::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Khofifah Imbau Generasi Muda NU Kuasai Berbagai Disiplin Ilmu

Jumat, 28 Desember 2018 17:35 Nasional

Bagikan

Khofifah Imbau Generasi Muda NU Kuasai Berbagai Disiplin Ilmu
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mengemukakan harapannya kepada pemuda dan pemudi Nahdlatul Ulama, agar mampu menguasai dunia dengan berbagai bidang keilmuan.

Pasalnya, muslim di dunia yang menganut Ahlussunah wal Jama'ah (Sunni) mencapai 85 persen, namun sayangnya, angka tersebut didominasi oleh orang-orang yang lemah dan miskin. Sementara yang kaya lebih banyak penganut Syi'ah dan Wahabi.

"Saya ingin anak-anak muda NU menguasai dunia dengan berbagai keilmuan," kata Khofifah pada acara Kepemimpinan Domestik Milenial di Hotel Bintang Wisata Mandiri, Jakarta Pusat, Jumat (28/12).

Dalam mewujudkan keinginannya, perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial ini mengaku setiap bertemu dengan Duta Besar negara-negara sahabat, dirinya meminta beasiswa untuk pemuda dan pemudi NU.

Kepada ratusan peserta yang mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk Pelatihan Pra Nikah bagi Pemuda untuk Keluarga Maslahah ini pun dirinya berharap, kelak mendengar kabar tentang kesuksesan para peserta.

"Saya lebih senang kalau suatu saat (ada yang bilang) 'Bu, saya sudah sarjana pertambangan minyak, pertambangan emas. Saya ingin memunculkan itu. Atau juga, 'Bu, saya sudah sarjana finance, perkebunan, maritim," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah sempat menuturkan bahwa perubahan dunia terjadi dari timur tengah, Eropa, Amerika kemudian ke Asia. "Asia yang pertama kali menangkap adalah Korea Selatan. Tiba-tiba demam film dan lagu Korea," kata Khofifah.

Melanjutkan perubahan yang bergeser ke Asia, perempuan yang terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur itu berharap pemikiran yang inovatif lahir dari pemuda-pemuda Nahdlatul Ulama. "Ayo yang pinter-pinter munculkan pemikiran-pemikiran yang genuin dan inovatif," ajaknya. (Husni Sahal/Ahmad Rozali)