa suatu kebaikan hendaknya disampaikan dengan baik, bukan dengan cara-cara yang melanggar moral dan etika. Masih banyak sisi lain dalam kehidupan masyarakat di bangsa ini yang mengabaikan moral dan etika.

Buku yang ditulis oleh Gus Mus -panggilan akrab A. Mustofa Bisri- ini menyoroti berbagai hal terutama yang berkaitan dengan moralitas masyarakat. Baik itu masyarakat yang duduk di kursi kekuasaan (pemerintah), wakil rakyat, politikus, pengusaha, umat beragama bahkan rakyat biasa. Dengan gaya bahasa yang lugas dan sederhana, dalam buku yang terdiri dari beberapa sub judul ini penulis menuangkan keperihatinan akan perilaku segenap elemen masyarakat yang mengindikasikan degradasi moral yang kerap dilupakan oleh kebanyakan orang. Sekaligus memberikan pencerahan dan membeningkan hati kita.

Seperti yang diungkapkan di halaman 102: Begitu fanatiknya terhadap kepentingan diri sendiri atau paling banter kelompoknya sendiri, sampai-sampai tega merugikan kepentingan pihak lain, bahkan kepentingan bersama. Malah ada yang berani dengan enteng menggunakan firman Tuhan untuk mendukung kepentingannya itu. Di halaman 17: Lihatlah mereka yang berebut mencium hajar aswad. Apakah sebenarnya yang mendorong mereka begitu semangat? Apakah mereka ingin mencari ridla Allah atau untuk menyenangkan diri sendiri? Kalau untuk mencari ridla Allah, mengapa tega menyikut hamba-hambaNya yang lain yang notabene saudara mereka sendiri?. Di halaman 81: Di rumah keluarga bertikai, bahkan ada yang saling bantai. Di jalan anak-anak sekolah atau para demonstran serta aparat bertengkar dan tawuran.

Semoga kita belum lupa akan pemberitaan tentang beberapa politikus sanayan yang melakukan hal yang tidak beretika dan bermoral seperti ketika sidang resmi berkata dengan perkataan kotor dan saling pukul. Tindakan mereka tersebut tidak jauh berbeda dengan tindakan sebagian rakyatnya. Dalam bukunya halaman 82 Gus Mus menulis : “untunglah” wakil-wakil rakyat kita begitu jeli melihat “aspirasi” rakyat yang mereka wakili dan begitu profesional dalam menyalurkan bahkan amarah rakyat.

Latar belakang penulis yang tidak lain adalah seorang kiai, budayawan dan cendekiawan muslim meneguhkan kepiawaian penulis dan keunikan isi buku ini. Buku ini memandang persoalan dari berbagai sudut pandang, setidaknya sudut pandang yang sesuai dengan latar belakang penulis tersebut.

Di beberapa bagian buku ini, penulis mencantumkan pesan-pesan agama untuk menguraikan masalah yang penulis kutip dari Al Quran, Al Hadith, atsar sahabat, bahkan hikmah-hikmah ulama yang tertuang dalam kitab-kitab religius yang jarang dikaji orang.

Di bagian salah satu sub judul, penulis mengulas tentang pemimpin yang rendah hati dengan mengutip sebagian isi kitab Nihayat Al Arab karya Syeikh Ahmad Ibn Abdul Wahab An Nuwaery yang menceritakan akhlak Rasulullah ketika tangan beliau dicium oleh seseorang lantas beliau menolak. (halaman 8).

Penulis juga mencantumkan unsur kebudayaan dengan menukil nama-nama punakawan, tokoh-tokoh dalam cerita dongeng Jawa yang hampir selalu ada di sekeliling raja untuk menyoroti keberadaan orang-orang di sekitar Presiden Gus Dur pada waktu itu yang disindir penulis dengan pertanyaan apakah diantara mereka ada juga punakawan yang arif dan ikhlas seperti Semar? (halaman 124). Di bagian lain penulis mengutip analogi yang pernah dilontarkan mendiang WS Rendra saat penulis menyoroti bangsa Indonesia ini yang mudah marah. Jangan main-main dengan bangsa Indonesia yang menurut Rendra sudah seperti rumput kering yang mudah terbakar ini. Jangankan pulau diserobot, gara-gara sepuluh ribu rupiah saja, orang Indonesia bisa membunuh mertua atau kakeknya sendiri.(halaman 81-82).

