::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Meluruskan Salah Paham Islam Nusantara

Rabu, 26 Desember 2018 12:35 Pustaka

Bagikan

Meluruskan Salah Paham Islam Nusantara
Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin (2015-2018) mengatakan bahwa akhir-akhir ini Islam Nusantara menjadi wacana publik. Tidak hanya di kalangan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyyin), tetapi masyarakat Indonesia ikut memperbincangkannya. Seolah-olah ada anggapan bahwa Islam Nusantara adalah hal baru.

Hal ini wajar karena NU adalah ormas terbesar bangsa ini. Jika terjadi perubahan di dalam organisasi ini pengaruhnya segera dirasakan oleh seluruh negeri. Karena itu, bentuk apresiasi publik seperti ini sangat positif, baik bagi Nahdlatul Ulama (NU) maupun bagi negeri ini.

Adapun buku Islam Nusantara merupakan dokumentasi keputusan resmi Bahtsul Masail Maudhu’iyyah PWNU Jawa Timur 13 Februari 2016 di Universitas Negeri Malang. Forum yang diabadikan di buku ini membahas berbagai isu seputar sejarah, dakwah, toleransi hingga kebangsaan.

Buku ini dapat menjadi rujukan strategis bagi warga Nahdliyyin, pengurus NU, peneliti, maupun masyarakat secara luas. Buku Islam Nusantara ini sangat penting dimiliki dan dibaca, khususnya bagi akitivis, pengurus dan warga NU untuk menetralisasi penyesatan informasi terkait Islam Nusantara yang sebenarnya merupakan identitas keberislaman ala NU sejak dahulu.

Kehadiran buku Islam Nusantara ini diharapkan dapat memberi manfaat yang luas bagi siapa saja yang menaruh perhatian atas eksistensi Ahlussunnah wal Jama’ah al-Nahdliyyah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Pancasila sebagai ideologi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kita semua berharap kepada berbagai pihak yang selama masih ini berada di ujung kanan maupun di ‘ujung kiri’ dalam perdebatan tentang Islam Nusantara, mari sama-sama menengah menapaki manhaj moderat yang telah dita’sis oleh para pendiri NU.

Buku ini mengantarkan pembaca memahami dengan benar karakteristik Ahlussunnah wal Jama’ah yaitu tawassuth, tawazun dan i’tidal dalam bersikap dan bertindak dalam urusan apapun, sehingga kekokohan ukhuwwah islamiyyah, ukhuwwah wathaniyyah, dan ukhuwwah Basyariyyah terjaga sepanjang masa.

Buku ini mencakup pemahaman Islam Nusantara sebagai praktik keislaman khas 

Nusantara dan sebagai metode dakwah Islam di Nusantara baik di masa walisongo maupun masa kini. Buku ini juga memuat landasan menyikapi tradisi, yaitu redaksi ayat Al-Qur'an dan hadits yang mengakomodir tradisi, tradisi jahiliyah yang mendapatkan legalitas dalam Agama Islam.

Buku ini secara jelas mengungkap pendekatan terhadap tradisi, pelestarian tradisi sebagai media dakwah, dan landasan toleransi terhadap pluralitas agama dan keagamaan di samping argumentasi teologis atas konsistensi menjaga persatuan bangsa.

Peresensi adalah Alhafiz Kurniawan, pemerhati masalah keislaman.

Identitas Buku:
Judul buku: Islam Nusantara Manhaj Dakwah Islam Aswaja di Nusantara 
Penulis: Tim PW LBM NU Jawa Timur
Editor: Ahmad Muntaha AM
Penerbit: PW LTN NU Jawa Timur, PW LBM NU Jawa Timur, dan Universitas Negeri Malang
Cetakan: 1, November 2018
ISBN: 978-602-50207-6-6
Tebal: 80 Halaman