::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Basadapreneurship, Gerakan Cinta Lingkungan Kemandirian Banser Lampung

Jumat, 01 Februari 2019 09:00 Daerah

Bagikan

Basadapreneurship, Gerakan Cinta Lingkungan Kemandirian Banser Lampung
Kasatkorwil Banser Lampung Tatang Sumantri dan Asisten Kerjasama Banser Lampung M Pribadi
Bandarlampung, NU Online
Sebagai upaya mendorong kesehatan lingkungan sekaligus kemandirian bagi kader, Satkorwil Banser Lampung meluncurkan program Basadapreneurship yang ditangani Satsuswil Banser Husada (Basada).

Program tersebut, ujar Kasatkorwil Banser Lampung, Tatang Sumantri, di Bandarlampung, Jumat (1/2), berdasarkan kajian berikut fakta di lapangan yang memuaskan.

"Semisal gerakan sedekah oksigen yang dilakukan kader-kader Banser pada pertengahan tahun 2016 di Kabupaten Way Kanan, pada akhir 2018 telah membuahkan hasil dan diapresiasi oleh pengurus pesantren yang menerima program itu," kata Tatang didampingi Pelaksana Tugas Kasatsuswil Banser Husada Lampung Gatot Arifianto.

Sedekah oksigen ialah penggalangan dana untuk membeli pohon yang disedekahkan untuk pesantren sebagai upaya menghambat pemanasan global, meningkatkan air tanah, dan meneduhkan lingkungan.

Penanaman pohon melalui sedekah oksigen juga bentuk partisipasi dalam membantu mengatur perubahan iklim karena perubahan iklim meningkatkan kemungkinan terjadinya cuaca ekstrim.

Melalui program itu pula, diharapkan bisa menciptakan kemandirian pesantren dan para santri kedepannya.

Jika dulu bibit pohon yang disalurkan harus dibeli, sekarang pembibitan dengan kualitas sama sudah bisa dilakukan sendiri oleh kader Banser Lampung.

"Penyaluran sedekah oksigen tahun 2019 Insyaallah akan dilakukan Maret, di Pringsewu disela giat Diklatsus dan Training of Trainer Nasional Basada," ujarnya.

Kewirausahaan lain ialah pendampingan pembuatan makanan dan minuman sehat berbahan baku buah bagi masyarakat dan pelajar dengan harga terjangkau, mengutamakan kualitas, bersih, sehat dan nikmat, masih berjalan di satu titik.

Sisa kulit buah dari wirausaha tersebut, dikelola sebagai pupuk organik untuk pohon sedekah oksigen, pupuk sayuran, serta upaya mengurangi pembuangan sampah selain memiliki nilai jual.

"Sahabat Gatot telah melakukan beberapa uji coba dan berhasil. Pengetahuan dan gerakan berantai ini akan kami salurkan pada sahabat-sahabat Banser di Lampung. PC GP Ansor dan Satkorcab Banser di Lampung yang berminat dengan program Basadapreneurship bisa menghubungi nomor 085382008080," ujar Tatang. (Red: Muhammad Faizin)