::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kiai dan Habaib Bertemu di MDHW Doakan Keselamatan Bangsa

Kiai dan Habaib Bertemu di MDHW Doakan Keselamatan Bangsa

Menurut Sekjen PB MDHW Hery Haryanto Azumi, pertemuan antara kiai dan habaib merupakan hal yang menarik karena menandai adanya sinergi di antara para ulama. Apalagi pertemuan itu juga merupakan rangkaian doa bersama dalam rangka keselamatan bangsa. 
Kiai dan Habaib Bertemu di MDHW Doakan Keselamatan Bangsa
Rabu, 21/02/2018 23:25Nasional

Kiai dan Habaib Bertemu di MDHW Doakan Keselamatan Bangsa

Menurut Sekjen PB MDHW Hery Haryanto Azumi, pertemuan antara kiai dan habaib merupakan hal yang menarik karena menandai adanya sinergi di antara para ulama. Apalagi pertemuan itu juga merupakan rangkaian doa bersama dalam rangka keselamatan bangsa. 
Difabel Blora Menginspirasi Dunia
Rabu, 21/02/2018 20:30Daerah

Difabel Blora Menginspirasi Dunia

Semangat Pak Ghofur kembali muncul saat bertemu Pak Kandar yang kedua tangannya juga diamputasi akibat kecelakaan kerja. Pak Kandar yang kini berusia 58 tahun juga harus bekerja serabutan untuk biaya pengobatan diabetes sang istri serta biaya sekolah putrinya.

Presiden Buka Rakernas I Majelis Dzikir Hubbul Wathon
Rabu, 21/02/2018 17:27Nasional

Presiden Buka Rakernas I Majelis Dzikir Hubbul Wathon

“Jangan sampai masuk ke pilkada ada yang manas-manasi, yang ngompori, kabar tidak benar. Tapi insyaallah tidak ada. Kerusakan peradaban akan terjadi kalau terjadi konflik,” kata pembina Majelis Dzikir Hubbul Wathon itu.  
Terkini
Kitab Arab Pegon Karya KH Bisri Mustofa Berisi Pesan Sejarah dan Nasionalisme

Kitab Arab Pegon Karya KH Bisri Mustofa Berisi Pesan Sejarah dan Nasionalisme

Pesan nilai sejarah Walisongo hingga kemerdekaan Indonesia ditulis secara rapi oleh Mbah Bisri dalam Kitab Tarikhul Auliya'. Sedangkan pesan-pesan mencintai agama dan negara ditulis dalam Kitab Ngudi Susilo.