::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pokja Ekonomi PBNU Adakan Pelatihan Keagenan Express Loan

Jumat, 11 Januari 2019 15:10 Nasional

Bagikan

Pokja Ekonomi PBNU Adakan Pelatihan Keagenan Express Loan
Jakarta, NU Online
Tim kelompok kerja atau Pokja Ekonomi PBNU di awal tahun 2019 ini melaksanakan program pelatihan keagenan Express Loan Pegadaian bagi pengurus koperasi dan calon agen, Rabu lalu.

Pelaksanaan program ini diselenggarakan oleh PBNU di Aula PBNU Jakarta, yang diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dari berbagai koperasi dan calon agen di berbagai daerah di Jawa Barat.

Pada pelaksanaan pelatihan keagenan Express Loan Pegadaian tersebut hadir narasumber dari pejabat terkait dan tim Pegadaian Pusat yang dipimpin oleh Benni beserta stafnya.

Turut memberikan sambutan pada acara tersebut Ketua PBNU H Eman Suryanman, Sekjen DPP HPN H Luqmanul Hakim sekaligus Ketua Team Pokja Ekonomi PBNU, Anggota Tim Pokja Ekonomi PBNU Andi Maryanto dan H Asep Syaripudin yang juga Ketua HPN Jawa Barat

Andi Maryanto menjelaskan, program pelatihan keagenan Express Loan Pegadaian ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para ketua dan pengurus koperasi dan para calon agen. 

“Motivasi utamanya memperkenalkan sistem dan teknologi dalam penerapan dan pola operasional kegiatan yang berlaku di koperasi maupun keagenan,” ujar Andi.

Sementara itu, Ketua HPN Jabar Asep Syaripudin menjelaskan, keterlibatan para pengusaha Nahdliyin, koperasi dan para agen dalam rangka untuk bisa lebih memahami perkembangan keagenan termasuk perkembangan penerapan teknologi IT pada pola keagenan atau chanelling kredit Kreasi Ultra Mikro Pegadaian.

Tim IT pegadaian pusat memberikan  penjelasan dan pelatihan teknis pelaksanaan program aplikasi P4D pegadaian dalam memproses kredit kreasi ultra mikro mulai dari proses pengajuan, input data, cheking data, putusan, hingga proses penagihan atau collecting oleh agen atau pendamping dari koperasi.

Semua proses tersebut sudah tersistem di aplikasi. Selain itu acara dilengkapi pula dengan diskusi yang berkaitan dengan teknis penggunaan aplikasi dan mekanisme pelaksanaan keagenan.

Ketua Umum FKDB dan pembina YPPDB H Ayep Zaki dalam keterangannya menjelaskan, keikutsertaan pengurus dan kader FKDB beserta pengurus koperasi yang dibinanya dalam acara ini untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan teknologi informasi dengan berbagai macam aplikasi.

“Selain itu, polarisasi penataan penyaluran dan pemberian kredit kreasi ultra mikro pegadaian, baik yang berpola chanelling maupun pola lainnya,” jelasnya.

Ia berharap, keikutsertaan kader FKDB dan koperasi pada acara ini, selain menambah pengetahuan juga semakin menambah wawasan dan koneksi serta mitra kerja sama dengan berbagai unsur, baik itu dari kalangan Nahdliyin maupun para agen atau pengusaha. (Fathoni)