::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Masa Depan NU Ditentukan Kader IPNU-IPNU Saat Ini

Senin, 11 Februari 2019 20:30 Daerah

Bagikan

Masa Depan NU Ditentukan Kader IPNU-IPNU Saat Ini
Peserta Makesta IPNU-IPPNU Sungai Raya, Kubu Raya.
Kubu Raya, NU Online
Masa depan Nahdlatul Ulama sangat ditentukan kader muda saat ini. Karenanya, kaderisasi dan kegiatan pendalaman agama hendaknya terus dilakukan sebagai bahan kepemimpinan di masa mendatang.

Semangat tersebut demikian disadari Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Lewat Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Sungai Raya menggelar Makesta (Masa Kesetiaan Anggota). Kegiatan dipusatkan di MAS Rubath Naqsabandiyah Parit Mas, Desa Madu Sari, Ahad (10/2).

Kaderisasi formal ini sebagai realisasi dari program kerja dengan mengangkat tema Memperkuat Akidah Ahlussunah wal Jamaah terhadap Kaum Pelajar. 

“Peserta hendaknya bisa menjadi kader militan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin keras dalam menempuh dunia pendidikan,” kata Very Ahmadi saat sambutan atas nama panitia. 

Sedangkan Suparto menyampaikan agar peserta mengikuti proses kegiatan dengan semangat. “Dan tetap optimis dalam meraih cita-cita bersama IPNU dan IPPNU,” kata Ketua PAC IPNU Sungai Raya ini.

Lailatul Fitri turut berharap setelah dikader, peserta siap membantu dan bersama menyukseskan segala kegiatan NU. “Meski tanpa harus diundang, bila ada bendera NU di sanalah ada kader,” ujar Ketua PAC IPPNU Sungai Raya tersebut.

Ketua PC IPNU Kubu Raya, mengingatkan kader NU tidak menyebarkan kabar bohong agar  bijak dalam menggunakan media sosial. “Terlebih khusus kader IPNU IPPNU se-Kubu Raya,” kata Misli Saputra. (Very Ahmadi/Ibnu Nawawi)