Buku ini memberikan kita wawasan, pembelajaran, pencerahan, dan mengajak kita untuk menengok moral serta perilaku masing-masing. Ia mengajak diri kita untuk muhasabah (mengevaluasi) perilaku kita dalam hubungannya dengan antar sesama, lingkungan maupun dengan Tuhan.

 * Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga dan Santri Ma’had Aly PP. Al Munawwir Krapyak Yogyakarta

« Back to archive Buku | | | |
Buku Linked
Buku List Comment
Comment

Name :
Email :
Website :
Title Comment :
Comment :
Code :
Letter code above the input fields bellow
 
Populer
Terbaru
23/02/2012 04:40
Moratorium Haji, Menag Minta Ubah UU Dulu

Jakarta, NU Online Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan moratorium haji melanggar UU No 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

22/02/2012 23:09
BAZ Bandung Salurkan Bantuan Senilai Rp. 156 Juta

Bandung, NU Online Badan Aml Zakat (BAZ) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan senilai Rp 156,4 juta kepada 193 lembaga dan perorangan, Selasa...

22/02/2012 21:17
Muslimat NU Demak Selenggarakan Bakti Sosial

Demak, NU Online Dalam rangka mengisi dan memperingati Hari lahirnya yang ke-66 Pimpinan Cabang Muslimat NU Demak Rabu (22/2) menyelenggarakan bakti...

22/02/2012 19:50
Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kendal Lantik PAC Plantungan

Kendal, NU Online Pimpinan Cabang IPNU IPPNU kabupaten, akhir pekan kemarin (19/2) melantik pengurus PAC IPNU-IPPNU kecamatan Plantungan periode...

Polling

Kementerian Dalam Negeri mencabut Perda Miras di beberapa kabupaten/kota. Menurut Anda, apakah perda tersebut masih diperlukan

Masih diperlukan untuk mencegah kejahatan
Tidak perlu, menjadi tanggung jawab pribadi minum alkohol atau tidak
Tidak tahu
23/02/2012 04:40
Moratorium Haji, Menag Minta Ubah UU Dulu

Jakarta, NU Online Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan moratorium haji melanggar UU No 13/2008 tentang Penyelenggaraan...

22/02/2012 23:09
BAZ Bandung Salurkan Bantuan Senilai Rp. 156 Juta

Bandung, NU Online Badan Aml Zakat (BAZ) Kabupaten Bandung kembali menyalurkan bantuan senilai Rp 156,4 juta kepada 193...

06/02/2012 18:48
Pecinta Al-Qur’an Sepanjang Hayat

Kecintaan Allahuyarham Mbah Muntaha sapaan akrab KH. Muntaha Al-Hafizh Kalibebeber Wonosobo terhadap Al-Qur’an...

17/01/2012 13:20
Muhammad Fudoli, dari Pesantren ke Cerpen

Muhammad Fudoli (1942-2007) : Salah seorang cerpenis terkemuka yang berasal dari kalangan santri. Lahir di Sumenep,...

20/02/2012 07:42
Jejak Kesempurnaan Sang Mujtahid

Judul Buku: Biografi Imam Syafi’i: Kisah Perjalanan dan Pelajaran Hidup Sang Mujtahid...

13/02/2012 16:00
Meluruskan Pemahaman Maulid Nabi

Judul Buku: Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw Penulis: K.H. M. Syarwani Abdan Editor: Noviana Herlianti...

17/02/2012 13:36
Agus Sunyoto: Ada Usaha Sistematis Untuk Menghilangkkan Walisongo

Perjuangan Walisongo merupakan fakta sejarah dalam penyebaran Islam di Nusantara, khususnya pulau Jawa....

