:::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Dakwah Tak Hanya di Masjid, Tapi di Lapangan Voli

Dakwah Tak Hanya di Masjid, Tapi di Lapangan Voli

Dakwah Ahlussunah wal-Jama’ah An-nahdliyah tidak hanya melalui forum keagamaan saja seperti di masjid dan majelis ta’lim, namun juga melalui forum kesenian dan olahraga. “Mudah–mudahan pemuda yang mengikuti lomba bola voli dan tenis meja  selanjutnya bisa menjadi pengurus GP Ansor di desa atau Ranting yang sedang vakum,“ tutup Bayu pada lommba yang berlangsung seharian tersebut.
Dakwah Tak Hanya di Masjid, Tapi di Lapangan Voli
Selasa, 30/08/2016 22:00Daerah

Dakwah Tak Hanya di Masjid, Tapi di Lapangan Voli

Dakwah Ahlussunah wal-Jama’ah An-nahdliyah tidak hanya melalui forum keagamaan saja seperti di masjid dan majelis ta’lim, namun juga melalui forum kesenian dan olahraga. “Mudah–mudahan pemuda yang mengikuti lomba bola voli dan tenis meja  selanjutnya bisa menjadi pengurus GP Ansor di desa atau Ranting yang sedang vakum,“ tutup Bayu pada lommba yang berlangsung seharian tersebut.
Enas Mabarti, Penulis dan Politisi NU dari Garut
Selasa, 30/08/2016 18:01Tokoh

Enas Mabarti, Penulis dan Politisi NU dari Garut

Sebagai seorang politikus, Enas menuangkan pemikirannya dalam Elmu Politik keur Warga NU  (Ilmu Politik untuk warga NU). Posisi buku itu sangat unik. Pertama, Enas menulis dalam bahasa Sunda di tengah jarangnya penulisnya menggunakan bahasa daerah. Kedua, yang dibahas adalah masalah politik. Tentu saja Enas berniat warga nahdliyin di Kabupaten Gaut khususnya, dan urang Sunda pada umumnya, melek politik.

Napak Tilas Mengenang Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin Usir Penjajah
Selasa, 30/08/2016 14:30Nasional

Napak Tilas Mengenang Perjuangan KH As'ad Syamsul Arifin Usir Penjajah

Berangkat dari Sumberwringin, Kiai As'ad menyusuri jalan puluhan kilometer, naik turun lembah,  menembus hutan belantara dan menyeberang sungai.  Gerilya Kiai As'ad rupanya tercium musuh. Belum sampai setengah perjalanan, Kiai As'ad dan pasukan dicegat serdadu Jepang, tepatnya  di sungai Kramat. 
Terkini
Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba

Baanar itu Badan Ansor Anti Narkoba. Logo berbentuk tameng, di dalamnya ada pemuda sehat tanpa narkoba yang warnanya putih, adalah hasil istikharah. "Artinya Baanar menjadi tameng khususnya kalangan muda dan umumnya warga NU dari bahaya narkoba," kata dia menjelaskan organisasi baru di tubuh Gerakan Pemuda Ansor  tersebut.