::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bismillah, Pembangunan RSI NU Cilongok Banyumas Dimulai

Ahad, 10 Februari 2019 21:30 Daerah

Bagikan

Bismillah, Pembangunan RSI NU Cilongok Banyumas Dimulai
Peletakan batu pertama pembangunan RSI NU di Cilongkok, Banyumas.
Banyumas,NU Online
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah secara resmi memulai  pembangunan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSI NU) Cilongok Ahad, (10/2) pagi. Proses pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh para kiai dan beberapa pengurus NU setempat. 

Sekertaris panitia pembangunan, Ahmad Tantowi kepada NU Online menjelaskan berdirinya RSI NU Cilongok ini antara lain dilatar belakangi kurang adanya layanan kesehatan yang dekat. Juga yang mudah diakses secara cepat masyarakat setempat. 

"Dengan jumlah penduduk Cilongok yang mencapai 250 ribu jiwa, dan jumlah Puskesmas yang masih sedikit, maka kami memandang perlu adanya rumah sakit untuk memenuhi sarana kesehatan bagi masyarakat," katanya. 

Selain itu, berdirinya RSI NU Cilongok merupakan salah satu upaya NU setempat untuk lebih melebarkan peran dan fungsi organisasi, khususnya di bidang kesehatan dan layanan masyarakat. 

"Hal ini juga menjadi salah satu upaya dari kami untuk melebarkan fungsi organisasi dengan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang bisa diakses secara mudah, murah dan berkualitas," ungkapnya. 

Lebih lanjut, mantan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Banyumas ini menjelaskan. “Berdirinya RSI NU Cilongok didasari dengan prinsip 5C yaitu, country, costs, customer, competiton dan company,” jelasnya. 

Country adalah perubahan kebijakan berupa peningkatan peran swasta. “Juga deregulasi, pengembangan investasi asing dan kebijakan pasar bebas tentu sangat berperan dalam perumahan sakitan di Indonesia," urainya. 

Costs, adanya fee for service dan pembayaran tunai berubah menjadi asuransi. Customer, perubahan orientasi dokter ke orientasi pelanggan dengan peningkatan pelayanan yang berkualitas, cepat dan menyenangkan. Competiton, kenyataan masuknya rumah sakit dengan modal dari luar negeri membutuhkan tenaga untuk bersaing atau merangkulnya. 

"Company, ke depan rumah sakit jelas akan terus melakukan transformasi manajemen yang implikasinya berupa digitalisasi layanan kesehatan," jelasnya. 

Rumah sakit milik NU Cilongok ini dibangun di atas lahan seluas 2.040 m2. Beralamat di Jalan Raya Ajibarang Purwokerto Grumbul Gelmpang Desa Cilongok Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Dengan anggaran 5 milyar yang diperoleh dari swadaya masyarakat dan bantuan dari para donatur yang tidak mengikat. (Kifayatul Ahyar/Ibnu Nawawi