Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Korespondensi KH Hasyim Asy'ari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang

Korespondensi KH Hasyim Asy'ari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang

Kawat teguran tersebut berisi imbauan kepada Perdana Manteri Jepang Kuniki Koiso agar secepatnya mengambil keputusan terhadap nasib 60 juta penduduk Indonesia yang 50 juta di antaranya bergama Islam. Kongres Islam se-Dunia menekan Jepang untuk segera mengusahakan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Korespondensi KH Hasyim Asy'ari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang
Ahad, 24/09/2017 16:01Fragmen

Korespondensi KH Hasyim Asy'ari dan Syekh Al-Husaini Usai Tegur Jepang

Kawat teguran tersebut berisi imbauan kepada Perdana Manteri Jepang Kuniki Koiso agar secepatnya mengambil keputusan terhadap nasib 60 juta penduduk Indonesia yang 50 juta di antaranya bergama Islam. Kongres Islam se-Dunia menekan Jepang untuk segera mengusahakan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Empat Agenda Delegasi NU untuk Rohingya pada Hari Pertama di Bangladesh
Ahad, 24/09/2017 08:45Internasional

Empat Agenda Delegasi NU untuk Rohingya pada Hari Pertama di Bangladesh

Setiba di Dhaka, Bangladesh, di hari pertama, agenda Tim Delegasi Nahdlatul Ulama (NU) untuk Rohingya adalah rapat koordinasi dengan anggota Indonesia Humanitarian Alliance (IHA) lainnya. Ada beberapa pembahasan yang didiskusikan pada Sabtu (23/9) malam itu. 

Spiritualitas-Humanistik Kiai
Ahad, 24/09/2017 05:01Opini

Spiritualitas-Humanistik Kiai

Tasawuf itulah yang kemudian menguatkan spiritualitas-humanistik sang kiai. Memandang dunia tidak lagi hitam-putih; menilai manusia tidak lagi dari dosa-pahala. Selama nafas masih dikandung badan, kemungkinan menjadi baik selalu terbuka. Pintu taubat selalu terbuka.
Terkini
Masih Mendapat Kiriman Uang meski Telah Lama Wafat

Masih Mendapat Kiriman Uang meski Telah Lama Wafat

Meski Mbah Ngismatun Sakdullah Solo—biasa dipanggil Mbah Ngis—wafat lebih dari 23 tahun lalu, beliau masih diingat oleh beberapa santri yang dulu menjadi pelanggan warungnya. Hal ini tidak lepas dari cara bagaimana Mbah Ngis dahulu semasa hidupnya berinteraksi dengan mereka. Tidak jarang Mbah Ngis bertindak sangat bijak terhadap anak-anak yang berlaku tidak jujur, yakni mengambil dagangannya tanpa bayar.