::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Angkat Nama Pesantren, Unwaha Kirim Mahasiswanya ke Mancanegara

Kamis, 14 Februari 2019 07:00 Daerah

Bagikan

Angkat Nama Pesantren, Unwaha Kirim Mahasiswanya ke Mancanegara

Jombang, NU Online
Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengirim enam mahasiswa-mahasiswinya ke Thailand untuk belajar, Rabu (13/2).

Di Negeri Gajah Putih itu, mereka akan bertemu pelajar dari berbagai negara lain. Layaknya mahasiswa setempat, mereka akan ikut belajar bersama, diskusi dan presentasi. Mereka juga dibebankan tugas untuk mempromosikan budaya Indonesia, pesantren dan Islam modern ala Nahdlatul Ulama

"Alhamdulilah, enam mahasiswa kita hari ini berangkat ke Thailand untuk kuliah sit-in selama satu bulan di Rajamangala University of Technology Krungthep Phranakonthai, Charoenkrung 55, Yannawa, Bangrak, Sathorn, Bangkok 10120," kata Rektor Unwaha, Anton Muhibbudin kepada NU Online.

Keenam mahasiswa-mahasiswi tersebut adalah Ahmad Naim (Agrotekhnologi), Mira Sugiarti (Sistem Informasi),  dan Dwi Putra (Tehnik Informatika). Sedangkan tiga orang lainnya berasal dari jurusan Pendidikan Agama Islam. Mereka adalah Uun Rosyidah, M Arif Taufiq, dan M Anis Abdullah.

"Tujuan pengiriman mahasiswa ke luar negeri adalah untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan wawasan Internasional mahasiswa Unwaha," tambah alumni Universitas Brawijaya Malang ini.

Ia menambahkan,  setiap tahun Unwaha mengirim mahasiswanya ke luar negeri. Di bulan Juni mendatang, Unwaha akan kembali mengirim sebanyak 40-50 mahasiswa ke Thailand, dan 20 mahasiswa ke Negeri Jiran Malaysia. Harapannya, mereka bisa memiliki pengalaman internasional sekaligus memperluas wawasan  sebelum akhirnya terjun ke masyarakat.

Mayoritas mahasiswa yang dikirim keluar negeri merupakan santri dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Di luar negeri, Unwaha sudah bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi besar di Thailand, Malaysia, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi. Sedangkan untuk dalam negeri, Unwaha bermitra dengan Unair Surabaya, ITS, Universitas Brawijaya Malang, UIN Sunan Ampel, UM, UIN Malang, UGM Yogyakarta dan ITB.

"Insya Allah mereka yang dikirim ini juga santri pesantren. Jadi secara tak langsung juga untuk mengangkat nama santri dan pesantren," ujar Anton.

Unwaha kini juga sedang gencar melakukan penemuan untuk mengembangkan bakat para mahasiswa santri. Dengan harapan setelah kembali ke masyarakat, santri tersebut menjadi multitalenta.

"Mohon doanya, tahun ini Unwaha akan merilis beberapa penemuan yang dipatenkan secara nasional dan internasional. Bismillah," tandasnya (Syarif Rahman/Aryudi AR).