::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Begini Cara NU Membawa Warganya Masuk Surga

Kamis, 03 Januari 2019 09:00 Daerah

Bagikan

Begini Cara NU Membawa Warganya Masuk Surga
Pasuruan, NU Online
Ada dua cara yang dilakukan Nahdlatul Ulama (NU) kepada warga dan jamiyahnya untuk bisa masuk surga. Yakni lewat ibadah, serta rendah hati.

Penegasan tersebut disampaikan KH Muzakki Birrul Alim pada acara haul akbar aulia Syaich Abdul Qadir al-Jilani sekaligus selametan desa. Kegiatan diselenggarakan Pengurus ranting NU Karanganyar, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Rabu (2/1). 

"Kita digiring oleh NU untuk masuk surga dengan cara amal ibadah,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan tersebut. Yang namanya surga bisa didapatkan dengan ibadah, lanjutnya.

Yang kedua adalah dengan rendah hati. “Surga buat siapa? Yakni untuk orang yang tidak berharap, baik di bumi  dan di surga,” urai Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan tersebut.

Dalam acara tersebut, Kiai Muzakki, sapaan akrabnya, mencerikan sifat rendah hatinya Syaikh Abdul Qodir al-Jilani.

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani berpesan, orang lain itu lebih mulia dari pada dirinya. Seperti kalau Syaikh Abdul Qadir menemui anak kecil, maka harus punya perasaan bahwa anak kecil tersebut lebih baik dibandingkan dengan dirinya.

"Karena manusia baligh banyak dosa bila dibandingkan dengan anak kecil," jelasnya di hadapan hadirin, termasuk aparatur Desa Karanganyar. (Dayat/Makhfud/Ibnu Nawawi)