::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Publikasikan Hasil Riset, Balitbang Diklat Kemenag Kembali Gandeng NU Online

Kamis, 07 Februari 2019 20:30 Nasional

Bagikan

Publikasikan Hasil Riset, Balitbang Diklat Kemenag Kembali Gandeng NU Online
Pertemuan Balitbang Diklat Kemenag dengan Sejumlah Media Cetak dan Online
Jakarta, NU Online
Hasil-hasil riset Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama sudah seharusnya diketahui masyarakat. Oleh karena itu, Sekretariat Badan Litbang dan Diklat menggandeng sejumlah media cetak dan daring (online) untuk bekerjasama dalam publikasi hasil-hasil riset tersebut.  

Demikian dikatakan Sekretaris Badan (Sesban) Litbang dan Diklat Kemenag, M Ishom Yusqi, di hadapan perwakilan beberapa media cetak dan daring (online), Rabu (6/2).

"Di kami ini unit eselon 1 Kemenag ada penelitian dan pengembangan, serta pendidikan dan pelatihan. Di sini sebenarnya ada banyak hal yang bisa diberitakan. Mungkin bisa jadi daya tarik para jurnalis untuk memberitakannya. Misalnya, di Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan atau Pusat 1 yang menangani masalah-masalah kehidupan keagamaan," ujar Sesban.

Di Litbang, lanjut Ishom, ada sejumlah indeks hasil penelitian yang perlu diketahui masyarakat. Misalnya, indeks kerukunan, indeks layanan haji, dan lain sebagainya.

"Untuk di Pusat 2 itu terkait pendidikan agama dan keagamaan. Isunya terkait pendidikan tinggi keagamaan meliputi PTKIN (UIN, IAIN, dan STAIN) yang berjumlah kurang lebih 58 kampus. Kemudian di Hindu ada 7. Di Kristen juga ada 7. Di Budha ada 3. Jadi, dari masing-masing agama ada perguruan tingginya kecuali Konghucu," terangnya.

Pria kelahiran Surabaya ini berharap, kerjasama di bidang publikasi dan diseminasi ini berjalan lancar. Kerjasama tersebut bisa dilakukan mulai Maret 2019.

"Bahan-bahan yang bisa dipublikasikan nanti bisa diminta ke Bu Sri," ujar Ishom diikuti anggukan Sri Hendriani, Kasubag Kerjasama dan Diseminasi Sekretariat Balitbang Diklat.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Pemimpin Redaksi NU Online A Mukafi Niam, Redaktur Pelaksana Mahbib Khoiron, Bendahara Rizky Wijayanti, dan media lain seperti tribun News, Solo Pos, dan TVRI.

Mukafi Niam yang dipersilakan memperkenalkan diri sekaligus memaparkan program mengatakan, NU Online telah bekerja sama dengan Balitbang Diklat selama tiga tahun terakhir. Sebagai media daring keislaman ranking tertinggi versi alexa.com, NU Online terus konsen di bidang keislaman.

"Kami selama ini jadi rujukan informasi keislaman. Brand kami untuk dunia keislaman yang mengusung tema Islam Moderat ya NU Online. Kami memiliki kontributor daerah di hampir semua PCNU di tingkat kabupaten/kota," pungkas Niam. (Musthofa Asrori)