28/01/2012 06:48
Sarbumusi Ingin Tingkatkan Kesejahteraan hingga Keimanan Buruh

Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) berdiri (27/09) 1955. Sebagai Banom NU, ia pernah memiliki anggota...

22/02/2012 19:00
Kang Said: Jangan Terpancing Tampilan Fisik

Jakarta, NU Online - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, meminta masyarakat, khususnya Nahdliyin untuk...

22/02/2012 17:29
MTQ JQH-NU akan Diikuti Peserta Nasional dan ASEAN

Jakarta, NU Online  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-7 yang akan diselenggarakan Jam’iyyatul Qurra wal Huffadz Nahdlatul...

22/02/2012 16:50
NU: Palestina Harus Merdeka

Jakarta, NU Online - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), bersikap Palestina harus menjadi Negara yang merdeka dan berdaulat. Karena itu...

22/02/2012 16:19
Kang Said: Islam Ajarkan Toleransi

Jakarta, NU Online “Agama Islam mengajarkan toleransi, moderat, dan sangat menghargai nonmuslim,” ungkap Ketua Umum PBNU, KH. Said...

21/02/2012 20:20
Kang Said Terima Kunjungan Perwakilan AS untuk OKI

Jakarta, NU Online Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menerima kunjungan perwakilan Amerika Serikat untuk OKI Rasid Husen, di gedung PBNU,...

Buletin

20/06/2011 18:28
Persaudaraan Muslim

Di antara nilai-nilai sosial ke¬manusiaan yang ditekankan oleh Islam adalah persaudaraan (ukhuwah). Bahwa...

20/06/2011 18:03
Keutamaan Bulan Rajab

Bulan Rajab, sungguh mengajarkan kepada kita bahwa Allah pasti memiliki rencana. Kelak kita akan mensyukuri sebuah...

Fragmen

13/02/2012 11:46
Cipasung

CIPASUNG adalah kampung kecil seluas 4 Ha, menjadi bagian dari  desa Cipakat yang mencapai 321,585 Ha. Masuk dalam...

01/02/2012 13:43
KH Hasyim Asy’ari: Pak Tani itulah Penolong Negeri

Umat Islam di negeri ini sudah mafhum, bahwa Hadrotusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari adalah pendiri NU. Para ulama atau kyai...

Kolom

20/02/2012 08:40
Kaum Sufi Melawan Kolonialisme dan Imperialisme

Oleh Zainal Fanani* "Kaum sufi seperti bumi, yang diinjak oleh orang saleh maupun pendosa; juga seperti mendung, yang...

16/02/2012 07:31
Instrumentasi Hukum untuk Mengamankan Pancasila

Oleh Dr. H. As’ad Said Ali* Kedudukan Pancasila dalam sistem ketatanegaraan adalah sebagai dasar negara...

Analisa Berita

10/08/2011 13:41
NU Mengabdi Bangsa

Pada dasarnya NU adalah organiasasi sosial keagamaan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan dakwah. Tapi rupanya kedua...

11/07/2011 15:10
Merefleksikan Demokrasi

Sebagai sarana untuk mengatur kehidupan bersama, demokrasi bukan entitas yang berdiri sendiri, melainkan sangat terkait dengan...

Warta Daerah

22/02/2012 10:15
Ketua Terpilih IPPNU Gapura Rampungkan Struktur Pengurus

Sumenep, NU Online Aimmatul Ummah setelah terpilih sebagai Ketua PAC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Gapura...

22/02/2012 08:06
Pelantikan IPNU-IPPNU Diisi Peringatan Maulid

Jepara, NU Online Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Wahid Hasyim Bangsri belum lama ini mengisi pelantikan pengurus...

>>> INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI'UN, TELAH MENIGGAL DUNIA PENGASUH PONDOK PESANTREN CIPASUNG, JABAR, KH DUDUNG ABDUL HALIM, ADIK DARI KH ILYAS RUHIYAT, AHAD (19/2) >>> KRITIK, SARAN DAN INFORMASI DAPAT DIKIRIMKAN MELALUI EMAIL: redaksi@nu.or.id >>>