::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Almarhum KH Musthafa Zuhad Miliki Pergaulan Luas

Ahad, 13 Januari 2019 15:45 Nasional

Bagikan

Almarhum KH Musthafa Zuhad Miliki Pergaulan Luas
Almarhum KH Musthafa Zuhad Mughni
Jakarta, NU Online
Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masykuri Abdillah menuturkan bahwa semasa hidupnya, almarhum KH Musthafa Zuhad Mughni memiliki pergaulan yang luas.

Menurut Kiai Maskuri,  KH Musthafa Zuhad bergaul dengan banyak kalangan, seperti tokoh-tokoh organisasi kemasyarakat, pejabat pemerintahan hingga badan intelejen.

“Dia bergaulnya luas. Dengan sesama tokoh Ormas maupun dengan pemerintah dan saya kira dengan intelijen juga,” kata Kiai Masykuri saat takziah di kediaman almarhum KH Musthafa Zuhad di Johar Baru, Jakarta Pusat, Ahad (13/1).

Karena pergaulan yang luas itu, sambung pria yang juga Guru Besar Hukum Islam bidang Fikih Siyasah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, Kiai Musthafa Zuhad mempunyai banyak informasi termasuk persolan-persoalan terbaru.

“Dia mempunyai informasi yang sangat up to date karena beliau bisa menembus informasi-informasi dari intelijen,” ucapnya.

Kiai Masykuri pun mengaku sering mendapat informasi terbaru dari almarhum dan informasi tersebut dijadikannya bahan ketika mengobrol dengan juniornya di PMII.

Selain itu, almarhum juga disebutnya sebagai orang yang mempunyai komitmen yang kuat terhdap kaderisasi. Hal itu ia rasakan ketika masih menjadi anggota PMII di tingkat komisariat, sementara kiai Musthafa Zuhad sudah masuk kepengurusan PB PMII.

“Dia itu luar biasa. Dia punya komitmen yang sangat kuat terhadap kaderisasi. Sistem pengkaderan sangat dikuasai,” ucapnya mengenang.

Sebagaimana diketahui, KH Musthafa Zuhad Mughni wafat pada Ahad (13/1) sekitar pukul 08.55 WIB di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat. Ia menjabat sebagi Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 1989-2010. (Husni Sahal/Fathoni)